DPRD Makassar

Irwan Djaffar Sebut Serapan APBD OPD Pemkot Makassar Dinawah 40 Persen

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Jumat, 15 Juli 2022 15:26

Anggota Komisi A DPRD Kota Makassar, Irwan Djaffar Menejlaskan Soal MInimnya serapan APBD Kota Makassar di triwulam kedua
Anggota Komisi A DPRD Kota Makassar, Irwan Djaffar Menejlaskan Soal MInimnya serapan APBD Kota Makassar di triwulam kedua

Trotoar.id, Makassar — Anggota DPRD Kota Makassar, Irwan Djaffar menyoroti soal rendahnya serapan anggaran pendapatan belanja daerah (APBD), yang saat ini belum mencapai 40 persen di triwulan kedua tahun 2022.

Hal itu diungkapkan saat Politisain ANsdem mengisi talkshow yang dialkukans alahs atu stasiun radio Swasta di Makassar yang bertajuk bersama parlemen, yang digelar di ruang podcast sekretariat DPRD Makassar, Jl AP Petterani.

Baca Juga  DPR Duduki Peringkat Lembaga Publik Terkorup di Indonesia

“Dari semua Organisasi Peramgkat Daerah belum ada OPD yang serapan anggaranya mencapai 40 Persen, bahkan ada beberapa OPD yang 11 dapat rapor merah karena serapan anggarannya dibawah 10 persen,” ujarnya, Kamis 14 Juli 2022.

Dia mengaku, fenomena tersebut sudah menjadi ekbiasaan pemerintah karena biasa terjadi saat awal tahun. Faktor penyebab yaitu lambatnya tender proyekk yang dilakukan pemerintah Kota Makassar.

Baca Juga  Budi Hastuti Harap Perusahaan Patuhi Aturan Tentang CSR

“Kita punya APBD total Rp4,9 triliun, idealnya penyerapan saat ini sudah 50 persen itu kisarannya Rp1,2 triliun,” jelasnya.

Politisi Nasdem itu mengusulkan pembuatan regulasi baru. Tujuannya, memudahkan penggunaan anggaran dan mempercepat lelang proyek.

“Disebabkan oleh beberapa faktor, seperti Dinas PU persiapan tender dimulai di bulan 3 jadi harus ada regulasi baru bisa starting nya di Januari,” sambungnya.

Baca Juga  Rotasi Pejabat, Komisi A Harap Tidak Adalagi Pejabat Double Job

Irwan menambahkan, kendala lainnya yaitu administrasi dan pejabat bersikap hati-hati dalam membelanjakan APBD.

“Banyak OPD hati-hati menjalankan program itu sehingga tidak mau mengambil resiko ada faktor gagal lelang karena tidak jadi dikeluarkan,” jelasnya.

Penulis : Ardy

 Komentar

Berita Terbaru
Politik06 November 2026 16:39
IAS Minta Pengurus Golkar Sulsel Melek Media dan Digital, Jangan Gagap Zaman
JAKARTA, TROTOAR.ID — Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan, Ilham Arief Sirajuddin (IAS), meminta seluruh jajaran pengurus dan kader Golkar di...
Daerah06 November 2026 15:36
Langkah Sidrap Membangun Kesejahteraan Berbuah Anugerah Cita Negeri 2026
JAKARTA, TROTOAR.ID — Upaya Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, meningkatkan kualitas kesehatan, da...
Metro06 November 2026 15:18
TPA Tamangapa Disiapkan Jadi Hutan Kota, Munafri dan Kapolda Sulsel Tanam 100 Tabebuya
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Pemerintah Kota Makassar terus mempercepat upaya pemulihan lingkungan di kawasan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Tamangapa, Ant...
Metro06 November 2026 15:11
Ketua TP PKK Sulsel Dorong Pembentukan Day Care dan Kelompok Peduli Lansia di Soppeng
SOPPENG, TROTOAR.ID — Perhatian terhadap kesejahteraan lanjut usia (lansia) tidak cukup hanya melalui pelayanan kesehatan. Mereka juga membutuhkan r...