Karena Beda Pilihan Caleg, Pemilik Lahan Minta Dua Makam Dibongkar dan Dipindahkan

Suriadi
Suriadi

Sabtu, 12 Januari 2019 22:26

Suasana Pembongkaan Dua Makan DI Gorontalo, Cuma Beda Pilihan Caleg
Suasana Pembongkaan Dua Makan DI Gorontalo, Cuma Beda Pilihan Caleg

TRIOTOAR.ID — Dua makam yang telah bertahun-tahun menempati pemakaman keluarga disebuah lokasi di Bone Bolango, Gorontalo harus dibongkar dan dipindahkan, lantaran pemilik lahan dan kedua keluarga Jasad beda pilihan politik di pemilu april 2019 mendatang.

Peristiwa miris tersebut terjadi di Dusun II Desa Toto Selatan, Kecamatan Kabila, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo, Sabtu (12/1/2019).

Seperti dilansir okezone.com, kedua makan yang dibongkar tersbeut adalah milik Masri Dunggio yang sudah dikubur selama 26 tahun dan makam Siti Aisyah Hamsah yang baru berumur setahun juga ikut do bongkar.

Baca Juga  Plt Ketua FPI Sulsel: Penangkapan Para Ulama, Umat Islam Tidaklah Benar Karena Tidak Signifikan yang Dilanggar

Aksi pembongkaran makam terjadi karena keluarga ahli waris kedua jasad yang dipindahkan dengan pemilik lahan pemakaman memiliki perpedaan politik terhada salah satu caleg DPRD Kabupaten Bone Bolango Naini atau Iriani untuk dipilih pada pemilu mendatang.

Meskipun kedua masih memiliki hubungan keluarga namun perbedaan politik tersebut menjadi pemicu terjadinya pembongkaran dua makam Kakek dan cucu tersebut.

Baca Juga  KPU Kota Makassar - LAPAR Sulsel Sosialisasi Peningkatan Partisipasi Pemilih Milenial

Keluarga kedua jasad yang dipindahkan tersebut, Abdul Salam Pomontolo, seperti diberitakan, mengungkapkan, Awono pemilik lahan meminta kepada keluarga kedua jasad untuk memilih caleg yang di dukungnya Iriani, dan jika tidak memilih, maka kedua makam tidak diperboelhkan berada dipemakaman miliknya tersebut.

“Ancaman tersebut disampaikannya berulag kai, Kamu kalau tidak memilih Iriani, makan dan jasad keduanya harus dibongkar dan dipindahkan, dan pemakaman segara dipagarnya. Kalau tetap tidak mau pilih, n ada lagi yang mati tidak bisa dikubur sini,” katanya meniru ucapan Awono dikutip Okezone.

Baca Juga  Masuk Daftar DCS 10 Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah "Pensiun Dini"

Meski perselisihan antara keluarga tersebut telah di mediasi oleh aparat kepolisian dan pemerintah daerah namun tidak menemukan jalan buntu.

Keluarga almarhum Masri, pun akhirnya berinisaitif untuk membongkar kedua makam dan memindahkan ke pemakaman lain. Meski prosesi pembongkaran pemakaman diwarnai tangis keluarga almarhum dan almarhuma.

 Komentar

Berita Terbaru
Politik06 November 2026 16:39
IAS Minta Pengurus Golkar Sulsel Melek Media dan Digital, Jangan Gagap Zaman
JAKARTA, TROTOAR.ID — Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan, Ilham Arief Sirajuddin (IAS), meminta seluruh jajaran pengurus dan kader Golkar di...
Daerah06 November 2026 15:36
Langkah Sidrap Membangun Kesejahteraan Berbuah Anugerah Cita Negeri 2026
JAKARTA, TROTOAR.ID — Upaya Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, meningkatkan kualitas kesehatan, da...
Metro06 November 2026 15:18
TPA Tamangapa Disiapkan Jadi Hutan Kota, Munafri dan Kapolda Sulsel Tanam 100 Tabebuya
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Pemerintah Kota Makassar terus mempercepat upaya pemulihan lingkungan di kawasan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Tamangapa, Ant...
Metro06 November 2026 15:11
Ketua TP PKK Sulsel Dorong Pembentukan Day Care dan Kelompok Peduli Lansia di Soppeng
SOPPENG, TROTOAR.ID — Perhatian terhadap kesejahteraan lanjut usia (lansia) tidak cukup hanya melalui pelayanan kesehatan. Mereka juga membutuhkan r...