TROTOAR.ID, WAJO – Bergabungnya Syahrul Yasin Limpo (SYL) ke Partai NasDem, bisa dikata menjadi amunisi baru bagi pasangan Amran Mahmud-Amran SE (PAMMASE) di Pilkada Wajo.

Dukungan itu sudah diisyaratkan SYL pada perayaan Hari Jadi Wajo yang berlangsung di Lapangan Merdeka, Sengkang, pada Kamis (29/3/2018).
Dalam sambutannya, gubernur Sulsel dua periode itu mengucap kata “PAMMASE” dalam kalimatnya dengan suara lantang dan berulang-ulang. PAMMASE dalam bahasa indonesianya adalah senantiasa mendapat rahmat dari Tuhan yang Maha Esa.
- Mantan Korcam Pammase Alihkan Dukungan ke AR-Rahman, Ungkap Kekecewaan terhadap Amran Mahmud
- Divonis 10 Tahun, Nasdem Tak Akui Lagi SYL Sebagai Kader
- Selain Divonis 10 Tahun, SYL Diwajibkan Bayar Uang Pengganti Sebesar Rp 14,1 Miliar dan USD 30 Ribu
- Mantan Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo, Menghadapi Sidang Perdana di Pengadilan
“Tadi pak gub sampai 3 kali menyebut
‘Naturungi Pammase Dewata Masyarakat Wajo’ di hadapan kita semua tamu dengan suara keras,” ucap putri Bupati Wajo Andi Burhanuddin Unru, Andi Fadillah yang hadir dalam perayaan Hari Jadi Wajo.
Ia pun yakin Amran Mahmud turut mendengar ucapan yang disampaikan SYL di Hari Jadi Wajo. Amran memang hadir dalam perayaan itu sebagai mantan bupati Wajo.
“Kalau tidak salah Pak Amran dengar itu kata-kata,” ujar perempuan yang akrab disapa Adil ini.
NasDem diketahui sebagai salah satu parpol pengusung PAMMASE. Dengan demikian, SYL selaku kader berjuang untuk memenangkan usungan Partai NasDem di Pilkada Wajo.
“Tentu Pak SYL sebagai kader nasdem mendukung PAMMASE,” ujar Adil yang juga Tim Sukses PAMMASE.

Terkait Amran Mahmud yang duduk di belakang, perempuan berhijab ini meminta agar pendukung dan relawan PAMMASE tidak terpancing.
“Harap semuanya jangan dihasut cuma gara-gara tempat duduk PAMMASE saling menghujat. Sekarang ini bagaimana memenangkan PAMMASE,” pungkas Adil. (**)


