Sulsel Provinsi Pertama Sepakati Pembangunan Rendah Karbon

Suriadi
Suriadi

Selasa, 12 Februari 2019 15:40

Sulsel Provinsi Pertama Sepakati Pembangunan Rendah Karbon

TROTOAR.ID, MAKASSAR – Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) HM Nurdin Abdullah dan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN), Bambang Brodjonegoro, menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) mengenai pembangunan rendah karbon, di Baruga Lounge, Kantor Gubernur Sulsel, Selasa (12/2). Keduanya sepakat, pembangunan harus disertai wawasan lingkungan.

Nurdin Abdullah berharap, kedepannya Kementerian PPN RI bisa membangun kerjasama yang baik dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel. Ia mengaku, selain menginginkan pembangunan rendah karbon, juga berharap kedepannya, pembangunan harus berpacu pada wawasan lingkungan untuk melindungi masyarakat Sulsel.

Baca Juga  Andi Makkasau Bantahan Pernah Dapat Bantuan Dari NA Untuk Pilkada

“Bagaimana pun juga, pembangunan kita harus berwawasan lingkungan. Saya kira kita sudah punya pengalaman sekian puluh tahun,” ujarnya.

Masyarakat Sulsel, lanjutnya, harus bangga karena Sulsel memiliki hutan tropis yang sangat banyak. Sayangnya, kerusakan lingkungan sudah sangat besar sehingga dana pemerintah yang ada tidak cukup untuk memperbaiki sekaligus.

Baca Juga  Lindungi Tenaga Kerja, Pemda Lutra Sosialisasi Program BPJamsostek bagi Aparatur Pemdes

“Tentu kita berharap secara konsisten, dengan komitmen yang tinggi kita laksanakan bersama. Insyaallah akan diikuti oleh kabupaten kota yang lain,” tuturnya.

Terpisah, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN), Bambang Brodjonegoro, mengaku, Sulsel adalah daerah yang sangat luar biasa, karena menjadi daerah pertama yang menyepakati pembangunan rendah karbon tersebut.

“Provinsi Sulawesi Selatan adalah provinsi pertama yang menandatangani dan berarti komitmen yang luar biasa untuk melakukan pembangunan rendah karbon. Mungkin tanda tanya besar kenapa kita harus mendorong pembangunan rendah karbon,” ungkapnya.

Baca Juga  Bersama Forkopimda dan OPD, Ilham Azikin Dzikir Bersama Sambut Pergantian Tahun

Menurutnya, program pembangunan rendah karbon tersebut adalah salah satu program Pemerintahan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo dengan Jusuf Kalla selama lima tahun.

“Kami sedang menfinalisasi pembangunan jangka panjang nasional sampai tahun 2024. Indonesia untuk lima tahun kedepan harus sudah menggunakan pembangunan rendah karbon,” pungkasnya. (*)

 Komentar

Berita Terbaru
Politik06 November 2026 16:39
IAS Minta Pengurus Golkar Sulsel Melek Media dan Digital, Jangan Gagap Zaman
JAKARTA, TROTOAR.ID — Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan, Ilham Arief Sirajuddin (IAS), meminta seluruh jajaran pengurus dan kader Golkar di...
Daerah06 November 2026 15:36
Langkah Sidrap Membangun Kesejahteraan Berbuah Anugerah Cita Negeri 2026
JAKARTA, TROTOAR.ID — Upaya Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, meningkatkan kualitas kesehatan, da...
Metro06 November 2026 15:18
TPA Tamangapa Disiapkan Jadi Hutan Kota, Munafri dan Kapolda Sulsel Tanam 100 Tabebuya
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Pemerintah Kota Makassar terus mempercepat upaya pemulihan lingkungan di kawasan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Tamangapa, Ant...
Metro06 November 2026 15:11
Ketua TP PKK Sulsel Dorong Pembentukan Day Care dan Kelompok Peduli Lansia di Soppeng
SOPPENG, TROTOAR.ID — Perhatian terhadap kesejahteraan lanjut usia (lansia) tidak cukup hanya melalui pelayanan kesehatan. Mereka juga membutuhkan r...