Dihari Peringatan HJL/HPRL IDP : Luwu Raya Bersinergi Tanpa Batas

Suriadi
Suriadi

Sabtu, 23 Januari 2021 17:12

Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani Menghadiri Puncak perayaan Hari Jadi Tana Luwu dan Hari Perjuangan Rakyat Luwu
Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani Menghadiri Puncak perayaan Hari Jadi Tana Luwu dan Hari Perjuangan Rakyat Luwu

TROTOAR.ID, MASAMBAPeringatan Hari Jadi Tana Luwu (HJL) ke 753 dan Hari Perlawanan Rakyat Luwu (HPRL) ke-75.

Dalam sambutanya Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani menegaskan, empat komponen pemerintah daerah di Luwu Raya menjunjung sinergitas, mewujudkan Luwu aman dan damai.

Perayaan peringatan HJL/HPRL yang dipusatkan di Kantor Bupati Luwu Utara berlangsung lancar, dihadiri Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, anggota DPRD Provinsi, perwakilan pimpinan kepala daerah yang ada di tana Luwu, forkopimda Luwu Utara, hingga sejumlah tokoh adat.

Dalam sambutanya, Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani (IDP) menyampaikan, empat komponen pemerintahan di tanah Luwu, yakni pemerintahan Kabupaten Luwu, Kota Palopo, Luwu Utara, dan Luwu Timur, selalu menjunjung sinergitas dalam melayani masyarakat.

“Tema HJL dan HPRL kali ini, adalah sinergi tanah Luwu aman dan sehat. Bersinergi tanpa batas menciptakan rasa aman, dari berbagai hal dan bersinergi sehat. Apalagi kita saat ini masih dalam situasi pandemi, sinergitas sangat dibutuhkan untuk memutus mata rantai virus covid-19 ini,” kata Indah. Sabtu (23/01/2021)

Dia menambahkan, di tanah Luwu ini ada tiga simbol yang menjadi pegangan di setiap daerah yang ada di Luwu Raya. Simbol payung, badik dan simbol pohon sagu. Simbol payung menggambarkan, bagaimana pemerintah melindungi masyarakatnya.

“Saat musim hujan, pemerintah wajib memastikan warga tidak kehujanan, saat musim panas pun masyarakat kita tidak kepanasan. Dan paling penting juga, dimasa paceklik tak ada masyarakat kita yang kelaparan,” tutur Bupati Perempuan Pertama di Sulsel itu.

” Simbol badik sendiri terkandung nilai kesatria yang menjunjung harkat, martabat dan harga diri. Sedangkan pohon sagu melambangkan, ketersediaan pangan yang melimpah,” sambung Indah.

Momentum peringatan HJL/HPRL ini kata Indah, diharapkan seluruh masyarakat Luwu bisa mengambil pelajaran dan mencontoh semangat para pejuang yang berjuang mempertahankan tanah Luwu.

Dalam pelaksanaan HPRL/HJL ini, juga diberlakukan protokol kesehatan yang ketat, bahkan semua tamu undangan menyertakan surat keterangan bebas Covid-19.(*)

Penulis : Sar

 Komentar

Berita Terbaru
Metro18 April 2026 13:17
30 Tahun Kuasai Fasum, 40 PKL “Cat Kuning” di Jalan Tinumbu Bongkar Mandiri Tanpa Konflik
MAKASSAR, Trotoar.id – Setelah puluhan tahun menempati fasilitas umum, sekitar 40 pedagang kaki lima (PKL) di Jalan Ujung Tinumbu, Kecamatan Bontoal...
Politik18 April 2026 11:32
Musda Golkar Haed To Haed, APPI Kumpul 21 DPD II
MAKASSAR, Trotoar.id – Peta kekuatan jelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Sulawesi Selatan kian mengerucut. Dukungan terhadap Munafri Arif...
Hukum18 April 2026 10:56
Andi Ina Bantah Terlibat Dalam Kasus Bibit Nanas
MAKASSAR, Trotoar.id – Mantan Ketua DPRD Sulawesi Selatan, Andi Ina Kartika Sari, dengan tegas membantah keterlibatannya dalam kasus dugaan korupsi ...
Parlemen18 April 2026 00:19
Isu Layanan Publik dan Sampah Mengemuka, Irwan Hasan Dorong Warga Mariso Lebih Aktif
MAKASSAR, Trotoar.id – Persoalan pelayanan publik hingga darurat sampah kembali menjadi sorotan dalam kegiatan penyelenggaraan pemerintahan daerah y...