DPRD Makassar

Ketua DPRD Makassar Hadiri Undangan KPB

ANTI CIBOL
ANTI CIBOL

Senin, 01 Agustus 2022 00:02

Ketua DPRD Kota Makassar, Rudianto Lallo Menyapa Komunitas Pedagang Bakso (KPB)
Ketua DPRD Kota Makassar, Rudianto Lallo Menyapa Komunitas Pedagang Bakso (KPB)

Trotoar.id, Makassar — Keluarga Pedagang Bakso (KPB) Nusantara mengundang Ketua DPRD Makassar, Rudianto Lallo dalam rangka melakukan silaturahmi yang dilaksanakan di Jalan Metro Tanjung Bunga Kota Makassar.

Pada kesempatan ini, Politisi Partai NasDem itu mengatakan kemajuan Makassar menjadi kota metropolitan tidak lepas dari peran perantau dari tanah jawa.

Mereka kontribusi dalam peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) di Makassar.

“Pedagang Bakso ini bayar pajak. Pajak yang disetorkan kepemerintah itu dipergunakan dalam membangun Makassar. diantaranya membangun jalan dan fasilitas umum lainnya,” kata Rudianto Lallo, Minggu (31/7/2022).

Olehnya itu, Rudianto Lallo mengatakan pemerintah harus hadir dalam memberikan support kepada perantau dari tanah Jawa.

Baca Juga  Ketua DPRD Makassar Terima Bantuan APD Untuk Guru Dari Bank Sulselbar

Kata dia, layanan administrasi kependudukan, seperti KTP, KK, Akta Lahir dan sebagainya harus disamakan dengan yang lainnya.

“Melalui silaturahmi ini, jikalau ada saudara dari perantau jawa terhambat pengurusan administrasi, dipersulit masalah perizinan ataupun ada oknum yang dengan sengaja menganggu, koordinasi dengan saya, insya Allah kami di DPRD siap membantu, bersinergi dengan perantau dari jawa,”Ujar Rudianto Lallo yang juga ketua DPRD Makassar.

Lanjut Rudianto Lallo hubungan antara penduduk Makassar dengan orang jawa sudah terjalin sejak lama. Mulai dari abad 15,saat kehadirannya Karaeng Matoaya, lengkapnya Karaeng Matoaya I Malingkang Daeng Manyonri’ Karaeng Katangka atau Sultan Abdullah menerima Datu Ribandang yang juga murid dari Sunan Bonang.

Baca Juga  PJ Gubernur Bahtiar: Kalau Anggaran Pilkada Belum di Susun Kita yang Susunkan

“Dia adalah seorang raja Kerajaan Tallo (memerintah 1593-1623 dan wafat 1636) dia juga perdana menteri Kesultanan Makassar yang sangat berpengaruh pada abad ke-16. Sejak itulah mulai terjalin hubungan baik orang makassar dengan jawa, hingga menyusul Pangeran Diponegoro pada abad 18 yang berkeluarga di Makassar hingga memiliki anak, cucu, cicit dan buyut disini,”Jelas Rudianto Lallo.

Ketua KPB Nusantara, Joko Suparno menyambut baik kehadiran ketua DPRD Makassar Rudianto Lallo yang dalam nuansa silaturahmi sekaligus masih suasana memperingati usia ke 2 tahun KPBN di Makassar.

Baca Juga  Kasrudi Respons Korban Kebakaran yang Hanguskan Tujuh Rumah di Jalan Pandang

“Kehadiran bapak Ketua DPRD menjadi kebanggan dan kehormatan untuk kami. Kami komunitas pedagang bakso sangat membutuhkan bantua dan saran-saran kedepannya,” Kata Joko Suparno.

Dikesempatan ini, Joko Suparno juga mengundang langsung pemilik slogan anak rakyat itu untuk hadir dalam ngopi santai (Ngopsan) yang rencana dihadiri ribuan komunitas orang jawa pada Agustus mendatang.

“Dalam waktu dekat, kami melakukan ngopsan, besar harapan kami pak Ketua hadir bersama kami,” tutupnya. (*)

Penulis : Awal

 Komentar

Berita Terbaru
Politik06 November 2026 16:39
IAS Minta Pengurus Golkar Sulsel Melek Media dan Digital, Jangan Gagap Zaman
JAKARTA, TROTOAR.ID — Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan, Ilham Arief Sirajuddin (IAS), meminta seluruh jajaran pengurus dan kader Golkar di...
Daerah06 November 2026 15:36
Langkah Sidrap Membangun Kesejahteraan Berbuah Anugerah Cita Negeri 2026
JAKARTA, TROTOAR.ID — Upaya Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, meningkatkan kualitas kesehatan, da...
Metro06 November 2026 15:18
TPA Tamangapa Disiapkan Jadi Hutan Kota, Munafri dan Kapolda Sulsel Tanam 100 Tabebuya
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Pemerintah Kota Makassar terus mempercepat upaya pemulihan lingkungan di kawasan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Tamangapa, Ant...
Metro06 November 2026 15:11
Ketua TP PKK Sulsel Dorong Pembentukan Day Care dan Kelompok Peduli Lansia di Soppeng
SOPPENG, TROTOAR.ID — Perhatian terhadap kesejahteraan lanjut usia (lansia) tidak cukup hanya melalui pelayanan kesehatan. Mereka juga membutuhkan r...