Makassar, Trotoar.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar terus memperkuat sinergi dengan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Sulawesi Selatan dalam upaya percepatan penurunan angka stunting.
Komitmen ini ditegaskan dalam audiensi antara Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, dan perwakilan BKKBN Sulsel di Kantor Wali Kota Makassar, Selasa (11/3).
Dalam pertemuan tersebut, Aliyah Mustika Ilham menegaskan keseriusan Pemkot Makassar dalam menangani stunting dan meminta masukan terkait langkah-langkah prioritas yang harus segera dioptimalkan.
Baca Juga :
“Kami membutuhkan strategi yang lebih efektif agar angka stunting di Makassar bisa turun signifikan dalam tiga hingga empat bulan ke depan,” ujar Aliyah.
Sinergi ini mencakup optimalisasi program Bangga Kencana dan implementasi Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting).
Program ini diharapkan dapat memperkuat intervensi gizi bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu dengan melibatkan masyarakat secara aktif.
Kepala Perwakilan BKKBN Sulsel, Shodiqin, mengapresiasi komitmen Aliyah yang selama ini telah berkontribusi dalam program kependudukan sejak menjabat sebagai anggota DPR RI.
Ia menegaskan bahwa kerja sama yang kuat dengan Pemkot Makassar menjadi kunci utama dalam menurunkan angka stunting.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar, Nursaidah Sirajuddin, mengungkapkan bahwa angka stunting di Makassar masih menjadi perhatian utama.
Ia menyebutkan bahwa 936 alat pendeteksi stunting telah disalurkan ke 113 posyandu sebagai bagian dari strategi intervensi dini.
Selain itu, Pemkot Makassar juga berkomitmen mensinergikan program BKKBN dengan kebijakan nasional, termasuk program Astacita Presiden Prabowo Subianto yang menitikberatkan pada pencegahan stunting dan pemenuhan gizi anak.
Audiensi ini turut dihadiri oleh Plt. Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Makassar, Andi Irwan Bangsawan, serta sejumlah pejabat dari BKKBN Sulsel.
Dengan kolaborasi yang erat antara pemerintah daerah dan BKKBN, diharapkan angka stunting di Makassar dapat terus menurun, meningkatkan kualitas hidup anak-anak, serta mewujudkan generasi yang lebih sehat dan berkualitas.



Komentar