MAKASSAR, Trotoar.id — Kota Makassar, ibu kota Provinsi Sulawesi Selatan, resmi dipercaya menjadi tuan rumah Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-VIII Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) tingkat nasional tahun 2026.
Perhelatan akbar aparatur sipil negara (ASN) tersebut dijadwalkan berlangsung pada Agustus mendatang.
Kepercayaan yang diberikan pemerintah pusat ini menandai kesiapan Makassar sebagai kota penyelenggara event berskala nasional.
Baca Juga :
Selain Makassar, Kabupaten Pangkep juga ditetapkan sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan.
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyambut baik penunjukan tersebut.
Ia menegaskan bahwa momentum ini merupakan kehormatan sekaligus tanggung jawab besar bagi Pemerintah Kota Makassar untuk memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh peserta dan tamu dari berbagai daerah di Indonesia.
“Ini merupakan sebuah kepercayaan yang luar biasa, mengulangi pelaksanaan MTQ yang pernah digelar di Makassar pada 2012 lalu,” ujar Munafri saat menghadiri Launching dan Sosialisasi MTQ VIII Korpri di The Rinra Hotel, Jalan Metro Tanjung Bunga, Sabtu (14/2/2026) malam.
Munafri memastikan seluruh peserta akan diterima dengan baik. Ia juga menekankan komitmen pemerintah kota dalam meningkatkan pelayanan dan hospitality selama perhelatan berlangsung.
“Kami berjanji dengan seluruh kemampuan yang kami miliki untuk terus meningkatkan pelayanan dan memastikan rasa aman serta nyaman bagi seluruh peserta,” tegasnya.
Ia menambahkan, Makassar dalam beberapa tahun terakhir menjadi salah satu sentra kegiatan nasional.
Hampir setiap bulan, terdapat dua hingga tiga agenda berskala nasional yang digelar di kota berjuluk Anging Mammiri tersebut.
“Kami ingin seluruh peserta dapat menikmati semilir angin mamiri dan nikmatnya kuliner Kota Makassar,” tambahnya.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menilai MTQ Korpri sebagai momentum memperkuat integritas dan nilai spiritual ASN dalam pengabdian kepada masyarakat.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum Dewan Pengurus Korpri Nasional, Zudan Arif Fakrulloh, menegaskan bahwa MTQ Korpri bukan sekadar ajang perlombaan membaca Al-Qur’an, melainkan momentum strategis memperkuat nilai religius di kalangan ASN.
Zudan menyebutkan terdapat tiga pilar utama dalam pelaksanaan MTQ Korpri, yakni pilar persaudaraan, pilar kolaborasi, dan pilar kecintaan terhadap Al-Qur’an. Pilar persaudaraan, menurutnya, bertujuan mempererat solidaritas 6,5 juta ASN di seluruh Indonesia.
“Pilar kedua adalah kolaborasi, bagaimana Korpri pusat, kementerian, lembaga, hingga pemerintah daerah dapat tumbuh bersama,” jelasnya.
Adapun pilar ketiga adalah kecintaan terhadap Al-Qur’an sebagai landasan moral ASN dalam menjalankan tugas birokrasi.
Ia meyakini seluruh peserta memiliki semangat yang sama dalam menumbuhkan nilai Qur’ani di lingkungan kerja.
Ketua panitia penyelenggara, Muh Saleh, menjelaskan MTQ Korpri ke-VIII 2026 mengusung tema “ASN Berakhlak Mulia, Indonesia Tangguh.”
Kegiatan ini akan mempertandingkan 12 cabang dengan total 36 golongan, termasuk empat cabang baru dibandingkan pelaksanaan sebelumnya.
Cabang yang diperlombakan meliputi Tilawatil Qur’an, Tartil, Hifzhil Qur’an, Khattil Qur’an (kaligrafi), Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an, Hafalan Hadis dan Syarah Hadis, hingga seni Islami seperti cipta dan baca puisi.
Rangkaian kegiatan telah dimulai dengan launching dan sosialisasi pada Februari 2026.
Pendaftaran peserta dijadwalkan berlangsung mulai 2 Maret hingga Agustus 2026. Pembukaan resmi direncanakan pada 23 Agustus 2026, perlombaan 24–29 Agustus, dan penutupan pada 30 Agustus 2026.
Pelaksanaan MTQ akan digelar di Makassar dan Kabupaten Pangkep sebagai bentuk kolaborasi daerah dalam menyukseskan agenda nasional tersebut.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan bersama Korpri optimistis MTQ Korpri 2026 akan berlangsung sukses dan menjadi momentum penguatan nilai-nilai Qur’ani di lingkungan ASN serta memperkokoh peran Korpri sebagai perekat bangsa.



Komentar