MAKASSAR, Trotoar.id — Peluang Rahman Pina untuk menakhodai Partai Golkar Sulawesi Selatan kian terbuka lebar. Sinyal tersebut menguat pasca pertemuannya satu meja dengan Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, di Jakarta.
Pertemuan tersebut dinilai menjadi momentum penting yang mempengaruhi dinamika internal Golkar Sulsel. Sejumlah kader menilai arah dukungan mulai mengerucut pada satu figur, meski proses Musyawarah Daerah (Musda) DPD I Golkar Sulsel belum digelar.
Sebelumnya, beberapa DPD II Golkar kabupaten/kota memang telah mengeluarkan rekomendasi dukungan kepada Ketua DPD II Golkar Makassar, Munafri Arifuddin.
Baca Juga :
Namun, dengan ditundanya jadwal Musda, peta dukungan dinilai masih sangat dinamis dan terbuka untuk perubahan.
Penundaan Musda memberi ruang terjadinya komunikasi politik lanjutan, lobi, serta konsolidasi ulang di tingkat daerah. Dalam konteks ini, peluang munculnya pergeseran dukungan dinilai bukan hal yang mustahil.
Terlebih, Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD I Golkar Sulsel, Muhiddin M Said, dalam waktu dekat disebut akan melakukan roadshow ke sejumlah daerah untuk menjalin komunikasi politik dengan DPD II Golkar kabupaten/kota.
Langkah tersebut dipandang sebagai upaya menjaga soliditas partai sekaligus membaca secara langsung arah dukungan menjelang pelaksanaan Musda.
Road show ini juga diyakini akan menjadi penentu dalam mengkristalkan siapa figur yang paling mendapat dukungan mayoritas di internal Golkar Sulsel.
Dengan dinamika yang terus bergerak, bursa calon Ketua DPD I Golkar Sulsel masih terbuka.
Namun, pertemuan Rahman Pina dengan Ketua Umum Golkar dinilai menjadi sinyal kuat bahwa kontestasi mulai mengarah pada satu poros kekuatan baru di tubuh Partai Golkar Sulawesi Selatan.



Komentar