Komisi D Sebut PT Vale dan PT Citra Langgar Aturan Pertambangan

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Rabu, 22 Januari 2020 17:21

Ketua Komisi D DPRD Sulsel JRM
Ketua Komisi D DPRD Sulsel JRM

TROTOAR.ID, MAKASSAR — Dewan Pwrwakilan Rakyat Daerah 9DPRD) Provinsi Sulawei Selatan (Sulsel) melalui komisi D akan meminta kepada pemerintah Provinsi untuk menutup sementara tambang nikel yanga da do Luwu Timur.

usulan penutupan sementara pertambangan tersbesar di Sulsel dikarenakan Dewan melihat adanya penambangan yang tidak sesuai dengan aturan, dan terungkap setelah komisi D melakukan rapat koordinasi dengan dua perusahaan bersama PT Citra Lampia Mandiri dengan PT Vale.

Baca Juga  Fraksi PAN dan PPP Target Raih Tiga Kursi Pimpinan di AKD DPRD Sulsel

“Setelah kami melakukan rapat koordinasi bersama dengan PT Citra Lampia Mandiri dengan PT Vale, pihak penambang melaksanakan pernambangan di Lutim tidak sesuai dengan aturan, karena mereka lebih kejar dimana nikelnya tinggi disitulah mereka garap. Sehinggan itu akan mempengaruhi dampak lingungan,” tandas Jhon Rende M Ketua komisi D

Politisi partai Golkar tersebut juga menilai kedua perusahaan yang mengantogin izin pertambangan juga melabrak aturan dalam melaksanakan penambangan.

Menurutnya kedua perusahaan tersebut cenderung lebih memburu potensi banyaknya nikel, mengeruk sebanyak-banyaknya tanpa memperhitungkan dampak lingkungan yang akan terjadi di sekitar wilayah penambangan.

Baca Juga  Mister Donut Resmi Buka Gerai ke-23 di Makassar, Sekda Zulkifly Sebut Iklim Investasi Makin Kondusif

“Kami juga menilai jika perusahaan tersebut dalam sistem penanganan lingkungan sangat rendah. Sehingga saya kemarin katakan bahwa kalau memang kalian tidak melakukan sesuai dengan aturan-aturan yang ada itu maka perusahaan kalian itu akan kita tutup untuk sementara,” kata Jhon.

Hingga kata dia hal tersebut juga telah disampaikan kepada pihak pemerintah Provinsi melalui dinas pertambangan dan lingkungan hidup melakukan penyegelan produksi.

Baca Juga  Petani Curhat ke Syahar Soal Infrastruktur Pertanian

“Jangan dibawa ke pelabuhan tapi dicarikan tempat yang lebih aman supaya hasil di atas ini kita kurangi beban,” ucapnya.

Ia mengaku dalam waktu dekat akan melakukan kunjungan di daerah tersebut pada 27 Januari. Kunjungan ini untuk memastikan secara langsung kondisi yang terjadi disana agar ada langkah konkret. (Upi)

 Komentar

Berita Terbaru
Parlemen05 November 2026 18:33
Syamsul Rizal Bedah Sosialisme Islam di Makassar, Prof Tahir Kasnawi Sebut Sejalan dengan Pancasila
MAKASSAR, Trotoar.id — Keadilan ekonomi, ketimpangan sosial, dan keberpihakan terhadap masyarakat kecil menjadi sorotan dalam kegiatan sosialisasi d...
Metro05 November 2026 15:18
HUT ke-419 Makassar, Diskominfo Siapkan Dua Award untuk Perkuat Komunikasi dan Layanan Publik
MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Kota Makassar menyiapkan dua ajang penghargaan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-419 Kota Makass...
Politik05 November 2026 15:05
Aktivis FRAKSI Sebut Isu Dasco Jadi Cawapres sebagai Pengalihan Isu, Minta Kasus Penyadapan Diusut Tuntas
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Munculnya isu Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad bakal menjadi calon wakil presiden menuai sorotan di tengah mencuatnya kas...
Metro05 November 2026 11:14
HUT ke-419 Makassar, Pasar Murah Tawarkan Paket Sembako Rp63 Ribu di Lima Kecamatan
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Pemerintah Kota Makassar menghadirkan program pasar murah sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-...