Wabup Edy Manaf Dorong Pengembangan Tanaman Manggis

ANTI CIBOL
ANTI CIBOL

Rabu, 13 Oktober 2021 18:35

Wabup Edy Manaf Dorong Pengembangan Tanaman Manggis

BULUKUMBA – Buah Manggis yang merupakan salah satu komoditas hortikultura juga memiliki prospektif dalam mendukung perekonomian, kesehatan, serta peningkatan kesejahteraan petani khususnya di Kabupaten Bulukumba. Untuk itu Balai Besar Karantina Pertanian (BBKP) Makassar menggelar sosialisasi Peraturan Karantina Pertanian dan Persyaratan Ekspor Buah Manggis, rabu (13/10/2021).

Jumlah populasi tanaman manggis di Kabupaten Bulukumba yakni kurang lebih 116.272 pohon yang ditanam dalam luas area 1.162 hektar, olehnya itu Wabup Edy Manaf menilai bahwa potensi komoditas manggis di Kabupaten Bulukumba sangat besar.

Manfaat buah manggis pun dikatakan Wabup banyak memiliki khasiat jika dikonsumsi, dimana hal tersebut dapat dijadikan tren untuk menjaga kesehatan, serta potensi lainnya dapat dijadikan bahan baku dalam berbagai industri, baik minuman, kosmetik, dan biofarma.

Baca Juga  Wabup Sidak! Temukan Tenaga Non-ASN Menumpuk di RSUD

“Saya melihat manggis itu adalah tanaman yang sampai kulitnya bisa dimanfaatkan, dan saya pun salah satu mengkonsumsi saripati manggis,” ungkap Wabup.

Wabup juga mengungkapkan jumlah populasi tanaman manggis yang sudah berproduksi di Kabupaten Bulukumba berjumlah 76.707 pohon, sementara untuk ekspor buah manggis di Kabupaten Bulukumba pada tahun 2019 sebanyak 937 kilogram, dan pada tahun 2021 ini mengalami peningkatan yang cukup tinggi yakni sebanyak 8.037 kilogram.

Olehnya itu dirinya mengajak untuk bersama-sama mengembangkan potensi perekonomian melalui peningkatan produktivitas komoditas unggulan di bidang pertanian dan pengembangan perdagangan industri sehingga Kabupaten Bulukumba dapat menjadi daerah yang mandiri.

Baca Juga  Resmi Maju Perseorangan, IKRAR Setor 25.555 Dukungan KTP

Sementara itu, Kepala BBKP Makassar H. Lutfi Nasir mengungkapkan, komoditas manggis di Kabupaten Bulukumba sangat luar biasa, lahan areal tanaman manggis cukup luas. Namun produksi manggis di kabupaten Bulukumba kata Lutfi banyak yang tidak layak ekspor disebabkan dengan berbagai macam tidak terpenuhinya persyaratan ekspor, baik hal teknis maupun kelengkapan dokumen.

Adapun persyaratan untuk memenuhi ekspor buah yaitu harus berasal dari kebun yang teregistrasi, rumah kemas yang sudah teregistrasi dan bebas dari Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT) seperti lalat buah, kutu putih, semut, dan tungau.

Baca Juga  Aklamasi, Edy Manaf Terpilih Sebagai Ketua Kwarcab Pramuka

Syarat lainnya yakni pengemasan dan pelabelan harus dilakukan di rumah kemas yang teregistrasi serta sesuai dengan SOP ekspor, serta harus dilakukan pemeriksaan karantina tumbuhan untuk keperluan penerbitan Phytosanitary Certificate atau Sertifikat Kesehatan Tumbuhan.

“Kedepannya, kami bersama PT. Tanto Dynamic International selaku satu satunya eksportir di Sulawesi selatan akan terus melakukan pendampingan kepada petani-petani kita,” ungkap Lutfi.

Kegiatan tersebut dihadiri Wabup H. A. Edy Manaf S.Sos, Kepala Balai Besar Karantina Pertanian H. Lutfi Nasir S.H beserta jajaran, para Kepala OPD Terkait, Pimpinan dan jajaran PT. Tanto Dynamic International, para Pendamping Tani, serta sejumlah Petani Manggis di Kabupaten Bulukumba. (Alam)

 Komentar

Berita Terbaru
Metro02 November 2026 18:32
Pemprov Sulsel Dukung Penguatan Literasi Keuangan Syariah, PELITA Diluncurkan di Makassar
MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mendorong penguatan literasi dan inklusi keuangan syariah sebagai salah satu upaya mempe...
Metro02 November 2026 16:29
Sulsel Jadi Tuan Rumah IIFS 2026, Andi Sudirman Dorong Produk Daerah Tembus Pasar Global
MAKASSAR, Trotoar.id — Sulawesi Selatan mendapat momentum strategis untuk memperluas peran dalam industri halal global. Menjadi tuan rumah Indonesia...
Metro02 November 2026 16:25
Disperkim Makassar Targetkan 419 Rumah Rampung, Jadi Kado HUT ke-419 untuk Warga
MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Kota Makassar menyiapkan program bedah rumah sebagai salah satu bentuk kepedulian terhadap masyarakat berpenghasil...
Politik02 November 2026 16:01
Golkar Sulsel Bergerak hingga Akhir 2026, IAS Bidik 22 Kursi di DPRD Provinsi
MAKASSAR, Trotoar.id — Sebulan terakhir, perhatian publik politik di Sulawesi Selatan tertuju pada Partai Golkar.  Partai berlambang pohon beringin...