Rekrutmen PPPK Prioritaskan Guru Honorer yang Sudah Lama Mengabdi

Awal Febri
Awal Febri

Jumat, 22 Oktober 2021 20:38

Rekrutmen PPPK Prioritaskan Guru Honorer yang Sudah Lama Mengabdi

SINJAI – Perhatian pemerintah pusat terhadap kesejahteraan guru disambut Bupati Sinjai, Andi Seto Asapa (ASA) dengan tangan terbuka, lantaran Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) Republik Indonesia kembali akan melaksanakan rekruitmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Kabar gembira ini disampaikan Bupati ASA usai melakukan kunjungan kerja ke Kemendikbud Ristek Direktorat Jenderal (Dirjen) Pendidikan dan Kebudayaan didampingi Kepala Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Aparatur (BKPSDMA) Sinjai, Lukman Mannan, Kamis 22 Oktober 2022 kemarin.

Bupati ASA mengatakan, dalam kunjungan ini sudah jelas perekrutan untuk PPPK guru akan kembali dilaksanakan, sebab kuota dari program satu juta guru Kemendikbud Ristek belum terpenuhi.

Baca Juga  Dipukul Mundur Polisi, Massa Aksi Bakar LED di Depan Kantor Gubernur

Begitupun kondisi di kabupaten Sinjai, dari 890 kuota yang disiapkan tahun ini, informasi yang dihimpun masih banyak yang belum lulus PPPK guru. 

“Khususnya untuk guru honor yang tidak lulus karena informasi dari BKPSDMA masih banyak. Insya Allah akan dites lagi formasi yang masih kosong di sekolah yang ada,” ungkap Bupati ASA, Jumat (22/10/2021)

Banyak faktor yang menyebabkan guru honorer gagal lulus PPPK kata Bupati ASA, salah satunya banyaknya guru honorer yang sudah lama mengabdi di sekolah yang bersangkutan, malah mendaftar ke formasi sekolah lain.

Baca Juga  Munafri Lantik 6.936 PPPK Pemkot Makassar, Tegaskan Integritas dan Komitmen Pelayanan Publik

Padahal kata Bupati ASA, pemerintah pusat telah memprioritaskan pengangkatan PPPK kepada tenaga guru honorer di tempat mereka mengajar, tidak perlu mendaftar lintas sekolah.

Sebagai contoh, dalam satu sekolah terdapat 6 formasi kosong sedangkan hanya 4 guru honorer, maka 4 guru honorer ini tidak perlu lagi mendaftar di formasi sekolah lain karena sudah jelas diprioritaskan atau masuk kategori afirmasi.

Mereka hanya perlu lulus dalam ujian Seleksi Kompetensi Dasar (SKD). Apalagi passing grade formasi reguler dan afirmasi kata Bupati ASA sudah pasti jauh berbeda.

Baca Juga  Bersama RMS, Menteri BUMN Rini Soemarno: Ini Sidrap, Bukan Eropa

“Sebenarnya pemerintah pusat memprioritaskan guru honor yang sudah lama mengabdi di sekolah tersebut. Ini yang mungkin kurang tersampaikan ke guru honorer kita yang melamar PPPK. Informasinya baru kita tahu juga saat kunjungan ke Kementerian,” jelasnya.

Untuk itu, Bupati ASA berharap dalam perekrutan PPPK gelombang selanjutnya para guru honorer bisa memperhatikan ini, sehingga dapat terakomodir dalam program satu juga guru Kemendikbud.

“Mudah-mudahan yang belum lulus di tahap pertama bisa lulus di tahap kedua, teman-teman yang sudah mengabdi lama hanya perlu bersaing dengan diri sendiri, ” jelasnya.

Penulis : Ltf/Al

 Komentar

Berita Terbaru
Politik06 November 2026 22:26
Ribuan Massa Padati Harlah ke-15 NasDem di Sidrap, 212 Kader Penggerak Resmi Dilantik
SIDRAP, TROTOAR.ID — Peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-15 Partai NasDem di Sulawesi Selatan menjadi momentum konsolidasi kekuatan politik partai hin...
Metro06 November 2026 21:02
IPM Sulsel 2026 Tembus 76,66, Bone Catat Pertumbuhan Tertinggi
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Kualitas pembangunan manusia di Sulawesi Selatan menunjukkan tren positif. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Indeks Pemban...
Politik06 November 2026 16:39
IAS Minta Pengurus Golkar Sulsel Melek Media dan Digital, Jangan Gagap Zaman
JAKARTA, TROTOAR.ID — Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan, Ilham Arief Sirajuddin (IAS), meminta seluruh jajaran pengurus dan kader Golkar di...
Daerah06 November 2026 15:36
Langkah Sidrap Membangun Kesejahteraan Berbuah Anugerah Cita Negeri 2026
JAKARTA, TROTOAR.ID — Upaya Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, meningkatkan kualitas kesehatan, da...