Pemda Lutra

Bersama Warga, Pemda Rehab Lahan Pertanian Terdampak Banjir Di Desa Radda

ANTI CIBOL
ANTI CIBOL

Sabtu, 12 Maret 2022 12:09

Bersama Warga, Pemda Rehab Lahan Pertanian Terdampak Banjir Di Desa Radda

Trotoar.id, Luwu Utara — Lahan pertanian di Luwu Utara yang terdampak banjir mulai direhabilitasi.

Kepala Dinas Pertanian, Rusydi Rasyid melaporkan saat ini terdapat 83,8 hektare yang sudah direhab atau sekira 20,57%.

“Luas lahan pertanian yang terdampak banjir bandang yaitu 2.394 hektare dan puso pertanaman padi 1.593 hektare yang tersebar di 9 kecamatan. Untuk itu Pemda bekerjasama dengan PT Komatsu Indonesia dalam pemulihan lahan sawah milik petani saat ini sekira 23 hektare sawah di Desa Radda yang sudah diintervensi oleh Komatsu Indonesia dan swadaya masyarakat 47,55 hektare,” kata Rusydi di hadapan Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani pada kegiatan Peninjauan Optimalisasi Area Persawahan di Desa Radda Kecamatan Baebunta, Kamis (10/3).

Baca Juga  How Much Does a Mail Order New bride Cost?

Rusydi juga menyebut, pihaknya juga akan mengintervensi lahan pertnaian di daerah pesisir seperti Malangke dan Malangke Barat.

Sementara itu, Burhanuddin selaku Kepala Desa Radda mengatakan lahan persawahan yang kini direhab tersebut merupakan sumber mata pencaharian 37 KK.

“Ini lokasi yang sangat produktif, untuk itu kami kami minta ijin ibu bupati melaksanakan optimalisasi di wilayah ini. Ini adalah langkah awal, selanjutnya akan dilanjutkan dengan perbaikan saluran irigasi dan realisasi jalan tani,” jelas Burhan.

Baca Juga  Adnan Purichta Ichsan Dapat Penghargaan dari SMSI Sulsel

Pada kegiatan tersebut juga dilakukan Launching Pengoperasian Buldozer Multifungsi D.21 Komatsu oleh Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani sekaligus penandatanganan MoU.

“Apresiasi dan terima kasih kami sampaikan kepada PT Komatsu yang telah mengambil bagian dalam pemulihan pascabanjir bandang melalui Program Komatsu Peduli Bencana, khususnya dalam hal rehabilitasi lahan pertanian. Mudah-mudahan kerjasama yang baik ini akan terus kita tingkatkan, mengingat 80% masyarakat bergerak di sektor pertanian,” kata bupati perempuan pertama di Sulsel ini yang langsung mengendarai buldozer di area persawahan Desa Radda.

Baca Juga  Bupati Luwu Utara, Apresiasi Audit BPKP Terkait Pembrik Kelapa Sawit

Melalui rehabilitasi lahan, Pemda akan memastikan pemulihan sumber penghasilan masyarakat.

“Masyarakat kita ini adalah masyarakat petarung dan pekerja, mereka mau
berbuat tapi tentu saja butuh perhatian dan dukungan dari pemda dan swasta. Yang pasti pemerintah tidak pernah tinggal diam, hanya saja semua berproses. Untuk itu mari kita kawal sama-sama proses ini, mudah-mudahan bisa kita akselerasi,” pinta Indah yang hadir bersama Ketua DPRD, Sekda, Kepala Bappelitbangda, Kaban Kesbangpol, dan Camat Baebunta. (Rn)

Penulis : Lutfi

 Komentar

Berita Terbaru
News02 November 2026 23:15
Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif Berduka, Kehilangan Sahabat Lama Arifuddin Daeng Situju
SIDRAP, Trotoar.id — Kepergian wartawan senior Arifuddin Daeng Situju pada Senin (2/11/2026) malam menyisakan duka mendalam bagi Bupati Sidenreng Ra...
Metro02 November 2026 18:32
Pemprov Sulsel Dukung Penguatan Literasi Keuangan Syariah, PELITA Diluncurkan di Makassar
MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mendorong penguatan literasi dan inklusi keuangan syariah sebagai salah satu upaya mempe...
Metro02 November 2026 16:29
Sulsel Jadi Tuan Rumah IIFS 2026, Andi Sudirman Dorong Produk Daerah Tembus Pasar Global
MAKASSAR, Trotoar.id — Sulawesi Selatan mendapat momentum strategis untuk memperluas peran dalam industri halal global. Menjadi tuan rumah Indonesia...
Metro02 November 2026 16:25
Disperkim Makassar Targetkan 419 Rumah Rampung, Jadi Kado HUT ke-419 untuk Warga
MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Kota Makassar menyiapkan program bedah rumah sebagai salah satu bentuk kepedulian terhadap masyarakat berpenghasil...