Pemkab Bulukumba

57 Gapoktan Terima Bantuan Pupuk Organik, Bupati Bulukumba: Saya Punya Riset Sendiri untuk Majukan Pertanian

ANTI CIBOL
ANTI CIBOL

Senin, 30 Mei 2022 16:38

57 Gapoktan Terima Bantuan Pupuk Organik, Bupati Bulukumba: Saya Punya Riset Sendiri untuk Majukan Pertanian

Bulukumba, trotoar.id – Sebanyak 57 Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) di tujuh Kecamatan di Kabupaten Bulukumba menerima bantuan Pupuk Organik dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia (Kementan RI).

Bantuan itu diserahkan secara simbolis oleh Bupati Bulukumba Muchtar Ali Yusuf kepada perwakilan Gapoktan di Ruang Pola Kantor Bupati, Senin, 30 Mei 2022.

Bupati Muchtar Ali Yusuf, menyebut bahwa tujuan dari bantuan ini merupakan salah satu solusi dalam mengatasi terbatasnya pupuk bersubsidi dari pemerintah kepada para petani.

Menurut dia, bantuan ini juga diharapkan mendorong penggunaan pupuk organik di kalangan para petani, sebagai upaya bersama melestarikan kondisi atau fungsi lingkungan dengan hasil panen yang lebih banyak dan lebih berkualitas.

“Untuk kualitas ekspor, maka beras atau produk pertanian lainnya harus menggunakan sistem pertanian organik,” kata bupati yang lebih akrab disapa Andi Utta.

Baca Juga  Andi Utta Titip Pesan ke Dai Bulukumba: Ubah Masyarakat dari Konsumtif Jadi Produktif

Ia lebih dalam mencontohkan harga beras di luar negeri, seperti di Jepang dengan harga 3 dollar per kilogram. Sementara beras Bulukumba katanya, harganya di bawah Rp 10 ribu per kilogram atau tak sampai 1 dollar.

Jika beras Bulukumba kualitasnya bagus, maka sangat memungkinkan untuk diekspor. Apalagi di Thailand, tambah bupati berlatar pengusaha itu, ongkir (ongkos kirim) per kilogram hanya Rp500. Itu pun sudah sampai di gudang di sana.

Selain pupuk organik, Andi Utta menekankan pentingnya reformasi pertanian dengan menanam bibit unggul.

“Kapan kita bisa maju dan menjual hasil pertanian lebih tinggi?. Kita tidak bisa jual keluar kalau tanaman kita masih terus seperti sekarang,” urainya.

“Nah, apa yang harus kita lakukan?. Mulai sekarang kita harus berubah, tak perlu menunggu. Saya punya riset sendiri, menemukan di lapangan. Saya sampaikan ke kita semua untuk merubah mindset, pola pikir dan karakter, sehingga pertanian kita bisa lebih maju ke depan,” sambungnya.

Baca Juga  Cegah Kebocoran PAD, Dishub Bulukumba Perketat Pengawasan Parkir, Petugas Dilengkapi Rompi dan ID Card

Pelaksana tugas (Plt) Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan Bulukumba, Misbawati Wawo menyampaikan rasa syukur atas adanya bantuan pupuk organik dari Kementan RI. Sebab, tidak semua kabupaten mendapatkan bantuan tersebut.

Mantan Plt Sekda Bulukumba itu menuturkan, pupuk organik ini diperuntukkan untuk lahan 10.230 hektar, dengan melibatkan 57 Gabungan Kelompok Tani.

“Kenapa pupuk organik cair?. Sekarang kita di Bulukumba mengarah ke pertanian organik,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa salah satu kelebihan dari pupuk ini, yaitu dapat meningkatkan kesuburan tanah, hingga menggemburkan tanah.

“Kalau pupuk kimia, peningkatan produksi cepat. Tapi bisa membawa dampak yang kurang baik bagi pertanian,” ungkapnya.

Misbawati menegaskan bahwa penyaluran pupuk organik ini, harus terbuka dan harus ada dokumentasi. Kemudian Kepala Desa dan Lurah ikut memantau, sehingga penyalurannya tepat sasaran sesuai daftar Calon Petani dan Calon Lahan (CPCL) yang telah disepakati.

Baca Juga  Kukuhkan Pengurus Masjid Terapung Tanjung Bira, Bupati Andi Utta : Pembangunan Masjid Ini Penuh Perjuangan

“Kami diingatkan pak bupati, bahwa setiap kegiatan harus dilakukan secara transparan,” katanya.

Kepala Desa Benteng Palioi, Kecamatan Kindang, Syarif yang hadir pada penyaluran itu, mengaku berterima kasih dengan adanya bantuan pupuk organik tersebut.

Pihaknya selaku pemerintah desa katanya, juga siap menindaklanjuti cita-cita bupati untuk memajukan sektor pertanian.

Syarif juga menerangkan bahwa tahun ini, Pemerintah Desa Benteng Palioi telah menganggarkan pengadaan bibit unggul bagi petani.

“Kita anggarkan bibit Durian Musangking. Tahun ini Rp100 jutaan untuk bibit,” katanya.

Selain kepala desa yang mendampingi Gapoktan, turut hadir kegiatan tersebut para penyuluh pertanian. (*)

Penulis : Alam

 Komentar

Berita Terbaru
Parlemen05 November 2026 18:33
Syamsul Rizal Bedah Sosialisme Islam di Makassar, Prof Tahir Kasnawi Sebut Sejalan dengan Pancasila
MAKASSAR, Trotoar.id — Keadilan ekonomi, ketimpangan sosial, dan keberpihakan terhadap masyarakat kecil menjadi sorotan dalam kegiatan sosialisasi d...
Metro05 November 2026 15:18
HUT ke-419 Makassar, Diskominfo Siapkan Dua Award untuk Perkuat Komunikasi dan Layanan Publik
MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Kota Makassar menyiapkan dua ajang penghargaan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-419 Kota Makass...
Politik05 November 2026 15:05
Aktivis FRAKSI Sebut Isu Dasco Jadi Cawapres sebagai Pengalihan Isu, Minta Kasus Penyadapan Diusut Tuntas
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Munculnya isu Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad bakal menjadi calon wakil presiden menuai sorotan di tengah mencuatnya kas...
Metro05 November 2026 11:14
HUT ke-419 Makassar, Pasar Murah Tawarkan Paket Sembako Rp63 Ribu di Lima Kecamatan
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Pemerintah Kota Makassar menghadirkan program pasar murah sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-...