Pemkot Makassar

Antrean BBM Mengular, Appi Desak Pertamina Buka Semua Nozzle dan Atur Jadwal Bus-Truk

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Jumat, 11 September 2026 15:58

Antrean BBM Mengular, Appi Desak Pertamina Buka Semua Nozzle dan Atur Jadwal Bus-Truk

MAKASSAR, Trotoar.id — Antrean panjang kendaraan di sejumlah SPBU Kota Makassar mulai mengganggu aktivitas masyarakat hingga pelayanan publik.

Kondisi ini membuat Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin alias Appi turun langsung menemui jajaran Pertamina untuk meminta solusi konkret, bukan sekadar penjelasan soal ketersediaan stok BBM.

Appi mendatangi Kantor PT Pertamina Regional Sulawesi di Jalan Garuda, Makassar, Jumat (11/9/2026), didampingi Sekretaris Daerah Kota Makassar Andi Zulkifly Nanda.

Mereka diterima Executive General Manager (EGM) PT Pertamina Regional Sulawesi Deny Sukendar bersama jajaran Pertamina.

Dalam pertemuan tersebut, Appi meminta Pertamina dan pengelola SPBU segera membenahi pola pelayanan. Salah satu langkah yang didorong adalah mengaktifkan seluruh nozzle yang tersedia serta menambah operator, sehingga waktu pelayanan setiap kendaraan dapat dipangkas dan antrean tidak semakin mengular.

“Tujuan kami ke sini bagaimana solusi. Tolong pihak Pertamina dan pengelola SPBU carikan jalan keluar. Jangan masyarakat umum yang jadi korban,” tegas Appi.

Menurut Appi, persoalan antrean tidak cukup dijawab dengan pernyataan bahwa stok BBM aman. Jika pelayanan di SPBU tidak mampu mengimbangi kepadatan kendaraan, antrean tetap akan terjadi dan bahkan berpotensi mengganggu arus lalu lintas.

Ia mencontohkan kondisi sejumlah SPBU yang memiliki beberapa dispenser tetapi hanya dilayani sedikit operator. Menurutnya, seluruh nozzle harus dioptimalkan ketika terjadi lonjakan antrean.

“Antrean mengular karena keterbatasan petugas. Misalnya empat dispenser di SPBU hanya dijaga satu orang. Perlu penambahan petugas agar setiap nozzle aktif untuk memotong waktu tunggu kendaraan,” ujarnya.

Selain memperbanyak operator, Appi mengusulkan pengaturan waktu pengisian berdasarkan jenis kendaraan.

Kendaraan pribadi, bus, truk maupun armada ekspedisi dinilai perlu memiliki pola layanan yang lebih teratur agar kendaraan besar tidak bercampur dengan antrean masyarakat umum.

“Jenis kendaraan, alur pengisian, cluster untuk menghindari antrean, termasuk waktu kendaraan masuk untuk pengisian. Ini harus diatur jadwalnya,” kata Appi.

Mantan CEO PSM Makassar itu juga meminta kendaraan besar tidak seluruhnya terkonsentrasi di SPBU dalam wilayah padat Kota Makassar.

Ia mengusulkan SPBU di wilayah penyangga, seperti Maros dan Gowa, dapat dioptimalkan sebagai buffer zone untuk mengurangi beban SPBU di dalam kota.

Appi mengingatkan, antrean BBM kini bukan lagi persoalan kecil karena dampaknya mulai merembet ke berbagai sektor.

Selain menghambat mobilitas warga, antrean juga berpotensi mengganggu kegiatan ekonomi, pelayanan pemerintahan hingga operasional armada pengangkut sampah milik Pemerintah Kota Makassar.

“Kalau tidak ada kepastian, antrean akan terus begini, merugikan masyarakat. Kalau sudah sampai empat lapis, menurut saya sudah menutup jalan karena tidak ada yang mengatur prioritas. Akhirnya hanya mengular,” tegasnya.

Karena itu, Appi meminta Pertamina memberikan penjelasan mengenai kondisi sebenarnya, termasuk apakah antrean dipicu persoalan distribusi, perubahan pola konsumsi, kebijakan BBM atau faktor lainnya. Informasi tersebut dinilai penting agar Pemkot Makassar dapat membantu melakukan sosialisasi kepada masyarakat.

