Pemprov Sulsel

Jufri Rahman Tegaskan Penguatan Tata Kelola Bank Sulselbar sebagai Aset Strategis Daerah

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Kamis, 11 Desember 2025 19:35

Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan Jufri Rahman
Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan Jufri Rahman

MAKASSAR, Trotoar.id  – Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Jufri Rahman, menyambut rombongan Kunjungan Kerja (Kunker) Reses Komisi II DPR RI Masa Sidang II Tahun 2025–2026 di Kantor Bank Sulselbar, Jalan Ratulangi Makassar, Rabu, 10 Desember 2025.

Dalam sambutannya, Jufri selaku Komisaris Utama Bank Sulselbar menyampaikan apresiasi tinggi atas perhatian Komisi II terhadap penguatan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), khususnya dalam agenda pengawasan bank daerah yang berkontribusi signifikan terhadap pendapatan daerah.

“Kami menyambut baik kesempatan dialog dan diskusi ini sebagai sarana evaluasi dan perbaikan bersama, khususnya dalam mengoptimalkan peran Bank Sulselbar,” ujar Jufri.

Jufri menegaskan bahwa Bank Sulselbar merupakan aset strategis daerah yang memegang peran ganda: menjalankan fungsi intermediasi keuangan dan menjadi agent of development dalam mendorong sektor prioritas seperti UMKM, pertanian, perikanan, hingga pariwisata. 

Karena itu, Pemprov Sulsel terus memastikan keseimbangan antara fungsi bisnis dan fungsi pembangunan ekonomi wilayah.

Ia menyebutkan bahwa secara konsisten Bank Sulselbar menyumbang 3–4 persen Pendapatan Asli Daerah (PAD) setiap tahun, menjadi salah satu penyumbang terbesar di antara BUMD Sulsel.

Untuk menjaga keberlanjutan kinerja tersebut, pemerintah daerah mendorong penguatan Good Corporate Governance (GCG), peningkatan profesionalisme manajemen, serta inovasi layanan khususnya melalui digitalisasi perbankan.

“Penguatan tata kelola penting untuk memastikan keberlanjutan bank dan meminimalkan risiko, termasuk risiko kredit bermasalah,” tegasnya.

Jufri juga menekankan pentingnya sinergi antara Pemerintah Provinsi, pemerintah kabupaten/kota selaku pemegang saham, Dewan Komisaris, Direksi, serta pengawasan dari OJK. 

Ia menyebut koordinasi yang selama ini berjalan secara transparan dan akuntabel menjadi fondasi penting bagi penguatan Bank Sulselbar.

Selain itu, ia berharap dukungan dan kebijakan afirmatif dari Pemerintah Pusat maupun DPR RI melalui percepatan transformasi BPD, penyesuaian regulasi, dan pemberian insentif. 

Menurutnya, dukungan tersebut diperlukan agar bank daerah memiliki ruang manuver dan daya saing yang lebih kuat.

“Kami berharap adanya kebijakan yang memberikan ruang bagi bank daerah seperti Sulselbar untuk semakin berkontribusi terhadap pembangunan wilayah,” ujarnya.

Dengan penguatan kolaborasi antara eksekutif, legislatif, OJK, dan Pemerintah Pusat, Jufri optimistis BUMD—khususnya sektor perbankan daerah akan menjadi pilar penting dalam percepatan pemerataan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Sulawesi Selatan.

Kunjungan kerja ini turut dihadiri anggota Komisi II DPR RI, di antaranya Bhatra, Esthon Foenay, Muhammad Taufan Pawe, dan Cindy Monica Salsabila Setiawan.

Penulis : Addy

 Komentar

Berita Terbaru
Metro18 April 2026 15:19
Nama Aliyah Mustika Ilham Dicatut, Modus Penipuan Berkedok Sumbangan Masjid Marak
MAKASSAR, Trotoar.id – Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai modus penipuan baru yang mencatut na...
Metro18 April 2026 13:17
30 Tahun Kuasai Fasum, 40 PKL “Cat Kuning” di Jalan Tinumbu Bongkar Mandiri Tanpa Konflik
MAKASSAR, Trotoar.id – Setelah puluhan tahun menempati fasilitas umum, sekitar 40 pedagang kaki lima (PKL) di Jalan Ujung Tinumbu, Kecamatan Bontoal...
Politik18 April 2026 11:32
Musda Golkar Haed To Haed, APPI Kumpul 21 DPD II
MAKASSAR, Trotoar.id – Peta kekuatan jelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Sulawesi Selatan kian mengerucut. Dukungan terhadap Munafri Arif...
Hukum18 April 2026 10:56
Andi Ina Bantah Terlibat Dalam Kasus Bibit Nanas
MAKASSAR, Trotoar.id – Mantan Ketua DPRD Sulawesi Selatan, Andi Ina Kartika Sari, dengan tegas membantah keterlibatannya dalam kasus dugaan korupsi ...