Ini Cuitan Andi Arief Yang Buat “Telinga” Sejumlah Elite Memerah

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Jumat, 04 Januari 2019 14:01

Andi Arief Politisi Partai Demokrat
Andi Arief Politisi Partai Demokrat

TROTOAR.ID — Nama Andi Arief politisi Partai Demokrat (PD) belakangan ini menjadi pergunjingan banyak orang mau dimmedia sosial ataupun di kalangan masyarakat.

Andi Arief menjadi tenar denan cuitan kontroversi dalam kanca perpolitikan di bangsa ini, bahkan beberapa cuitannya seperti Jendral Kardus, yang dilotarkan Andi pada 8 Agustus di saat Prabowo Subianto akan menentukan calon wakil presiden yang mendampinginnya.

Bahkan kali ini cuitan Wasekjen DPP PD tersebut teraancam untuk dimintai keterangan olehpihak kepoisian atas cuitannya di Twitter. beberapa hari terakhir ini.

Bahkan cuitan tersebut membuat penyelenggara Pemilu KPU dan Bawaslu kewalahan dengan isu yang dilontarkan POlitisi PD tersebut, meskipun dalam isu yang dilotarkan, dianggap sejumlah pohak sebagai bentuk kewaspadaan yang disampaikannya.

Meski demikian Polisi juga telah mempersiapkan langkah-langkah mendalami dan memeriksan cuitan Andi Arief, soal isu temuan tujuh kontainer berisi surat suara yang sudah tercoblos di Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Baca Juga  Fraksi Demokrat Dorong Realisme Fiskal dan Transparansi Anggaran dalam APBD Sulsel 2026

Berikut enam Cuitan Andi Arief yang menjadi kontroversi dikalangan para elit partai politik

  1. Jenderal kardus dan mahar Rp500 miliar

Cuitan Andi Arief akan jendral kardus dan MAhar Rp 500 juta di lontarkan pada 8 Agustus 2018, dikala Prabowo Subianti Calon Presiden akan menetukan calon wakil Presiden yang akan mendampinginya. Andi yang menuding Prabowo Subianto sebagai “jenderal kardus” dimana dia menganggap Capres Prabowo lebih mementingkan uang dibanding perjuangan. Bahkan, dirinya menyebutkan jika dua partai politik PKS dan PAN kala ini menerima Mahar plitik sebesar Rp 1 triliun yang diserahkanc awapres Sandiaga Salahuddin Uno untuk PKS-PAN

  1. Prabowo tidak serius nyapres

Kemudian apda 12 oktober 2018, Politisi Partai Demokrattersebut kembal melotarkan cuitannya yang membuat para elit politik angkat bicara, dimana Andi Arief dengan cuitannya mempertayakan keseriusan calon presiden Prabowo Subianto yang maju pada Pilpres 2019, Andi menyindir bila tida ada cara ajaib untuk dapat memenangkan Pilpres 2019. Andi lalu melanjutkan cuitannya dengan menulis tidak ada kemenangan yang akan mengejar orang malas.

  1. Prabowo ibarat “menikah dan tertangkap selingkuh”
Baca Juga  Moeldoko Jadi Ketua TIM Jokowi-Ma'ruf, JK Jabat Dewan Pengarah

Tidak Sampaidisitu saja, meski partai Demokrat menjadi koalisi Prabowo-Sandi dipilpres, Andi Arief kembali menyindir ketidakseriusan Prabowo di Pilpres 2019. Bahkan Andi menyindir koalisi partainya Demokrat dengan Gerindra yang diibaratkannya jika PD ibarat istri setia, namun diselingkuhi jika meneruskan koalisi dengan Prabowo Subianto.

  1. Minta Jokowi berikan matanya untuk Novel Baswedan

Dipengujung tahun 2018, Andi Arief kembali mengeluaran cuitan yang menyita perhatian orang banyak, dimana Andi meminta kepada Presiden Joko Widodo Harus memberikan sebelah matanya sebagai “Bayaran” untuk mata Novel Baswedan Penyidik senior KPK yang menjadi korban penyiraman air keras, yang hingga kini pelakunya belum berhasil ditangkap.

  1. Andi menuding PDIP sebagai dalang perusak baliho Demokrat
Baca Juga  NH Ingin Musda Golkar Berakhir Musyawarah Mufakat

Tidak lama kemudian Andi kembali menjadi perbincangan, dikala itu, sejumlah Atribut Kampanye Partai Demokrat di Pekanbaru dirusak, oleh Seseorang yang merpakan suruhan dari pengurus PDIP, meskipun Polisi telah berhasil mengamankan pelaku perrusakan Alat peraga Kampanye Partai Demokrat

  1. Hoaks surat suara yang telah dicoblos di Tanjung Priuk

Dan yang terakhi, cuitan yang cukup kotroversi dan membuat sejumlah kalagan kalang kabut akan isu yangdilotarkan melalui akun twitternya pada rabu malam, dimana Politisi PD tersebut mengatakan untuk “mengecek kebenaran informasi adanya 7 kotainer kerta suara pilpres yang telah di coblos”, cuitan Andi tersebut langsung mengentarkan penyelenggara Pemilu.

Namun sayangnya tidak lama setelah cuitannya tersebut di perbincangkan, Andi lalu menghapus cuitannya di Twitter. Hal itulah yang membuat Ketua KPU Arief Budiman melaporkan sejumlah penyebar berita Bohng tersebut untuk diproses dan menangkap pelaku penyebar hoaks.

 Komentar

Berita Terbaru
Nasional04 November 2026 04:06
Geger Penyadapan Presiden Prabowo, Tiga Perwira Tinggi Polri Jadi Tersangka
JAKARTA, Trotoar.id — Kasus dugaan penyadapan ilegal yang menyeret sejumlah petinggi kepolisian mengguncang internal Mabes Polri. Tiga perwira tingg...
Politik03 November 2026 22:04
Hastang Mattanete Pimpin Golkar Pinrang, IAS Bidik Penambahan Kursi pada Pemilu 2029
PINRANG, Trotoar.id — Regenerasi kepemimpinan Partai Golkar Kabupaten Pinrang resmi memasuki babak baru. Hastang Mattanete ditetapkan sebagai Ketua ...
Politik03 November 2026 15:12
Musda Golkar Enrekang Ditunda, Calon Ketua Belum Kantongi Diskresi
MAKASSAR, Trotoar.id — Pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar Kabupaten Enrekang yang dijadwalkan berlangsung Selasa (3/11/2026) res...
News02 November 2026 23:15
Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif Berduka, Kehilangan Sahabat Lama Arifuddin Daeng Situju
SIDRAP, Trotoar.id — Kepergian wartawan senior Arifuddin Daeng Situju pada Senin (2/11/2026) malam menyisakan duka mendalam bagi Bupati Sidenreng Ra...