RS Pusat Otak Nasional Bakal Dibangun di Makassar

Suriadi
Suriadi

Minggu, 18 April 2021 18:45

Pertemuan Dirjen Yankes Kementerian Kesehatan dengan Plt Gubernur Sulsel.
Pertemuan Dirjen Yankes Kementerian Kesehatan dengan Plt Gubernur Sulsel.

TROTOAR.id—Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Andi Sudirman Sulaiman, mengaku siap mensupport rencana pembangunan Rumah Sakit Pusat Otak Nasional di Sulsel. Rumah Sakit Pusat Otak Nasional akan dibangun oleh Kementerian Kesehatan RI. 

Hal tersebut diungkapkan Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan (Yankes) Kementerian Kesehatan RI, Prof dr Abdul Kadir, didampingi Neurolog RS PON Jakarta, dr Nizar Yamanie dan Neurolog, dr Azhari, saat melakukan pertemuan dengan Plt Gubernur Sulsel, di Rujab Wagub Sulsel, Sabtu, 17 April 2021.

Turut hadir mendampingi Plt Gubernur Sulsel, diantaranya Asisten I Bidang Pemerintahan Pemprov Sulsel, Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan Pemprov Sulsel, Kepala Dinas Kesehatan Sulsel, Kepala BKAD Sulsel, dan Direktur RS Dadi.

Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan (Yankes) Kementerian Kesehatan RI, Prof dr Abdul Kadir, mengatakan, pihaknya ingin melaporkan, ada keinginan Menteri Kesehatan untuk membangun Rumah Sakit Pusat Otak Nasional di Makassar.

Baca Juga  Buka Kongres Nasional PDPI, Plt Gub Sulsel Akui Dokter Paru Banyak Membantu di Masa Krisis Awal Pandemi

Nantinya, Rumah Sakit Pusat Otak Nasional ini menjadi rumah sakit otak kedua di Indonesia, setelah Rumah Sakit Otak Nasional di Jakarta. 

“Kami mohon bantuan Bapak Plt Gubernur untuk merealisasikan rencana pembangunan rumah sakit ini. Dan kami siapkan anggaran sekitar Rp 900 miliar untuk bangunan gedung dan peralatan rumah sakit,” ungkapnya.

Bangunan RS Pusat Otak Nasional ini, kata dia, bisa berstandar internasional. Bahkan rumah sakit ini, bisa menjadi peluang besar untuk Sulsel, karena akan melayani masyarakat di Indonesia bagian timur. 

Ia pun berterima kasih atas penerimaan dan dukungan Plt Gubernur Sulsel dalam mendukung percepatan pembangunan Rumah Sakit Pusat Otak Nasional di Makassar.

Ditambahkan, Neurolog RS PON Jakarta, dr Nizar Yamanie mengaku, persetujuan dari Plt Gubernur menjadi kabar gembira untuk percepatan pembangunan rumah sakit ini. Ia pun memuji infrastruktur di Sulsel, khususnya di Makassar yang berkembang pesat. 

Baca Juga  Dampingi Panglima TNI Tinjau Gereja, Plt Gubernur Minta Masyarakat Percayakan Pengamanan Ke TNI Polri

“Makassar ini akan jadi central Indonesia Timur. Banyak potensi di Sulsel. Aman Indonesia jika Gubernurnya (Andi Sudirman Sulaiman) seperti ini,” katanya.

Sementara itu, Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, mengaku, Pemerintah Provinsi Sulsel menyiapkan beberapa lokasi untuk pembangunan rumah sakit. “Sulawesi Selatan nyatakan siap untuk pembangunan Rumah Sakit Pusat Otak Nasional ini. Kami senang dengan ide ini,” imbuhnya.

Apalagi, kata dia, banyak aset Pemprov Sulsel yang bisa dimanfaatkan untuk digunakan. Yang nantinya bisa dihibahkan untuk pembangunan rumah sakit ini.

Andi Sudirman pun memaparkan beberapa progres pembangunan di Sulsel. Diantaranya, Makassar New Port yang menjadi pelabuhan terbesar, bahkan kapal 400 meter bisa bersandar, serta transportasi lainnya yang terus dikembangkan seperti bandara dan kereta api.

Baca Juga  Ketua KNPI Sulsel Arham Basmin: Dukung Penuh Kepolisian Berantas Narkoba

“Untuk lahannya, kita bisa buatkan hibah bangunan dan kerjasamakan. Kita ingin nantinya rumah sakit ini dikelola BUMN, karena ini beresiko. Saya tidak mau menetapkan kebijakan yang jika itu nantinya bisa berubah (pergantian kepemimpinan),” katanya.

Ia pun mengaku, senantiasa menerima kembali kunjungan rombongan Kementerian Kesehatan. “Anytime, kapan saja, saya selalu terbuka. Saya siap menerima, yang penting untuk masyarakat banyak. Mari kita sama-sama kerjakan,” tegasnya.

Diketahui, tingkat kesakitan karena stroke (serangan otak) yang cukup tinggi, maka diperlukan rumah sakit yang khusus dan secara komprehensif menangani masalah kesehatan otak dan saraf (neurologi). Stroke juga menjadi salah satu tertinggi tingkat penyebab kematian terbanyak di rumah sakit di Indonesia. (AA/Srf)

 Komentar

Berita Terbaru
News02 November 2026 23:15
Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif Berduka, Kehilangan Sahabat Lama Arifuddin Daeng Situju
SIDRAP, Trotoar.id — Kepergian wartawan senior Arifuddin Daeng Situju pada Senin (2/11/2026) malam menyisakan duka mendalam bagi Bupati Sidenreng Ra...
Metro02 November 2026 18:32
Pemprov Sulsel Dukung Penguatan Literasi Keuangan Syariah, PELITA Diluncurkan di Makassar
MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mendorong penguatan literasi dan inklusi keuangan syariah sebagai salah satu upaya mempe...
Metro02 November 2026 16:29
Sulsel Jadi Tuan Rumah IIFS 2026, Andi Sudirman Dorong Produk Daerah Tembus Pasar Global
MAKASSAR, Trotoar.id — Sulawesi Selatan mendapat momentum strategis untuk memperluas peran dalam industri halal global. Menjadi tuan rumah Indonesia...
Metro02 November 2026 16:25
Disperkim Makassar Targetkan 419 Rumah Rampung, Jadi Kado HUT ke-419 untuk Warga
MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Kota Makassar menyiapkan program bedah rumah sebagai salah satu bentuk kepedulian terhadap masyarakat berpenghasil...