Samarinda, Trotoar.id — Ketua Tim Penggerak PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, menghadiri Puncak Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-53 dan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) X PKK di Samarinda Convention Hall, Kalimantan Timur.
Kegiatan nasional yang mengusung tema “Bergerak Bersama PKK Mewujudkan Asta Cita Menuju Indonesia Emas” ini diikuti lebih dari 2.500 peserta dari 38 provinsi serta seluruh kabupaten/kota di Indonesia.
Acara pembukaan Rakernas X dibuka resmi oleh Wakil Menteri Dalam Negeri, Ribka Haluk, dan diawali laporan dari Ketua Umum TP PKK Pusat, Tri Tito Karnavian.
Baca Juga :
Adapun puncak HKG PKK ke-53 dibuka oleh Selvi Ananda Gibran Rakabuming, istri Wali Kota Surakarta.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua TP PKK Kalimantan Timur Suraidah Rudy selaku tuan rumah, Menteri Koperasi dan UKM Budi Arie Setiadi, serta para pejabat kementerian, gubernur dan wakil gubernur, serta ketua TP PKK dari seluruh Indonesia.
Dalam sambutannya, Selvi Ananda menekankan bahwa PKK adalah pondasi utama pembangunan keluarga di Indonesia, terutama dalam isu strategis seperti penurunan stunting, edukasi gizi, hingga pemberdayaan perempuan.
“Kekuatan emak-emak itu nyata. Kader PKK dan posyandu terus bergerak aktif di lapangan dan hasilnya benar-benar dirasakan masyarakat,” ucap Selvi Ananda.
Dalam kesempatan tersebut, Melinda Aksa menyampaikan bahwa Rakernas ini menjadi momentum penting untuk menyelaraskan visi dan strategi gerakan PKK, terutama dalam menghadapi tantangan pembangunan ke depan.
“PKK bukan sekadar simbol, melainkan fondasi nyata dalam membangun keluarga dan masyarakat. Di Makassar, kami terus memperkuat sinergi dengan pemerintah, terutama di sektor kesehatan, pendidikan, dan lingkungan,” ujar Melinda.
Melinda juga menyoroti pentingnya penguatan kapasitas UMKM lokal, melalui pelatihan, pendampingan pemasaran digital, serta akses promosi di ajang berskala nasional.
“Produk UMKM berbasis kerajinan dan kuliner lokal memiliki potensi besar jika diberikan ruang dan pembinaan yang tepat. Kami dorong terus agar produk Makassar bisa menembus pasar nasional bahkan internasional,” lanjutnya.
Sebagai bagian dari rangkaian acara, digelar UMKM Festival 2025 yang menampilkan produk unggulan dari berbagai daerah, termasuk kuliner khas, kerajinan tangan, dan produk daur ulang.
Panitia juga menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi peserta dan masyarakat sekitar, serta menghadirkan pertunjukan seni budaya daerah, menambah semarak kegiatan.
Isu penurunan angka stunting menjadi salah satu fokus utama dalam Rakernas X PKK.
Melinda menyampaikan bahwa kader posyandu dan kader PKK di tingkat kelurahan dan RT harus terus diperkuat agar program prioritas pemerintah berjalan optimal.
“Kami di Makassar terus memperkuat struktur kader dari bawah. Mereka adalah ujung tombak yang langsung bersentuhan dengan masyarakat,” tegas Melinda.
Di akhir pertemuan, Melinda Aksa menyampaikan harapan agar hasil Rakernas dapat segera diimplementasikan di tingkat kota/kabupaten, termasuk di Kota Makassar.
Ia menegaskan bahwa TP PKK Makassar berkomitmen penuh mendukung agenda nasional menuju Indonesia Emas 2045.
“Kami percaya gerakan PKK bukan hanya soal kegiatan seremonial, tetapi gerakan nyata yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat. Dengan kolaborasi dan semangat dari bawah, kami siap mengawal transformasi menuju Indonesia Emas,” pungkasnya.



Komentar