Reses di Bantimurung, Muzayyin Perhatikan Tiga Hal Ini

ANTI CIBOL
ANTI CIBOL

Senin, 07 Februari 2022 21:41

Reses di Bantimurung, Muzayyin Perhatikan Tiga Hal Ini

Trotoar.id, Makassar — Memasuki Reses Masa Persidangan II Tahun 2021/2022, Wakil Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Selatan Muzayyin Arif menggelar Reses dan Temu Konstituen di Desa Mattoanging Kecamatan Bantimurung, Maros. (5/2/2022).

Tujuan reses adalah mendengar. Berbeda dengan kegiatan lainnya, dalam menyerap aspirasi masyarakat, anggota dewan akan lebih banyak mendengar.

“Sebagai masyarakat menyampaikan hal yang bisa saya bawa kembali ke DPRD,” ujarnya.

Muzayyin juga menyampaikan bahwa ada dua tugas anggota dewan. Pertama, turun ke masyarakat mendengar hal-hal yang menjadi kebutuhannya. Kedua, berbicara kepada pemerintah Provinsi, melihat mana yang bisa diwujudkan dari keinginan yang telah masyarakat sampaikan.

Baca Juga  Tender Stadion Mattoangin gagal terus, Dewan Sebut Pemprov Tidak Serius

Menurutnya ada tiga hal yang menjadi perhatian utama; Pendidikan, Pengembangan Ekonomi, dan Pembinaan Keagamaan.

Kewenangan Pemerintah Provinsi adalah di tingkat SMA sederajat. Pemerintah memprioritaskan perhatian terhadap pendidikan, sehingga tidak ada lagi anak yang kesulitan untuk melanjutkan pendidikan di jenjang yang lebih tinggi.

Baca Juga  Bahas Perda Pengelolaan Sampah, Cicu Diskusi Dengan Warga

“Bahwa kalau ada yang penting untuk diperhatikan bagi kehidupan kita bermasyarakat, maka perhatikan pendidikan anak-anak kita,” tutur pria yang akrab disapa MA itu.

Di bidang ekonomi, Muzayyin berpesan agar memperhatikan sumber-sumber ekonomi masyarakat. Lahan pertanian agar dimaksimalkan produktivitasnya, saluran irigasi untuk mengairi sawah para petani yang menjadi kewenangan. Bendungan yang ada di Bantimurung agar dioptimalkan.

Baca Juga  Ketersediaan dan Kesehatan Ternak di Sinjai Jelang Hari Raya Idul Adha Aman

“Bagaimana agar masyarakat bisa menjangkau atau mengakses sumber-sumber ekonomi dengan baik,” imbuhnya. Muzayyin juga sebagai Koordinator Komisi E membidangi Kesejahteraan Rakyat.

Selanjutnya, putra asal Maros itu mengingatkan bahwa hal yang paling penting untuk tidak boleh luput adalah perhatian terhadap agama.

“Pendidikan bisa menciptakan anak-anak punya ilmu yang luas dan ekonomi bisa mensejahterakan, tapi keduanya tidak dapat mendatang kebahagiaan. Satu-satunya sumber ketenangan adalah agama,” tutupnya.

Penulis : Alam

 Komentar

Berita Terbaru
Politik06 November 2026 16:39
IAS Minta Pengurus Golkar Sulsel Melek Media dan Digital, Jangan Gagap Zaman
JAKARTA, TROTOAR.ID — Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan, Ilham Arief Sirajuddin (IAS), meminta seluruh jajaran pengurus dan kader Golkar di...
Daerah06 November 2026 15:36
Langkah Sidrap Membangun Kesejahteraan Berbuah Anugerah Cita Negeri 2026
JAKARTA, TROTOAR.ID — Upaya Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, meningkatkan kualitas kesehatan, da...
Metro06 November 2026 15:18
TPA Tamangapa Disiapkan Jadi Hutan Kota, Munafri dan Kapolda Sulsel Tanam 100 Tabebuya
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Pemerintah Kota Makassar terus mempercepat upaya pemulihan lingkungan di kawasan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Tamangapa, Ant...
Metro06 November 2026 15:11
Ketua TP PKK Sulsel Dorong Pembentukan Day Care dan Kelompok Peduli Lansia di Soppeng
SOPPENG, TROTOAR.ID — Perhatian terhadap kesejahteraan lanjut usia (lansia) tidak cukup hanya melalui pelayanan kesehatan. Mereka juga membutuhkan r...