Pemkot Makassar

Kunjungi Uji Teknologi Food Waste, Walkot Makassar: Segera Diterapkan

ANTI CIBOL
ANTI CIBOL

Senin, 30 Mei 2022 16:32

Kunjungi Uji Teknologi Food Waste, Walkot Makassar: Segera Diterapkan

Makassar, trotoar.id — Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan ‘Danny’ Pomanto mengunjungi uji teknologi food waste bank based on the BSF Breeding Technology di Wilayah Bank Sampah Pusat yang di perlihatkan langsung oleh tim Entomo.co di Paccerakkang, Senin (30/5/22).

Kunjungannya ini melihat langsung proses bagaimana sampah makanan dimanfaatkan dan diolah menjadi lebih bermanfaat. 

Hal itu dilakukan Danny sesuai dengan konsep yang akan diwujudkannya yakni bagaimana sampah di Kota Makassar bisa berkurang dengan pengelolaan yang tepat. 

Baca Juga  Hasil Survei GSI, Elektabilitas Danny Pomanto Teratas

“Saya kira teknologi manggot ini adalah sebuah teknologi yang kita uji di Makassar yang ternyata lebih bagus hasilnya dari daerah asalnya yaitu di Korea. Matahari sangat menentukan, di Makassar ternyata cocok. Kita akan segera menerapkan. Sampah di Makassar ini perlu diurai,” ucap Danny.

Kata Danny, kehadiran teknologi ini dapat membantu mengolah sampah menjadi lebih bermanfaat. 

“Satu hari Kota Makassar menghasilkan sampah sebanyak 1.200 ton dan didominasi oleh sampah makanan. Karena Makassar kan kota kuliner dan kehadiran teknologi ini saya pikir sangat membantu,” sebutnya. 

Baca Juga  <title>A Guide To Speedy Systems For Findmate</title>

Kapasitas satu alat teknologi bisa mengelola sampah makanan sebanyak 3 ton perhari. Harganya cukup fantastis, mencapai Rp 2 Miliar. 

Sementara, Direktur Bank Sampah Makassar, Sahar menjelaskan output teknologi tersebut.

“Jadi sampah ini kita ambil dari restoran, toko-toko makanan dan sejenisnya dimasukkan ini diolah dan hasilnya itu diurai manggot selama 40 hari dan outputnya 90 persen menjadi pupuk organik,” ujarnya. 

Baca Juga  Wahab Tahir: Silahkan Pindah Kami Tidak Butuh, Kami Banyak Stok1

Tak hanya itu, kata Sahar, hasil dari teknologi food waste ini bisa menghasilkan berbagai macam produk kosmetik, dan minyaknya bisa jadi biosel. 

“Di korea minyak hasil pengelolaan sampah makanan ini sangat berguna. Kelebihan dari adanya teknologi ini juga kota Makassar bisa membuat industrinya sendiri dengan memberdayakan masyarakat, karena manggot ini bisa diekspor dan membuat sabun-sabun kecantikan,” pungkasnya. (*)

Penulis : Alam

 Komentar

Berita Terbaru
Nasional04 November 2026 04:06
Geger Penyadapan Presiden Prabowo, Tiga Perwira Tinggi Polri Jadi Tersangka
JAKARTA, Trotoar.id — Kasus dugaan penyadapan ilegal yang menyeret sejumlah petinggi kepolisian mengguncang internal Mabes Polri. Tiga perwira tingg...
Politik03 November 2026 22:04
Hastang Mattanete Pimpin Golkar Pinrang, IAS Bidik Penambahan Kursi pada Pemilu 2029
PINRANG, Trotoar.id — Regenerasi kepemimpinan Partai Golkar Kabupaten Pinrang resmi memasuki babak baru. Hastang Mattanete ditetapkan sebagai Ketua ...
Politik03 November 2026 15:12
Musda Golkar Enrekang Ditunda, Calon Ketua Belum Kantongi Diskresi
MAKASSAR, Trotoar.id — Pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar Kabupaten Enrekang yang dijadwalkan berlangsung Selasa (3/11/2026) res...
News02 November 2026 23:15
Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif Berduka, Kehilangan Sahabat Lama Arifuddin Daeng Situju
SIDRAP, Trotoar.id — Kepergian wartawan senior Arifuddin Daeng Situju pada Senin (2/11/2026) malam menyisakan duka mendalam bagi Bupati Sidenreng Ra...