Pemprov Sulael

Pemprov Sulsel Dukung Penguatan Literasi Keuangan Syariah, PELITA Diluncurkan di Makassar

Awal Febri
Awal Febri

Senin, 02 November 2026 18:32

Pemprov Sulsel Dukung Penguatan Literasi Keuangan Syariah, PELITA Diluncurkan di Makassar

MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mendorong penguatan literasi dan inklusi keuangan syariah sebagai salah satu upaya memperluas akses ekonomi masyarakat sekaligus memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan.

Dukungan tersebut disampaikan Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Andi Winarno Eka Putra, saat menghadiri kegiatan Syariah Financial Fair (SYAFIF) Goes to Makassar di Atrium Trans Studio Mall Makassar, Minggu (1/11/2026).

Hadir mewakili Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, Andi Winarno mendampingi Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Friderica Widyasari Dewi, dan Wakil Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Farid Ashar Nasution, dalam peluncuran Buku Panduan Literasi dan Referensi Dakwah Keuangan Syariah atau PELITA Syariah.

Dalam sambutannya, Andi Winarno mengapresiasi penyelenggaraan SYAFIF yang dinilainya menjadi ruang kolaborasi untuk memperkuat pemahaman masyarakat terhadap produk dan layanan keuangan syariah.

Baca Juga  Wali Kota Makassar Maknai Hari Kartini Sebagai Perjuangan Perempuan Masa Kini

Ia menyebut kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari rangkaian menuju penyelenggaraan Indonesia Islamic Finance Summit (IIFS) 2026.

“Kegiatan ini merupakan prakegiatan menuju perhelatan Indonesia Islamic Finance Summit (IIFS) 2026. Momentum ini penting untuk memperkuat langkah bersama dalam memajukan sektor keuangan syariah di daerah,” ujarnya.

Andi Winarno mengajak pelaku industri keuangan syariah untuk terus berinovasi dengan menghadirkan produk dan layanan yang kompetitif, mudah diakses, serta sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Menurutnya, penguatan sektor keuangan syariah membutuhkan dukungan kebijakan pemerintah dan kolaborasi berbagai pihak agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas, terutama dalam mendorong ekonomi kerakyatan.

“Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan akan terus berkomitmen mendukung kebijakan dan program yang berorientasi pada penguatan ekonomi kerakyatan berbasis syariah, sejalan dengan visi pembangunan daerah yang maju, mandiri, dan berkeadilan,” katanya.

Baca Juga  Gubernur Sulsel Tegaskan Insentif Fiskal dari Pusat untuk Kepentingan Masyarakat

Ia juga menilai Sulawesi Selatan memiliki potensi untuk berkembang sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi syariah di kawasan timur Indonesia. Posisi strategis sebagai simpul perdagangan, kapasitas ekonomi daerah, serta karakter masyarakat menjadi modal yang dapat dikembangkan melalui penguatan ekosistem keuangan syariah.

Sementara itu, Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi, memaparkan materi bertajuk Sinergi Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah: Memperluas Akses dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat.

Dalam pemaparannya, Friderica menguraikan sejumlah tantangan pengembangan keuangan syariah, mulai dari kapasitas dan ketahanan kelembagaan, adopsi pasar dan kepercayaan konsumen, diferensiasi serta daya saing inovasi, hingga sinkronisasi regulasi dan koordinasi antarpemangku kepentingan.

OJK, kata dia, mendorong empat arah strategis untuk memperkuat literasi dan inklusi keuangan syariah. Keempatnya meliputi penguatan literasi berbasis kolaborasi, perluasan akses keuangan syariah, optimalisasi digitalisasi pendukung literasi dan inklusi keuangan syariah (LIKS), serta penguatan kerja sama antarpemangku kepentingan.

Baca Juga  Kakanwil Kemenag Sulsel Lantik 10 Pejabat Administrator

Wakil Ketua Dewan Komisioner LPS, Farid Ashar Nasution, menambahkan bahwa SYAFIF menjadi salah satu upaya mendekatkan layanan keuangan syariah kepada masyarakat agar semakin dikenal, dipahami, dan dimanfaatkan.

SYAFIF Goes to Makassar merupakan bagian dari rangkaian kegiatan yang sebelumnya telah digelar di Banjarmasin, Jakarta, dan Aceh. Pelaksanaannya di Makassar sekaligus menjadi bagian dari persiapan menuju IIFS 2026.

Selain peluncuran PELITA Syariah, kegiatan tersebut menghadirkan pameran produk dan layanan keuangan syariah, pameran ekosistem keuangan syariah, gelar wicara interaktif, perlombaan, serta berbagai kegiatan edukatif dan hiburan bagi pengunjung.

Melalui rangkaian kegiatan ini, OJK, LPS, pemerintah daerah, dan pelaku industri diharapkan dapat memperkuat sinergi dalam memperluas pemahaman masyarakat sekaligus meningkatkan pemanfaatan produk dan layanan keuangan syariah.

Penulis : Awal

 Komentar

Berita Terbaru
Metro02 November 2026 16:29
Sulsel Jadi Tuan Rumah IIFS 2026, Andi Sudirman Dorong Produk Daerah Tembus Pasar Global
MAKASSAR, Trotoar.id — Sulawesi Selatan mendapat momentum strategis untuk memperluas peran dalam industri halal global. Menjadi tuan rumah Indonesia...
Metro02 November 2026 16:25
Disperkim Makassar Targetkan 419 Rumah Rampung, Jadi Kado HUT ke-419 untuk Warga
MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Kota Makassar menyiapkan program bedah rumah sebagai salah satu bentuk kepedulian terhadap masyarakat berpenghasil...
Politik02 November 2026 16:01
Golkar Sulsel Bergerak hingga Akhir 2026, IAS Bidik 22 Kursi di DPRD Provinsi
MAKASSAR, Trotoar.id — Sebulan terakhir, perhatian publik politik di Sulawesi Selatan tertuju pada Partai Golkar.  Partai berlambang pohon beringin...
Politik02 November 2026 16:00
Patarai Amir Kembali Pimpin Golkar Maros Secara Aklamasi, Menatap Konsolidasi Kekuatan Menuju Pemilu 2029
MAROS, Trotoar.id  — musyawarah Daerah Partai Golkar Kabupaten maros menetapkan Patarai Amir sebagai Ketua DPD Golkar Maros periode 2026-2030 Patar...