Haji 2026

Haji 2026, Pemerintah Tunjuk Dua Syarikah untuk Layani 203 Ribu Jemaah

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Senin, 29 September 2025 20:14

Haji 2026, Pemerintah Tunjuk Dua Syarikah untuk Layani 203 Ribu Jemaah

JEDDAH – Persiapan penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026 mulai menemui kepastian. Pemerintah Indonesia melalui Kantor Urusan Haji (KUH) RI di Jeddah memastikan hanya ada dua syarikah asal Arab Saudi yang akan dipercaya melayani 203 ribu jemaah haji reguler Tanah Air pada musim haji 1447 H/2026 M.

Kabar tersebut diumumkan KUH Jeddah lewat unggahan resmi di akun Instagram @kantorurusanhaji, Senin (29/9/2025).

Dua syarikah yang ditunjuk adalah Rakeen Mashariq Al Mutamayizah Company For Pilgrim Service dan Al Bait Guest.

Sebelumnya, KUH membuka peluang bagi berbagai perusahaan penyedia jasa haji di Arab Saudi. Sebanyak 17 syarikah lolos verifikasi awal.

Proses kemudian dipersempit melalui kajian layanan dan tarif, hingga mengerucut menjadi enam perusahaan: Mashariq Almasiah, Al Bait Guest, Rawaf Mina, Rafad Al Hajjaj Company, Alrifadah Pilgrim Service Company, serta Rakeen Mashariq.

Setelah melewati tahap negosiasi intensif, hanya dua perusahaan yang ditetapkan menjadi mitra resmi: Rakeen Mashariq dan Al Bait Guest.

Wakil Kepala Badan Penyelenggara Haji (BP Haji, kini Kementerian Haji dan Umrah), Dahnil Anzar Simanjuntak, menyebut keputusan ini merupakan hasil evaluasi dari penyelenggaraan haji 2025 yang menggunakan skema multisyarikah.

“BP Haji tidak akan menggunakan multisyarikah lagi. Paling banyak dua syarikah agar ada pembanding, sekaligus layanan lebih terkontrol,” ujar Dahnil di Jakarta, Rabu (11/6).

Ia menegaskan, penerapan multisyarikah pada 2025 banyak menimbulkan persoalan di lapangan. Mulai dari bus yang tak tersedia tepat waktu, jemaah terpaksa berjalan kaki dari Muzdalifah ke Mina, hingga sinkronisasi data antara Siskohat Indonesia, manifest penerbangan, dan otoritas Saudi yang kacau.

Bahkan, banyak jemaah Indonesia yang terpisah dari keluarga karena ditempatkan di syarikah berbeda. Kondisi ini menyulitkan petugas menjaga jemaah di lapangan.

Dengan hanya menunjuk dua syarikah, pemerintah berharap penyelenggaraan haji 2026 lebih tertib, terintegrasi, dan minim kendala, sehingga jemaah Indonesia bisa menunaikan ibadah dengan lebih nyaman dan khusyuk.

Penulis : Lutfi

 Komentar

Berita Terbaru
Daerah30 Juli 2026 17:31
Adnan Purichta Lantik Andi Muchtar Pimpin PMI Bulukumba, Tegaskan Jiwa Kemanusiaan Sang Bupati
BULUKUMBA, Trotoar.id – Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf resmi mengemban amanah baru sebagai Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bul...
Daerah30 Juli 2026 17:26
Putra Luwu Utara Ciptakan Mobil Listrik Marlip, Bupati Andi Rahim Dorong Produksi di Daerah
MAKASSAR, Trotoar.id – Kabupaten Luwu Utara kembali menorehkan prestasi membanggakan melalui inovasi putra daerahnya di sektor otomotif nasional. Ir...
Daerah30 Juli 2026 17:23
Bupati Luwu Terima Rekomendasi Kemendagri, Pembentukan Perseroda Selangkah Lebih Dekat
JAKARTA, Trotoar.id – Pemerintah Kabupaten Luwu semakin memantapkan langkah membentuk Perseroan Daerah (Perseroda) setelah menerima rekomendasi dari...
Hukum30 Juli 2026 15:02
Staf Administrasi KPK Jadi Tersangka Pemerasan Bupati Pemalang
JAKARTA, Trotoar.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan seorang staf administrasi internalnya, Setya Budi Dias Oktavianto (DIS), sebagai...