Dishub Makassar

Rencana Perubahan Arus Lalin di Sekitar Pantai Losari Ditunda, Ini Penjelasan Kadishub Makassar

ANTI CIBOL
ANTI CIBOL

Jumat, 03 Juni 2022 18:36

Kadishub Makassar, Imam Hud.
Kadishub Makassar, Imam Hud.

Makassar, trotoar.id – Dinas Perhubungan menunda rencana perubahan arus lalu lintas di sekitar pantai losasi Makassar.

Ini menyusul adanya pengerjaan instalasi pengolaan air limbah (IPAL) di sejumlah jalur penerapan. Sehingga, kurang efektif dalam mengurai kemacetan.

“Kita rencana mau lakukan simulasi, tapi percuma (tidak efektif) dilakukan jika pengerjaan IPAL masih dilakukan,” ujar Kepala Dishub, Iman Hud.

Dia mengatakan, proyek tersebut menjadi kendala simulasi lantaran membuat penyempitan dan penutupan jalan.

“Pengerjaan IPAL itu kan multiyears. Bisa jadi tahun depanpi baru rampung. Karena jangan sampai kita lakukan simulasi, menimbulkan kemacetan dianggap perencanaan kita atau rekayasanya tidak sempurna. Padahal ketidaksempurnaan itu adalah karena ada 20 titik galian di perubahan jalur yang dimaksud,” ujarnya saat ditemui, Jumat (3/6/2022).

Iman menyebut, saat ini ada 20 titik yang menjadi lokasi pengerjaan IPAL di Kecamatan Ujung Pandang. Sementara, perubahan jalur yang dibuat dominan berada di wilayah tersebut.

Jika menunggu IPAL rampung, berarti simulasi dipastikan tidak bisa dilakukan dalam waktu dekat.

“Jadi kalau tahun depan pi rampung, simulasinya juga tahun depanpi dilakukan,” sambungnya.

Dia menambahkan, uji coba seharusnya mulai dilakukan jika tidak ada proyek galian tersebut.

Pihaknya menjelasan pada tahun 2018 lalu, saat rekayasa jalur dilakukan. Hanya tersisa satu titik kemacetan di kawasan sekitar Pantai Losari. Titik yang dimaksud yaitu pertemuan arus kendaraan dari arah Lamadukelleng-Sultan Hasanuddin.

“Itu kondisinya memang bottle neck. Harus diperlebar sedikit supaya tidak ada penyempitan dua arus,” tandas Iman.

Sebelumnya, pemerintah merencanakan mengubah arus lalu lintas di sekitar jalan pantai losari.

Seperti di jalan penghibur. Jika sebelumnya dari arah selatan ke utara, kedepan bakal berbalik dari utara ke selatan.

Jalur lainnya di jalan haji bau, berubah menjadi barat ke timur. Termasuk jalan lamadukelleng, dari arah selatan ke utara. Kebijakan ini dinamai New Traffic Management (NTF).

Pihaknya menjelasan pada tahun 2018 lalu, saat rekayasa jalur dilakukan. Hanya tersisa satu titik kemacetan di kawasan sekitar Pantai Losari. Titik yang dimaksud yaitu pertemuan arus kendaraan dari arah Lamadukelleng-Sultan Hasanuddin.

“Itu kondisinya memang bottle neck. Harus diperlebar sedikit supaya tidak ada penyempitan dua arus,” tandas Iman.

Sebelumnya, pemerintah merencanakan mengubah arus lalu lintas di sekitar jalan pantai losari.

Seperti di jalan penghibur. Jika sebelumnya dari arah selatan ke utara, kedepan bakal berbalik dari utara ke selatan.

Jalur lainnya di jalan haji bau, berubah menjadi barat ke timur. Termasuk jalan lamadukelleng, dari arah selatan ke utara. Kebijakan ini dinamai New Traffic Management (NTF).

Penulis : Alam

 Komentar

Berita Terbaru
Politik30 April 2026 23:09
Musda Digelar Juni, Empat Kader PD Diusulkan Maju
Empat Kader Demokrat Di usulkan Bersaing di Musda ...
Parlemen30 April 2026 21:16
DPRD Sulsel Tutup Masa Sidang II, Sekprov: Orang Sabar Disayang Tuhan
MAKASSAR, Trotoar.id — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sulawesi Selatan (DPRD Sulsel) resmi menutup Masa Sidang II Tahun 2025–2026 dengan menyampai...
Metro30 April 2026 21:05
Program SEHATI Hadir di SMA 17 Makassar, Dorong Deteksi Dini Perilaku Berisiko Remaja
MAKASSAR, Trotoar.id — Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Sulawesi Selatan bersama Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan menggelar Program SEHATI ...
Metro30 April 2026 21:01
Dorong Profesionalisme Jurnalist Pemkot Makassar Fasilitasi Wartawan Ikut UKW
MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Kota Makassar menunjukkan komitmen kuat dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang jurnalistik deng...