“Yang paling penting adalah kita memastikan benar-benar ini ditangani dan masyarakat mendapatkan penjelasan,” ujarnya.

Appi menegaskan pertemuan dengan Pertamina tidak boleh berhenti sebagai seremoni. Ia meminta seluruh pihak mengedepankan kepentingan masyarakat dan segera melakukan langkah yang bisa dirasakan di lapangan.

“Tidak ada lagi siapa yang benar, siapa yang salah. Tapi bagaimana ini secepatnya kita bisa urai secara bersama-sama,” katanya.

Sementara itu, EGM PT Pertamina Regional Sulawesi Deny Sukendar memastikan stok BBM di Makassar dan Sulsel dalam kondisi aman.

Pertamina, kata dia, telah meningkatkan penyaluran sekaligus melakukan penyesuaian jam operasional SPBU untuk merespons antrean.

Saat ini, sebanyak 25 SPBU di Makassar telah beroperasi selama 24 jam. Jumlah tersebut masih dapat ditambah apabila kepadatan antrean di lapangan membutuhkan intervensi lebih lanjut.

“Sejauh ini sudah ada 25 SPBU yang buka 24 jam. Nanti kita lihat kondisinya. Apabila memang diperlukan, tentu akan kita tambah,” kata Deny.

Pertamina juga meningkatkan penyaluran BBM. Untuk solar, distribusi disebut telah berada sekitar 15 persen di atas kondisi normal, sedangkan Pertalite meningkat sekitar 8 persen dan pada kondisi tertentu mencapai 10 persen dibandingkan kondisi normal.

Deny mengatakan tambahan pasokan tidak akan diberikan secara seragam. Pertamina telah memetakan SPBU yang mengalami kepadatan dan akan menyesuaikan suplai berdasarkan kebutuhan masing-masing titik.

“Kondisi ini sudah kita petakan dan nanti kita pastikan, kita akan dorong juga suplai ke SPBU,” ujarnya.

Selain menambah pasokan dan memperpanjang jam operasional, Pertamina telah berkoordinasi dengan Satgas Gabungan untuk menertibkan antrean. Langkah tersebut termasuk mendorong optimalisasi nozzle SPBU agar kapasitas pelayanan dapat dimaksimalkan.

“Pertamina sampai hari ini sudah menambah suplai, kami juga sudah menambah waktu operasional SPBU. Kemudian, kami sudah koordinasi dengan tim Satgas Gabungan untuk menertibkan antrean-antrean yang ada di SPBU, membuka nozzle di SPBU,” tutup Deny.

Penulis : Anti

 Komentar

Berita Terbaru
Metro11 September 2026 16:02
Dugaan Penimbunan LPG 3 Kg, Pemprov Sulsel Gandeng Polisi dan Pertamina Gelar Operasi
MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan memperketat pengawasan distribusi LPG 3 kilogram menyusul munculnya dugaan penimbunan da...
Parlemen11 September 2026 15:54
Golkar Pertanyakan Target Pendapatan Sulsel: APBD Perubahan Hanya Dikoreksi 1,6 Persen, Prognosis Justru Anjlok 6,26 Persen
MAKASSAR, Trotoar.id — Fraksi Partai Golkar DPRD Sulawesi Selatan mempertanyakan dasar perhitungan target pendapatan daerah dalam Rancangan Perubaha...
Parlemen11 September 2026 15:39
Golkar Soroti APBD Perubahan Sulsel: PAD Turun, Belanja Modal Mandek, Stadion Sudiang Disorot
MAKASSAR, Trotoar.id — Fraksi Partai Golkar DPRD Sulawesi Selatan melontarkan sejumlah catatan keras terhadap Rancangan Peraturan Daerah tentang Per...
Metro11 September 2026 15:08
Antrean BBM Mengular, Satgas ESDM Sulsel Bongkar Modus Pelanggaran di SPBU
MAKASSAR, Trotoar.id — Antrean panjang kendaraan di sejumlah SPBU di Sulawesi Selatan mulai mendapat perhatian serius Pemerintah Provinsi Sulsel. Di...