Trotoar.id, Makassar – Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfo SP) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) menerima kunjungan studi tiru dari perwakilan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Bontang.
Kunjungan ini bertujuan untuk bertukar pengetahuan dan praktik terbaik dalam pengelolaan komunikasi dan informasi publik, serta memperkuat kerjasama antarinstansi pemerintah.
Rombongan Diskominfo Kota Bontang yang dipimpin oleh Sekretaris Andi Hasanuddin Akmal, didampingi Kepala Bidang IKP Siti Zulaiha, dan Pranata Humas Anna Hadya, disambut oleh Sekretaris Diskominfo SP Sulsel Sultan Rakib beserta jajarannya di Ruang VIP B Baruga Lounge, Kantor Gubernur Sulsel.
Baca Juga :
“Kami sangat senang menerima kunjungan dari Diskominfo Bontang. Ini adalah kesempatan baik untuk saling belajar dan berbagi pengalaman guna meningkatkan kualitas layanan komunikasi publik di kedua daerah,” ujar Sultan Rakib.
Selama kunjungan, tim Diskominfo Kota Bontang mempelajari berbagai aspek pengelolaan komunikasi dan informasi publik di Diskominfo SP Sulsel.
Mereka mendalami efisiensi struktur organisasi, alur kerja yang terkoordinasi dalam pengelolaan komunikasi publik, penerapan strategi komunikasi, pengelolaan media sosial pemerintah, dan pemanfaatan inovasi teknologi untuk meningkatkan efisiensi penyampaian informasi kepada masyarakat.
Diskominfo SP Sulsel juga berbagi pengalaman mengenai tantangan yang dihadapi dalam pengelolaan komunikasi publik serta solusi yang diterapkan, termasuk pentingnya kolaborasi dengan berbagai pihak untuk memperkuat komunikasi publik.
“Saya sangat berterima kasih atas sambutan yang hangat dan berbagai pengetahuan yang telah dibagikan. Media komunikasi publik di Sulsel sangat baik, dan kami berharap dapat mengimplementasikan beberapa hal yang kami pelajari di sini untuk meningkatkan pengelolaan komunikasi publik di Bontang,” ungkap Andi Hasanuddin Akmal.
Kunjungan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara Diskominfo Kota Bontang dan Diskominfo SP Sulsel, serta mendorong peningkatan kualitas layanan komunikasi dan informasi publik di kedua daerah. (*)



Komentar