Duscapil Makassar Blokir 49.783 Data Penduduk

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Selasa, 01 Januari 2019 11:15

Duscapil Makassar Blokir 49.783 Data Penduduk

TROTOAR.ID, MAKASSAR — Sebanyak 49.783 data kependudukan di kota Makassar diblokir pasca masa perekaman data kependudukan berakhir pada 31 Desember 2018 kemarin.

Pemblokiran dilakukan oleh Dinas Catatan Sipil Kota Makassar, pemblokiran dilakukan berdasarkan instruksi Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri)

Kepala Dinas Dukcapil Kota Makassar, Aryati Puspasari Abady, mengungkapkan pemblokiran data kependudukan dilakukan hingga usai pelaksanaan pemilu 17 April mendatang.

Dimana menurutnya, jumlah tersebut Setara dengan 4,9 persen dari jumlah data kependudukan sebanyak 1.140.800 yang wajib melakukan perekaman KTP

Baca Juga  Bunda Paud Kota Makassar Paparkan Keinginan Wujudkan Pendidikan Berstandar International

“49.783 data Kependudukan yang saat ini di lakukan pemblokiran, dari 1.140.800 lantaran pemilik data tidak melakukan perekaman hingga batas waktu 31 Desember kemarin,” ungkap Aryati Puspasari Abady

Pemblokiran data kependudukan yang dilakukan Duscapil bukan saja dilakukan di Kota Makassar melainkan di seluruh tanah air, dan sifatnya sementara.

Dan pemilik data kependudukan yang diblokir nantinya akan dapat melakukan perekaman setelah pemilu digelar, sehingga sepanjang Januari hingga 17 April tidak akan dilakukan perekaman data kependudukan

Baca Juga  Poltekbag Makassar Siap Sukseskan Longwis

Dijelaskan data kependudukan yang diblokir berdasarkan edaran Kemendagri
dilakukan bagi penduduk dewasa usia di atas 23 tahun yang belum memiliki E-KTP.

“Pemblokiran dilakukan bagi penduduk yang berusia. 23 tahun dan belum memiliki Elektronik KTP,” Tambahnya

Sehingga warga lanjut dia yang data kependudukannya di blokir ssemenyara, secara otomatis tidak akan dapat melakukan kepengurusan yang berkaitan dengan pelayanan publik seperti , perbankan, BPJS, beasiswa, jaminan kesehatan, asuransi, dan lain-lain.

Baca Juga  Parade Budaya Makassar Tahun 2022, Danny Bawakan Tradisi Pappasang, Nasehat Empat Etnis Budaya Makassar 

Meski demikian Duscapil juga masih membuka ruang kepada masyarakat yang belum melakukan perekaman E-KTP untuk melaporkan keberadaanya, sehingga dapat diberi ruangelakukan pengurusan pelayanan publik.

“Kami juga memberi ruang bagi warga yang ingin melakukan kepengurusan pelayanan publik untuk melaporkan keberadaanya di Duscapil,” ujar Puspa.

 Komentar

Berita Terbaru
Parlemen05 November 2026 18:33
Syamsul Rizal Bedah Sosialisme Islam di Makassar, Prof Tahir Kasnawi Sebut Sejalan dengan Pancasila
MAKASSAR, Trotoar.id — Keadilan ekonomi, ketimpangan sosial, dan keberpihakan terhadap masyarakat kecil menjadi sorotan dalam kegiatan sosialisasi d...
Metro05 November 2026 17:24
Makassar Raih Terbaik I Nasional Program KB 2026, Enam Inovasi DPPKB Jadi Penentu
JAKARTA, TROTOAR.ID — Pemerintah Kota Makassar kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Di bawah kepemimpinan Wali Kota Munafri Arifuddin, M...
Metro05 November 2026 16:21
Penyintas Kanker Berbagi Pengalaman, TP PKK Makassar Perkuat Edukasi Deteksi Dini Penyakit
MAKASSAR, Trotoar.id — Kesadaran menjaga kesehatan tidak cukup hanya dibangun ketika tubuh mulai merasakan sakit. Pemeriksaan sejak dini menjadi lan...
Metro05 November 2026 15:18
HUT ke-419 Makassar, Diskominfo Siapkan Dua Award untuk Perkuat Komunikasi dan Layanan Publik
MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Kota Makassar menyiapkan dua ajang penghargaan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-419 Kota Makass...