Palopo, Trotoar.id – Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilwalkot Palopo yang digelar pada Sabtu, 24 Mei 2025, menjadi babak akhir perjuangan politik sejumlah kandidat, termasuk pasangan Farid Kasim Judas (FKJ) dan Nuraeni.
Harapan pasangan ini untuk merebut kursi wali kota tampaknya harus kandas, setelah hasil hitung cepat menunjukkan keunggulan telak pasangan Naili Trisal dan Achmad Syarifuddin alias Ome.
Berdasarkan hasil hitung cepat dari lembaga Survei Suara Indonesia (SSI), pasangan nomor urut 4, Naili-Ome, meraih sekitar 48,8 persen suara, meninggalkan pasangan FKJ-Nuraeni yang hanya memperoleh 39,76 persen.
Baca Juga :
Selisih suara yang cukup jauh ini menjadi indikasi kuat bahwa publik Palopo lebih memilih sosok baru ketimbang melanjutkan dinasti politik sebelumnya.
Dukungan masyarakat terhadap pasangan Naili-Ome terlihat nyata di berbagai Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang menyelenggarakan PSU.
Konsolidasi tim pemenangan yang solid dan strategi kampanye yang menyentuh kebutuhan dasar warga seperti pendidikan, kesehatan, serta pengembangan ekonomi lokal, disebut-sebut menjadi faktor penentu kemenangan mereka.
Farid Kasim Judas yang selama ini dikenal sebagai birokrat dengan pengalaman dan jaringan luas, tampaknya belum cukup mampu meyakinkan publik.
Padahal sebelumnya, pada Pilkada 24 November 2024, FKJ-Nuraeni sempat berada di posisi kedua dan mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK).
PSU ini digelar sebagai tindak lanjut dari putusan MK yang memerintahkan pemungutan suara ulang di sejumlah TPS, setelah ditemukan adanya pelanggaran prosedural dalam proses sebelumnya.
Menariknya, dalam PSU ini, calon nomor urut 4 yang sebelumnya didiskualifikasi, digantikan oleh istrinya, Naili Trisakti.
Namun, strategi ini justru berhasil menarik simpati pemilih, menggantikan ketokohan Judas Amir ayah dari FKJ yang sebelumnya menjabat sebagai wali kota.
Meski hasil resmi masih menunggu rekapitulasi berjenjang oleh KPU, suasana di posko pemenangan FKJ mulai lengang sejak sore hari.
Aktivitas relawan pun perlahan mereda, menandakan kepahitan yang harus diterima tim FKJ.
Sementara itu, pasangan Naili-Ome kian mantap melangkah menuju kursi wali kota dan wakil wali kota Palopo.
Masyarakat kini menantikan realisasi janji-janji kampanye mereka, terutama dalam membangun Palopo yang lebih maju dan inklusif.



Komentar