Dua Pejabat Pemprov Sulsel di Pengadilan Dalam Kasus NA

ANTI CIBOL
ANTI CIBOL

Kamis, 23 September 2021 17:03

Sejumlah Saksi Hadir Dalam Sidang Lanjutan dugaan Kasus suap dan Gratifikasi Nurdin Abdullah
Sejumlah Saksi Hadir Dalam Sidang Lanjutan dugaan Kasus suap dan Gratifikasi Nurdin Abdullah

Trotoar.id, Makassar — Sidang terdakwa Kasus dugaan suap dan Gratifikasi pada lingkup pemerintah provinsi si Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah kembali digelar 

Kali ini jaksa Penuntut umum (JOU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengafirkan lima orang sebagai saksi dalam  sidang lanjutan terhadap Te dakwa Nurdin Abdullah, dan Edy Rahmat kamis 23 September 2021.

Lima saksi yang di hadirikan oleh JPU KPK dua diantaranya mentan pejabat eselon II Pemprov Sulsel yakni Idham Kadir (kepala Biro Umum Setda Sulsel), dan Junaedi B (PNS).

Baca Juga  NA dan Lies Buka Puasa Bersama 300 Penyandang Disabilitas

dan tiga dari pihak Swasta Yusuf Tyos (direktur PT Multi Trading Pratama), Meikewati (direktur keuangan PT Multi Trading Pratama), 

Selain kelimanya satu saksi yakni komisaris utama PT Karya Pare Sejahtera hadir secara virtual karena sedang berada di jakarta menjalani pengobatan. 

Kehadiran para saksi, dihadirkan untuk memberi keterangan dalam sidang kasus Suap dan dugaan gratifikasi Gubernur non Aktif Nurdin Abdullah yang digelar di ruang sidang Harifin Tumpah Pengadilan Negeri Makassar 

Baca Juga  Korbannya Tewasnya Terkena Busur, Polisi Amankan 20 Orang Terduga Pelaku Penyerangan

Dimana Nurdin Abdullah Mantan Bupati Bantaeng dua periode tersebut didakwa telah melakukan dugaan tindak pidana korupsi dan diancam dengan sanksi hukuman minimal empat tahun penjara dan maksimal 12 tahun penjara sebagaimana diatur dalam Pasal 12 huruf a Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999, tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang RI Nomor 20 Tahun 2001.

Baca Juga  Bertemu Pimpinan KPK, Pansus Hak Angket Laporkan Perjalanan Dinas Fiktif NA dan TGUPP

Pada kasus tersebut Nurdin Abdullah tidak sendiri, dimana KPK juga menyeret mantan sekretaris Dinas PUTR yang juga mantan bawahan Nurdin Abdullah saat menjabat sebagai Bupati Bantaeng, dan Agung sucipto yang telah di bonus 2 tahun sebagai pemberian suap

Penulis : Ady

 Komentar

Berita Terbaru
Parlemen01 November 2026 17:13
Pengawasan APBD di Wajo, Sufriadi Arif Respons Keluhan Warga soal Pemadaman Listrik
WAJO, Trotoar.id — Wakil Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Sufriadi Arif, turun langsung menemui masyarakat dalam agenda Pengawasan Pelaksanaan ...
Metro01 November 2026 15:17
Ribuan Warga Ikuti Jalan Sehat Anti Mager, Gubernur Sulsel dan Kepala OJK Gaungkan Literasi Keuangan Syariah
MAKASSAR, Trotoar.id — Ribuan masyarakat memadati kawasan depan Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Selatan, Minggu (1/11/2026), untuk mengikuti kegiata...
Metro01 November 2026 14:46
Buka Liga Lorong XII Barru, Abustan Dorong Pembinaan Sepak Bola Sejak Usia Dini
BARRU, Trotoar.id — Wakil Bupati Barru, Abustan Andi Bintang, mendorong penguatan pembinaan sepak bola sejak usia dini sebagai upaya melahirkan tale...
Politik01 November 2026 14:22
Patarai Amir Jadi Bakal Calon Tunggal Ketua Golkar Maros, Kantongi 14 Dukungan PK
MAROS, Trotoar.id — Peta persaingan menuju kursi Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Maros mulai mengerucut. Patarai Amir resmi diumumkan sebagai b...