MAKASSAR, Trotoar.id — Memasuki bulan suci Ramadan yang penuh berkah, Kaukus Perempuan Parlemen Sulawesi Selatan menunjukkan kepedulian sosial melalui program “Berkah Ramadan: Peduli Anak Inklusi dan Orang Tua Terlantar” yang dilaksanakan di Kelurahan Bunga Ejaya, Kota Makassar, Kamis (5/3/2026).
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ketua KPP Sulsel, Andi Nirawati, bersama sejumlah anggota parlemen perempuan lainnya.
Kehadiran mereka tidak hanya sebatas kunjungan formal, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi sekaligus menyerap aspirasi masyarakat, khususnya kelompok rentan yang selama ini kurang tersentuh.
Baca Juga :
Dalam kegiatan tersebut, para anggota parlemen perempuan menyerahkan bantuan berupa paket sembako dan santunan tunai kepada warga yang membutuhkan, termasuk anak-anak inklusi dan para lansia yang hidup dalam keterbatasan.
Selain menyalurkan bantuan, rombongan KPP Sulsel juga melakukan peninjauan langsung ke rumah-rumah warga yang hidup di bawah garis kemiskinan.
Dari hasil kunjungan itu, ditemukan sejumlah kondisi hunian yang memprihatinkan, termasuk rumah warga yang belum memiliki fasilitas sanitasi atau WC yang layak.
“Puji syukur kita masih diberi kesempatan untuk berbagi di bulan mulia ini. Program ini adalah bentuk kehadiran nyata perempuan parlemen di tengah masyarakat. Kami tidak hanya membawa bantuan, tetapi juga melihat langsung kondisi lapangan, terutama terkait pemenuhan hak dasar seperti sanitasi dan dukungan bagi anak-anak inklusi,” ujar Andi Nirawati.
Dorong Kepedulian terhadap Kelompok Rentan
Kegiatan bakti sosial ini turut melibatkan sejumlah anggota KPP Sulsel yang selama ini aktif mengawal isu-isu perempuan, anak, serta kelompok rentan lainnya.
Melalui program ini, KPP Sulsel berharap aksi sosial yang dilakukan dapat menjadi pemantik bagi berbagai pihak untuk turut peduli terhadap masyarakat yang membutuhkan di Sulawesi Selatan. Selain itu, temuan di lapangan juga diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi dalam merumuskan kebijakan pembangunan yang lebih inklusif dan berpihak pada masyarakat rentan.



Komentar