HPMT Serbu Kantor Bupati Jeneponto, Ini Alasannya

ANTI CIBOL
ANTI CIBOL

Kamis, 04 April 2019 23:06

HPMT Serbu Kantor Bupati Jeneponto, Ini Alasannya

TROTOAR.ID, JENEPONTO– Aksi turun kejalan dilakukan ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Pelajar Mahasiswa Turatea (HPMT) di depan kantor Bupati Jeneponto, Kamis (4/4/2019).

Aksi tersebut dilakukan terkait banyaknya laporan keresahan masyarakat terhadap pelayanan RSUD Lanto Dg Pasewang Jeneponto yang buruk.

Dalam aksinya, HPMT meminta Bupati Jeneponto yakni Ikhsan Iskandar untuk mencopot Direktur serta Bendahara RSUD Latopas Jeneponto.

“Kami meminta bapak bupati jeneponto untuk mencopot dirut serta bendahara rumah sakit, ” tegas Herdiawan DT Ketum PB HPMT.

Baca Juga  Pemkot Makassar Raih Penghargaan Kota Layak Anak

Disamping itu, Herdiawan menyayangkan fasilitas yang ada do RSUD Lanto Dg Pasewang Jeneponto yang tak memenuhi standart. pasalnya, Kondisi bangunan serta fasilitas AC dan Kipas Angin yang rusak.

“dengan kondisi rumah sakit yang begitu memprihatikankan kami duga kuat adanya konspirasi antara direktur serta bendahara dalam pengelolaan keuangan di rumah sakit dan adanya indikasi korupsi di dalamnya,” cetusnya.

Baca Juga  Iksan Iskandar Resmikan Markaz Khalid Al Maqathy Jeneponto

“ketersediaan obat yang selalu habis, listrik yang sering kali di segel, pasien penggunna BPJS yang tetap di bebani biaya pelayanan serta limbah medis masih menumpuk yang sangat mengancam keselamatan masayarakat sekitar dan tenaga kesehatan di rumah sakit,”tambahnya.

Sementara Itu direktur rumah sakit Dr Iswan Sanabi di hadapan puluhan massa pengunjukrasa mengaku siap jika memang harus dicopot.

Baca Juga  Progres Vaksinasi di Jeneponto Baru Capai 35 Persen

Diketahui, Kasus indikasi korupsi RSUD Lanto Daeng Pasewang Kabupaten Jebeponto tahun anggaran 2016, 2017 dan 2018 sudah HPMT laporkan ke kantor kejaksaan tinggi SulSel yang sementara dalam proses penyelidikan.

Dimana, HPMT menduga kuat adanya tindak pidana Korupsi yang merugikan negara. pasalnya anggaran akreditasi yabg sudah di anggarkan selama tiga tahun dari 2016 sampai 2018 tetapi rumah sakit masih belum berstatus akreditasi. (*)

 Komentar

Berita Terbaru
News02 November 2026 23:15
Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif Berduka, Kehilangan Sahabat Lama Arifuddin Daeng Situju
SIDRAP, Trotoar.id — Kepergian wartawan senior Arifuddin Daeng Situju pada Senin (2/11/2026) malam menyisakan duka mendalam bagi Bupati Sidenreng Ra...
Metro02 November 2026 18:32
Pemprov Sulsel Dukung Penguatan Literasi Keuangan Syariah, PELITA Diluncurkan di Makassar
MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mendorong penguatan literasi dan inklusi keuangan syariah sebagai salah satu upaya mempe...
Metro02 November 2026 16:29
Sulsel Jadi Tuan Rumah IIFS 2026, Andi Sudirman Dorong Produk Daerah Tembus Pasar Global
MAKASSAR, Trotoar.id — Sulawesi Selatan mendapat momentum strategis untuk memperluas peran dalam industri halal global. Menjadi tuan rumah Indonesia...
Metro02 November 2026 16:25
Disperkim Makassar Targetkan 419 Rumah Rampung, Jadi Kado HUT ke-419 untuk Warga
MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Kota Makassar menyiapkan program bedah rumah sebagai salah satu bentuk kepedulian terhadap masyarakat berpenghasil...