DAERAH

Wali Kota Soroti PDAM Makassar: Pegawainya 1.028 Orang Tapi Tingkat Kehilangan Air Capai 52 Persen

Suriadi
Suriadi

Selasa, 11 Januari 2022 15:38

Saat Tim Percepatan Penataan BUMD Kota Makassar melakukan pelaporan kepada Wali Kota Makasaar Danny Pomanto.
Saat Tim Percepatan Penataan BUMD Kota Makassar melakukan pelaporan kepada Wali Kota Makasaar Danny Pomanto.

MAKASSAR – Tim Percepatan Penataan BUMD Kota Makassar melaporkan matriks target dan rencana penataan masing-masing BUMD kepada wali kota dan wakil wali kota Makassar, Selasa (11/1/20222). 

Berbagai langkah yang akan dilakukan yakni transformasi dan restrukturisasi kelembagaan, penataan SDM, penempatan pegawai, rekrutmen dan rasionalisasi pegawai, penguatan tata kelola perusahaan, perbaikan business plan, pembenahan dan kewajiban layanan.

Selain rencana kerja umum, tim percepatan juga melaporkan rencana kerja spesifik pada BUMD tertentu.

“Secara spesifik misalnya rencana untuk membuat PD Parkir dan PD Pasar menjadi Perseroda. Kita akan melakukan FGD mengundang para ahli untuk melakukan transformasi dan restrukturisasi BUMD,” kata Anggota Tim Percepatan Prof Aminuddin Ilmar.

Baca Juga  Sekda Sidrap Kukuhkan 30 Paskibraka

Wali Kota Makassar Moh Ramdhan “Danny” Pomanto memberi beberapa catatan kepada sejumlah BUMD Kota Makassar.

Untuk RPH, Danny berharap ke depan akan ada transformasi dari yang dulu hanya pemotongan menuju produksi daging hasil pemotongan untuk menggenjot produktivitas.

“Untuk BPR, mengapa tidak ada cita-cita BPR jadi Bank Devisa. Mestinya ada terobosan atau daya ledak dari BPR. Terobosan modal dan kepercayaan itu penting,” kata wali kota Makassar dua periode itu.

Baca Juga  PJ Bupati Sidrap Pantau Harga Sembako Jelang Ramadhan

Kepada PD Pasar, Danny berharap ke depan tidak ada lagi pedagang resmi dan tidak resmi. Memaksimalkan fungsi pasar dengan terobosan, misalnya sampah pasar bisa diolah kembali. Seperti halnya dengan organisasi pasar yang memadai. 

Di PDAM, Danny Pomanto menyoroti banyaknya pegawai yang jumlahnya mencapai 1.028 orang. Sementara tingkat kehilangan air mencapai 52 persen.

“Di PD Parkir juga mestinya ada evaluasi. Apa sih yang paling lemah di parkir, seperti misalnya pada kolektor dana,” jelasnya.

Danny juga meminta pengelolaan terminal ke depan dilakukan lebih profesional. Secara umum Danny meminta adanya inovasi dan produktivitas yang lebih baik di semua perumda.

Baca Juga  Dinilai Baik, Program READSI di Luwu Utara Diperpanjang Sampai 2025

Sementara itu, Wakil Wali Kota Makassar Fatmawati Rusdi berharap ke depan, BUMD Makassar lebih banyak melibatkan tim ahli. Harapannya, akan memberikan masukan untuk peningkatan produktivitas dan layanan.

“Jadi semua kebijakan yang diambil melalui kajian ahli yang sehingga efektif dan efisien untuk peningkatan produktivitas,” tutup Fatma.

Rapat yang digelar di Ruang Sipakatau Balaikota Makassar ini dihadiri tim Percepatan Penataan BUMD Makassar dan para  direksi BUMD. [Alam]

 Komentar

Berita Terbaru
Politik03 November 2026 22:04
Hastang Mattanete Pimpin Golkar Pinrang, IAS Bidik Penambahan Kursi pada Pemilu 2029
PINRANG, Trotoar.id — Regenerasi kepemimpinan Partai Golkar Kabupaten Pinrang resmi memasuki babak baru. Hastang Mattanete ditetapkan sebagai Ketua ...
Politik03 November 2026 15:12
Musda Golkar Enrekang Ditunda, Calon Ketua Belum Kantongi Diskresi
MAKASSAR, Trotoar.id — Pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar Kabupaten Enrekang yang dijadwalkan berlangsung Selasa (3/11/2026) res...
News02 November 2026 23:15
Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif Berduka, Kehilangan Sahabat Lama Arifuddin Daeng Situju
SIDRAP, Trotoar.id — Kepergian wartawan senior Arifuddin Daeng Situju pada Senin (2/11/2026) malam menyisakan duka mendalam bagi Bupati Sidenreng Ra...
Metro02 November 2026 18:32
Pemprov Sulsel Dukung Penguatan Literasi Keuangan Syariah, PELITA Diluncurkan di Makassar
MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mendorong penguatan literasi dan inklusi keuangan syariah sebagai salah satu upaya mempe...