Trotoar.id,Makassar – Tari Ma’bisu-Bisu atau tari kesurupan menjadi penutup yang mengesankan di Panggung Utama F8 Makassar pada Sabtu, 27 Juli 2024.
Penampilan ini menutup hari keempat dari event Top KEN Kemenparkraf yang dipenuhi dengan berbagai talenta menarik.
Salah satu penampilan yang paling memukau adalah Tari Kreasi Ma’bisu-Bisu yang dibawakan oleh Sanggar Bura Santigi dari Kabupaten Mamuju.
Baca Juga :
Tari Ma’bisu-Bisu menggambarkan ritual tradisional yang dikemas dalam bentuk tari kreasi, dengan menyisipkan beberapa gerakan dasar dari Tari Sayo.
Ritual Ma’bisu-Bisu merupakan bagian dari warisan budaya Mamuju, sering dilakukan sebelum masuknya agama di Kampung Salulullong Mamuju. Tari ini adalah bentuk penghormatan kepada leluhur atas hasil panen yang melimpah.
Belasan penari tampil dengan sangat apik, menciptakan suasana yang tegang dengan perpaduan musik dan gerakan yang harmonis. Para penari berhasil memukau penonton dengan performa mereka yang luar biasa.
Dengan kostum yang menarik dan konsep pertunjukan yang kuat, para penari sukses menarik perhatian penonton selama lebih dari 15 menit tanpa terasa. Meskipun aksi mereka menyerupai orang-orang yang kesurupan, penampilan mereka tetap terlihat unik dan berbeda dari penari lainnya, mendapatkan tepuk tangan meriah dari pengunjung.
Penampilan ini tidak hanya menunjukkan keberanian dan kreativitas para penari, tetapi juga memperkuat kebanggaan akan kekayaan budaya yang dimiliki oleh Mamuju. Aksi tari Ma’bisu-Bisu ini menjadi salah satu penutup yang paling berkesan di F8 Makassar tahun ini.



Komentar