Antisipasi Kasus DBD, Dinkes Sulsel Bentuk Tim Gerak Cepat

Suriadi
Suriadi

Jumat, 01 Februari 2019 10:16

Antisipasi Kasus DBD, Dinkes Sulsel Bentuk Tim Gerak Cepat

TROTOAR.ID, MAKASSAR — Pelaksana Kepala Dinas Kesehatan Bachtiar Baso menyampaikan bahwa pihaknya telah membentuk Tim Gerak Cepat (TGC) untuk penannggulangan dan antisipasi Deman Berdarah Dengue (DBD) di Sulsel.

Data Dinas Kesehatan Provinsi Sulsel, untuk DBD Sulsel di bulan Januari hingga 31 Januari 2019, diperoleh dari laporan pukul 19.00 Wita dari Posko DBD dinkes Sulsel. Untuk jumlah kematian delapan korban jiwa. Adapun rinciannya, Kabupaten Maros satu orang, Soppeng dua orang, Wajo satu orang, Pangkep tiga orang dan Makassar satu orang.

“Data di atas adalah laporan jam tujuh malam (19:00 Wita) tadi dari Posko DBD dinkes Sulsel,” kata Kata Bachtiar Baso.

Untuk TGC ini akan standby selama 1×24 jam. Tim ini disiapkan untuk mengantisipasi penangulangan DBD.

Baca Juga  15 Mei Pemrov Sulsel Serahkan SK CPNS kepada 369 Orang

“Ini keprihatinan kita untuk mewaspadai di Dinas Kesehatan, kami ada namanya di Dinkes Tim Gerak Cepat (TGC) ,”

Di Sulsel seluruh rumah sakit (RS) untuk mengantisipasi jika terdapat kasus DBD untuk segera ditangani.

“Di Sulsel ada 105 rumah sakit, dan kami minta rumah sakit yang ada di Sulsel memberikan ruang kepada seluruh penderita demam berdarah. Tidak boleh satupun rumah sakir mengalami penolakan,” sebutnya.

Karena jika tidak ditangani dengan cepat bisa berakibat fatal. Dia menjelaskan, trombosit akan turun, jika turun berarti nyawa akan terancam.

Dia juga meminta masyarakat untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan apalagi di musim penghujan.

“Kepada masyarakat hendaknya sellau menjaga kebersihan lingkungan. Apalagi di musim penghujan ini, dan menghindari gigitan nyamuk,” ujarnya.

Baca Juga  Gubernur Ehime Beberkan Keakrabannya dengan Legenda Bulutangkis Rudy Hartono kepada JK

Sedangkan situasi Arbovirosis (Penyakit akibat nyamuk Arbovirosis). Penyakit-penyakit yang tergolong dalam penyakit akibat nyamuk Arbovirosis meliputi penyakit seperti demam berdarah dengue dan chikungunyah.

Untuk tahun 2017 di Sulsel, jumlah kasus DBD 1.737 penderita dan jumlah kematian 13 orang. Sedangkan tahun 2018, jumlah kasus 2.141 penderita dan jumlah kematian 19 orang.

Untuk itu Dinkes Sulsel dengan rencana program Arbovirosis untuk menanggulangan penyakit ini adalah dengan melakukan kewaspadaan dengan telah membuat surat edaran ke Kab/kota dan di tindak lanjuti ke Puskesmas.
Penguatan tatalaksana kasus penyakit Arbovirosis bagi dokter dan paramedis Puskesmas.

Kegiatan Foging fokus, untuk antisipasi penyebaran kasus semakin meluas dan pembagian bubuk abate pembunuh jentik.

Serta sosialisasi gerakan 1 Rumah 1 Jumantik dan pengendalian vektor arbovirosis di kabupaten/kota. “Dengan pendekatan keluarga, memantau keberadaan jentik di setiap rumah tangga,” ujarnya.

Baca Juga  Wujudkan Penilaian Kinerja yang Berkeadilan, Pemkab Bantaeng Gelar Sosialisasi Aplikasi Berbasis Elektronik

Selain itu, kewaspadaan dini dan siap melakukan respon yang dilakukan secara rutin oleh seluruh puskesmas melalui pengiriman SMS setiap minggu dan memantau adanya alert yg muncul.

Juga dengan melakukan peningkatan kapasitas bagi petugas laboratorium PKM untuk penegakan diagnosis penyakit DBD. Monitoring evaluasi program arbovirosis bagi pengelola program kabupaten/kota.

Pembentukan POSKO siaga DBD dan memantau kasus DBD di bulan januari perhari dengan menerima laporan dari kab/kota dan melakukan umpan balik untuk ketepatan dan kevalidtan laporannya.

Serta, mempersiapkan tim gerak cepat untuk memonitoring kasus-kasus berpotensi KLB (kejadian luar biasa) dan merespon adanya peningkatan kasus.(*)

 Komentar

Berita Terbaru
Metro04 November 2026 17:35
Misi Dagang Sulsel-Jatim Catat Transaksi Rp5,46 Triliun, Andi Sudirman Dorong Perluasan Pasar dan Investasi
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Misi Dagang dan Investasi antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur mencatat nilai trans...
Metro04 November 2026 17:31
419 Anak Disiapkan Ikuti Sunatan Massal Gratis, Dinkes Makassar Jadikan HUT Kota Momentum Berbagi
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Bertambahnya usia Kota Makassar menjadi 419 tahun tidak hanya dirayakan melalui seremoni dan hiburan. Pemerintah Kota Makassa...
Metro04 November 2026 16:27
Penataan Peternakan Panaikang, Appi Cari Jalan Tengah: Relokasi Disiapkan, Modal Usaha Difasilitasi
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Penataan kawasan permukiman tidak boleh berujung pada hilangnya mata pencaharian masyarakat. Prinsip itu menjadi pendekatan y...
Daerah04 November 2026 15:48
Pemkab Barru dan Bawaslu Perkuat Sinergi, Pendidikan Politik dan Pengawasan Partisipatif Jadi Fokus Menuju Pemilu 2029
BARRU, Trotoar.id — Pemerintah Kabupaten Barru mulai memperkuat sinergi kelembagaan dengan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Barru s...