Makassar, Trotoar.id — Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Makassar, Andi Zulkifly, secara resmi membuka Turnamen Minisoccer Pemkot Makassar 2025 yang digelar di Lapangan Sapta Minisoccer, Jalan AP Pettarani, Minggu (22 Juni 2025).
Ajang ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota dalam membina mental dan bakat olahraga sejak dini, khususnya di kalangan pelajar.
Turnamen ini diikuti oleh 24 tim dari tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) se-Kota Makassar dan dijadwalkan berlangsung selama lima hari, mulai 21 hingga 25 Juni 2025.
Baca Juga :
Sebagai tanda pembukaan, Sekda Zulkifly melakukan tendangan pertama ke gawang. Acara dilanjutkan dengan pertandingan eksebisi yang mempertemukan Tim Pemkot Makassar, Tim KONI Makassar, dan Tim Fakultas Kedokteran Unhas (FK Unhas).
Turut hadir dalam kegiatan ini, Sekretaris Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Makassar, Andi Tenri Lengka Bau Djemma, beserta jajaran Dispora yang aktif mendukung pembinaan olahraga pelajar.
Dalam sambutannya, Sekda Zulkifly menekankan pentingnya sportivitas dalam setiap pertandingan, khususnya bagi peserta usia dini.
“Turnamen ini bukan sekadar kompetisi, tapi ajang pembentukan karakter. Sportivitas harus ditanamkan sejak dini, apalagi peserta kita dari kalangan SD dan SMP,” ungkapnya.
Zulkifly juga menyampaikan harapan agar turnamen ini bisa melahirkan bibit-bibit atlet sepak bola yang dapat menjadi andalan Kota Makassar di masa mendatang.
Menurutnya, ajang ini sangat strategis untuk membangun mental juara dan menambah jam terbang sebelum berkompetisi di level yang lebih tinggi.
“Kita ingin mencetak generasi penerus yang punya daya saing dan mental kuat. Ini bagian dari investasi sumber daya manusia bidang olahraga,” tambahnya.
Senada dengan Sekda, Sekretaris Dispora Makassar, Andi Engka, menyatakan bahwa turnamen ini digelar untuk menggali potensi serta menumbuhkan minat dan semangat olahraga di kalangan pelajar.
“Kita ingin membangun ekosistem kompetisi yang sehat untuk pelajar. Turnamen ini jadi wadah untuk menyalurkan bakat dan menambah pengalaman bertanding,” jelas Andi Engka.
Ia juga menyebut bahwa di usia sekolah dasar dan menengah pertama, semangat juang dan energi para pelajar sangat tinggi, sehingga perlu diarahkan dengan kegiatan yang positif dan edukatif seperti turnamen ini.
Turnamen ini terselenggara atas kerja sama antara Pemerintah Kota Makassar dan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Makassar.
Kolaborasi ini diharapkan terus berlanjut untuk mendukung pengembangan olahraga akar rumput dan pembinaan atlet usia dini.
Turnamen Minisoccer Pemkot Makassar 2025 tidak hanya menjadi arena kompetisi, tetapi juga momentum membangun solidaritas, semangat fair play, dan komitmen mewujudkan Makassar sebagai kota ramah olahraga dan pembinaan generasi muda.



Komentar