Makassar, Trotoar.id – Anggota Komisi B DPRD Provinsi Sulawesi Selatan menghadiri Bazar Gerakan Pangan Murah yang diselenggarakan oleh TVRI Sulsel bekerja sama dengan Badan Pangan Nasional.
Acara ini berlangsung di Kantor TVRI Sulawesi Selatan, Rabu (19/3/2025), dan dihadiri oleh perwakilan dari DPRD Sulsel yang mewakili Ketua DPRD Sulsel.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program nasional yang digelar serentak di 22 kantor TVRI di seluruh Indonesia, bertujuan untuk menyediakan bahan pangan dengan harga terjangkau bagi masyarakat.
Baca Juga :
Acara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, doa bersama, serta sambutan dari Kepala Stasiun TVRI Sulsel. Dalam sambutannya, Kepala TVRI Sulsel, Andi Fachruddin M, mengapresiasi kepercayaan yang diberikan kepada TVRI sebagai mitra dalam mendukung kebijakan pangan daerah.
“Terima kasih atas kehadiran Bapak/Ibu Anggota DPRD Sulsel. Kami berkomitmen untuk terus mendukung kebijakan Pemerintah Daerah dalam menjaga ketahanan pangan masyarakat,” ujarnya.
Gubernur Sulsel yang diwakili oleh Plt. Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Sulsel, M. Ilvas, menegaskan bahwa bazar ini bertujuan membantu masyarakat mendapatkan bahan pangan dengan harga lebih terjangkau, terutama menjelang bulan Ramadan dan Idulfitri.
“Stok daging sapi, ikan, beras, dan minyak harus tetap terjaga. Kami akan terus bekerja sama dengan para pengusaha untuk memastikan ketersediaan pangan yang cukup bagi masyarakat,” kata Ilvas.
Anggota Komisi B DPRD Sulsel, Andi Saiful, SE, berharap kegiatan serupa bisa diperluas ke 24 kabupaten/kota di Sulawesi Selatan dengan melibatkan berbagai elemen, termasuk influencer dan komunitas pertanian.
“Kami menyambut baik Gerakan Pangan Murah ini. Ke depan, perlu dipertimbangkan pelibatan generasi muda dan komunitas pertanian, seperti Pemuda Tani Indonesia dan HKTI, agar program ini semakin dikenal luas,” ungkap legislator Fraksi Gerindra tersebut.
Dengan adanya kolaborasi antara pemerintah, DPRD, komunitas, dan pelaku usaha, diharapkan Gerakan Pangan Murah dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak masyarakat, sehingga ketahanan pangan di Sulsel semakin kuat.




Komentar