Pemkab Sinjai

Mendorong Aksi Konvergensi Stunting 

ANTI CIBOL
ANTI CIBOL

Selasa, 19 April 2022 19:01

Mendorong Aksi Konvergensi Stunting 

Sinjai, trotoar.id – Sebagai bagian realisasi atas rekomendasi hasil dari pertemuan aksi I (Analisis Situasi) yang beberapa waktu dilaksanakan, kali ini Pemkab Sinjai menindaklanjuti rekomendasi itu dengan melaksanakan pertemuan aksi II.

Pertemuan aksi II, terkait Penyusunan Rencana Kegiatan Program Aksi Konvergensi Stunting berlangsung di ruang rapat Bappeda Sinjai, Senin (18/4/2022).

Kepala Bappeda Sinjai, Irwan Suaib menyampaikan bahwa, tindak lanjut dari analisis situasi ini untuk menentukan program yang tepat dalam meningkatkan cakupan dan konvergensi/integrasi intervensi gizi spesifik dan intervensi gizi sensitif yang disesuaikan dengan hasil identifikasi sebaran prevalensi stunting dalam wilayah kabupaten/kota serta situasi ketersediaan program dan kegiatan sesuai dengan Rencana Kerja Tahun 2023.

Baca Juga  13 PNS Terima SK Pensiun, Satu PNS Pensiun karena Alasan Kesehatan

Adapun tujuannya yakni, menindaklanjuti rekomendasi yang dihasilkan dari analisis situasi ke dalam, program dan kegiatan OPD untuk meningkatkan cakupan intervensi gizi dan kegiatan OPD untuk meningkatkan konvergensi intervensi gizi pada Rumah Tangga 1000 HPK.

Program dan kegiatan tersebut berupa program/kegiatan yang akan dilaksanakan pada tahun berjalan yaitu tahun 2022 dan tahun rencana yaitu tahun 2023.

Kemudian tujuannya lainnya, memberikan acuan bagi kabupaten/kota untuk mengintegrasikan ke dalam dokumen perencanaan dan penganggaran kabupaten/kota dan OPD (khususnya RKPD dan Rencana Kerja OPD).

Baca Juga  Andi Nurhilda Beberkan Lokus yang Bakal Jadi Penilaian Verifikasi Nasional Kabupaten Sehat di Sinjai

Sementara itu, Wakil Bupati Sinjai Hj. Andi Kartini Ottong menerangkan, percepatan penurunan stunting merupakan salah satu prioritas nasional dan sangat dibutuhkan keterpaduan penyelenggaraan intervensi gizi pada lokasi dan kelompok sasaran prioritas (rumah tangga 1000 HPK).

Untuk mencapai keterpaduan/integrasi tersebut, pemerintah Kabupaten/Kota menggunakan delapan aksi konvergensi/ integrasi untuk menyelaraskan perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, pemantauan, dan pengendalian kegiatan lintas sektor serta antar tingkatan pemerintahan dan pemangku kepentingan lainnya termasuk kementerian agama, perguruan tinggi, tim penggerak PKK dan lainnya yang dilaksanakan secara konvergen, terpadu dan terintegrasi.

“Pada tahun 2022 ini, merupakan tahun ketiga pelaksanaan aksi konvergensi stunting. Ada 20 desa/kelurahan yang menjadi lokus intervensi penurunan stunting. Saya harapkan kepada semua pihak terkait, terutama pokja tim percepatan penurunan stunting agar dapat bersinergi dan menciptakan inovasi-inovasi untuk pencegahan dan percepatan penurunan angka stunting di kabupaten sinjai sehingga target yang telah ditetapkan sebesar 25,79% dapat kita capai,” ujarnya.

Baca Juga  RSUD Siapkan Layanan Antar Pulang Pasien Secara Gratis

Peserta dari kegiatan tersebut yakni, Perangkat Daerah, Instansi Kemenag, Perguruan Tinggi, dan TP PKK selaku Tim Teknis/POKJA Percepatan Penurunan Stunting Kab. Sinjai.

Sementara itu, hadir sebagai narasumber dari Tenaga Ahli Iney LGCB-ASR Regional 5 Kemendagri, Andi Irfandji.

Penulis : Alam

 Komentar

Berita Terbaru
Daerah08 November 2026 17:47
HKN ke-62, Pemkab Barru Perkuat Komitmen Pemerataan Layanan Kesehatan
BARRU, Trotoar.id — Pemerintah Kabupaten Barru menegaskan komitmennya memperkuat kualitas dan pemerataan pelayanan kesehatan bagi seluruh lapisan ma...
Metro08 November 2026 17:44
HUT ke-419 Makassar, Appi-Aliyah Perkuat Ketahanan Pangan Lewat Festival Pangan dan Pasar Murah
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Menjaga daya beli masyarakat di tengah kebutuhan pokok yang terus menjadi perhatian menjadi salah satu fokus Pemerintah Kota ...
Metro08 November 2026 12:41
HUT ke-419 Makassar Digelar Sederhana, Pemkot Kedepankan Khidmat dan Aksi Sosial
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Pemerintah Kota Makassar memilih mengemas peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-419 Kota Makassar secara sederhana. Namun, kon...
Metro08 November 2026 11:52
Libatkan 25 NGO, DP3A Makassar Kampanyekan Stop Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Upaya melindungi perempuan dan anak dari segala bentuk kekerasan membutuhkan keterlibatan banyak pihak. Pemerintah tidak bisa...