‘Prank’ Sumbangan Rp2 T, Natalius Pigai: Polda Tidak Cermat, Institusi Negara Dilecehkan, Marwah Negara Jatuh

Awal Febri
Awal Febri

Senin, 02 Agustus 2021 22:27

Natalius Pigai.
Natalius Pigai.

TROTOAR.ID, JAKARTA – Terkait sumbangan bodong diberikan oleh keluarga Akidi Tio ke Provinsi Sumatera Selatan. Eks Komisioner Komnas HAM Natalius Pigai mengatakan bahwa Polda tidak cermat dalam menyelidiki kebenaran uang sumbangan tersebut.

Harusnya, kaya dia, dalam kasus ini melibatkan institusi intelijen untuk menyelidiki kebenarannya.

Karena kelalaian tersebutlah, tambahnya, sehingga kasus ini mencederai dan melecehkan institusi negara.

Bahkan, kata Natalius bahwa ini menjatuhkan marwah negara. Meski begitu. Menurutnya hal tersebut tak berkaitan dengan pimpinan Polri.

“Polda tdk cermat selidiki kebenaran info. Seharusnya menggunakan institusi intelijen utk selidiki kebenaran. Krn kelalaian tsb intitusi negara telah dilecehkan. Marwah negara jg jatuh. Meskipun demikian hrs disadari ini tdk ada kaitan dgn Pimpinan Polri,” tulisnya di Twitter, Senin (2/8).

Sebelumnya, Kepolisian Daerah Sumatera Selatan memeriksa anak Akidi Tio pada Senin, 2 Agustus 2021.

Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Selatan Inspektur Jenderal Eko Indra Heri membenarkan adanya pemeriksaan ini. 

“Sedang kami dalami,” kata Eko ketika dihubungi pada Senin, 2 Agustus 2021.

Ketika ditanya benarkah pemeriksaan ini berhubungan soal sumbangan bodong, Eko mengatakan tim masih bekerja. “Tim masih bekerja,” ujarnya.

Beberapa hari yang lalu, keluarga pengusaha asal Aceh, Akidi melalui dokter keluarganya, Hardi Darmawan, menyumbang uang tunai senilai Rp 2 triliun ke Provinsi Sumatera Selatan untuk membantu penanganan covid di daerah tersebut. (Al)

 Komentar

Berita Terbaru
Politik02 September 2026 22:38
Gerindra Makassar Datangi Korban Kebakaran Asrama Kodam Mattoangin, Salurkan Bantuan Sembako
MAKASSAR, Trotoar.id — Di tengah duka warga yang kehilangan tempat tinggal akibat kebakaran, kepedulian datang dari berbagai pihak. Salah satunya da...
Parlemen02 September 2026 22:35
Tempuh Perjalanan 14 Jam ke Sorowako, Bapemperda DPRD Sulsel Perjuangkan PAD dari Sektor Pertambangan
SOROWAKO, Trotoar.id — Perjalanan lebih dari 14 jam bukan menjadi penghalang bagi Pimpinan dan Anggota Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperd...
Metro02 September 2026 22:32
Setahun Tragedi DPRD Makassar, Appi: Nyawa yang Hilang Tak Akan Pernah Terlupakan
MAKASSAR, Trotoar.id — Setahun telah berlalu sejak tragedi yang terjadi di lingkungan DPRD Kota Makassar pada 29 Agustus 2025. Namun, luka dan kehil...
Daerah02 September 2026 22:26
Bisa Orasi Jadi Ruang Gagasan, Bupati Syaharuddin Ajak Warga Sidrap Lawan Stigma dengan Karya
MAKASSAR, Trotoar.id — Sebuah daerah tidak seharusnya dikenal karena ulah segelintir orang. Identitas sebuah daerah dibangun dari kerja keras, prest...