Setnov Sebut Tamsil Linrung Ikut Menerima Aliran Dana e-KTp

Suriadi
Suriadi

Selasa, 18 September 2018 22:37

Setnov Sebut Tamsil Linrung Ikut Menerima Aliran Dana e-KTp
TROTOAR.ID, JAKARTA — Untuk kesekian kalinya nama Tamsil Linrung disebut-sebut Setya Novanto sebagai penerima dana aliran korupsi e-KTP yang menyeret mantan ketua DPR RI Setya Novanto sebagai tersangka

Nama Tamsil Linrung di sebut telah menerima aliran dana proyek e-KTP oleh Setya Novanto saat menjadi saksi dalam sidang untuk dua terdakwa yaitu mantan Direktur Operasional PT Murakabi Sejahtera Irvanto Hendra Pambudi Cahyo yang juga keponakan Setnov serta pemilik OEM Investment Pte.Ltd. Made Oka Masagung.

Selain nama Tamsil Linrung nama mantan anggota DPR RI dan anggota Banggar periode 2009-2014 juga disebutnya dalam sidang kasus korupsi e-KTP. Bahkan Setnov juga memgaku jika dirinya pernah dikonfrontir di hadapan penyidik mengenai penerimaan dari Irvanto yang dalam dakwaan disebut sejumlah nilainya mencapai 3,5 juta dolar AS

“Saat konfrontir, saya baru tahu yang pemberian tahap pertama untuk Olly Dondokambey 500 (ribu dolar AS), (Mellchias Markus) Mekeng 500 (ribu dolar AS), Mirwan Amir 500, dan untuk Tamsil Linrung itu yang pertama saat dikonfrontir pada tanggal 22 Maret 2018 dan didapat angka 3,5 juta (dolar AS),” ungkap Setnov dalam sidang d di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Selasa (18/9/2018) sepertibyang dilansir Suara.com

Selain itu Setnov juga dengan gamblang menceritakan hasil percakapan dirinya dengan Nazaruddin juga menyebutkan bila
Penyiapan anggaran e-KTP pada 2011 disiapkan anggaran yang telah di berikan
1 juta dolar AS untuk Melchias Markus Mekeng, 1 juta dolar AS untuk Olly Dondokambey, 1 juta dolar AS untuk Mirwan Amir dan 500 ribu dolar AS untuk Tamsil Linrung yang seluruhnya diberikan di lantai 12 di ruangan Ade Komarudin.

“Berdasarkan cerita Nazaruddin ke saya, sejumlah mantan anggota banggar menerima aliran dana dan itu di berikan di lantai 12 ruang kerja Ade Komaruddin,” Kata Setnov

Sidang tersebut menyeret perantara pemberian uang 7,3 juta dolar AS kepada Setnov dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi KTP-Elektronik.

Bahkan Setnov menyebutkan Selian itu ada anggaran sebesar 3,5 juta dollar AS juga telah dibagi ke beberapa mantan anggota banggar yang nilainya beragam mulai dari 100 ribu dollar AS hingga 1 Juta Dollar AS

“Ada Sebesar 3,5 juta dolar AS kalau boleh saya sebutkan diberikan pertama kepada Chairuman (Harahap) 500 (ribu dolar AS), Pak Jafar 100 (ribu dolar AS), Akom (Ade Komarudin) 700 (ribu dolar AS), dan Agun (Gunandjar) 1 juta (dolar AS), serta Melchias Mekeng dan Markus Nari diberikan di ruangan saya, di ruang ketua fraksi,” kata Setya Novanto dalam sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Selasa (18/9/2018).

Dimana setnov menyebutkan pemberian uang yang di bagikan tersebut itu dilakukan oleh oleh pengusaha Andi Narogong karena nama-nama anggota DPR tersebut juga adalah anggota Banggar DPR RI.

Sementara itu direktur utama PT Quadra Solution Anang Sugiana Sugihardjo mengakui mengirimkan uang sebanyak 3,5 juta dolar AS ke PT Bimorfm Lone yang berbasis di Jakarta. Direktur perusahaan itu adalah Johannes Marliem.

“Saya tidak mengerti detail, jadi Andi mengatakan bahwa saya agar membayar karena awal kontrak saya dengan Marliem pembayaran 0,3 dolar AS dikali 172 juta keping. Itu harga yang harus dibayar di luar harga softwar lain. Sepulang dari AS, saya diminta bayar oleh Pak Paulus uang AFIS 2012, maka saya bayar 3,5 juta dolar AS ke Biomorf Lone Jakarta pada tahun 2015,” kata Anang.

 Komentar

Berita Terbaru
Daerah21 April 2026 19:17
Permudah UMKM, Inovasi “MALOMO” Hadirkan Izin Pangan Cepat dan Gratis di Sidrap
SIDRAP, Trotoar.id – Dinas Kesehatan Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) kembali menghadirkan terobosan dalam pelayanan publik melalui inovasi bert...
Metro21 April 2026 18:47
Pemprov Sulsel Salurkan Berbagai Bantuan untuk Korban Bencana
MAKASSAR, Trotoar.id – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menyalurkan berbagai bentuk bantuan kepada korban bencana, baik bencana alam, bencana so...
Daerah21 April 2026 17:14
Teteaji, Polewali, dan Teppo Jadi Lokus Baru Desa Cantik, Sidrap Perkuat Pembangunan Berbasis Data
SIDRAP, Trotoar.id — Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) bersama Badan Pusat Statistik (BPS) terus memperkuat arah pembangunan berbasis ...
Parlemen21 April 2026 16:25
Lantik Haris Abdul Rahman, Rachmatika Dewi: Kami Akan Terus Perjuangkan Hak-Hak Perempuan
MAKASSAR, Trotoar.id – Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Andi Rachmatika Tika Dewi, menegaskan komitmennya dalam memperjuangkan hak-hak perempua...