TROTOAR.ID, MAKASSAR — Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita sejumlah dokumen dari kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di Jalan Diponegoro
No.60, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (18/3/2019).
Bahkan KPK menyita dua koper, yang berisi sejumlah dokimen yang disita oleh penyidik KPK, yang terus membongkar indikasi dugaan tindak pidana korupsi yang dilakukan oleh Romahurmuzy.
Penyelidik KPK juga mulai melakukan pengeledaham siang tadi bahkan diperkirakan ada 10 penyidik yang melakukan pen geledah anak di sejumlah ruangan yang ada di gedung DPP PPP.
Baca Juga :
Sekretaris Jenderal DPP PPP Arsul Sani, kepada media membenarkan jika penyidik KPK siang tadielakukannoengeledahan dan menyita sejumlah dokumen yang diduga ada kaitan dengan jual beli jabatan di kemenag
“Saya tahu ada tim KPK datang melakukan penggeledahan. Itu kewenangan KPK,” ujar Arsul di DPP PPP, Senin.
Bahkan di jelaskan ya, jika KPK juga menggeledah ruang kerja ketua umum dan menyegel ruangan tersebut paska Romy ditangkap KPK di Surabaya, namun dirinya tidak memahami dokumen panas aja yang disita oleh KPK.
“Benar ada beberapa a ruangan di geledah termasuk ruang ketua umum, yang saat ini juga disegel oleh KPK , dan say a sendiri tidak tahu apa-apa saja dokumen yang disita oleh KPK,” uucapnya.
Ditahun Romy sendiri ditangkap KPK pada pekan kemarin di salah satu hotel di Jawa Timur, terkait indikasi dugaan jual beli jabatan di kementrian agama (***)




Komentar