Pemda Lutra

Persentase Kemiskinan di Kabupaten Luwu Utara Alami Penurunan di Tahun 2022

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Selasa, 06 Desember 2022 15:43

Persentase Kemiskinan di Kabupaten Luwu Utara Alami Penurunan di Tahun 2022

Trotoar.id, Luwu Utara — Usaha Pemerintah Kabupaten Luwu Utara untuk mengentaskan kemiskinan membuahkan hasil yang positif. Di mana persentase penduduk miskin mengalami penurunan cukup signifikan, dari 13,59% di tahun 2021, turun menjadi 13,22% di tahun 2022. Jadi, ada penurunan 0,37% poin di tahun 2022.

Poin persentase penurunan ini lebih tinggi dibanding daerah lain di Provinsi Sulawesi Selatan, di luar Kabupaten Jeneponto yang mengalami penurunan 0,55% poin. Bahkan Sulsel sendiri hanya 0,15% poin. Penurunan angka kemiskinan ini patut diapresiasi karena komitmen pemda dalam pengentasan kemiskinan berjalan on the track, sehingga signifikansinya sangat terasa.

“Kita patut bersyukur karena pemda terus melakukan perbaikan demi perbaikan pembangunan, sehingga di tahun 2022 ini persentase penduduk miskin mengalami penurunan. Hal ini linier dengan angka pertumbuhan ekonomi yang meningkat menjadi 3,90% di tahun 2021. Setelah pada 2020 mengalami kontraksi -0,59%,” jelas Ayub saat ditemui di ruang kerjanya.

Baca Juga  Bupati Bantaeng: Kita Tetap Produktif Meski Pandemi Covid-19

Hal-hal lain yang memengaruhi penurunan persentase penduduk miskin di tahun 2022 ini adalah aktivitas perekonomian masyarakat yang mulai hidup kembali pascabencana banjir bandang beberapa tahun lalu serta pandemi COVID-19 yang kini mulai melandai.

“Istilahnya, aktivitas ekonomi sudah mulai berjalan kembali, sehingga pendapatan masyarakat pun menjadi meningkat. Dari sebelumnya penduduk hidup di bawah garis kemiskinan, itu bisa keluar dari garis kemiskinan, sehingga pada 2022 angka kemiskinan turun menjadi 13,22% dari tahun sebelumnya 13,59%,” beber Ayub.

Dikatakan Ayub, persentase penduduk miskin Luwu Utara di tahun 2021 cukup tinggi disebabkan adanya bencana banjir bandang dan pandemi COVID-19 pada tahun 2020 lalu yang menyebabkan aktivitas ekonomi masyarakat tidak berjalan baik, rusaknya sarana prasarana infrastruktur serta banyaknya lahan pertanian yang terkena dampak bencana.

Baca Juga  Usai Ikut Ini Kelayakan dan Kepatutan di Golkar, TSY: Golkar NasDem Sudah Cukup

Tak hanya itu, dampak COVID-19 juga sangat berpengaruh terhadap aspek kemiskinan. Pasalnya, berbagai pembatasan sosial yang dikeluarkan pemerintah menjadi kontraproduktif terhadap geliat pertumbuhan ekonomi. Namun, setelah semuanya normal kembali, pemda terus menggenjot berbagai perubahan untuk bangkit lebih kuat dan pulih lebih cepat.

“Saat ini lapangan kerja sektor konstruksi meningkat yang ditandai adanya pembangunan di beberapa titik pascabencana yang menyebabkan terbukanya lapangan kerja baru yang dilakukan dengan sistem padat karya. Aktivitas tempat perbelanjaan juga sudah mulai pulih pascapandemi juga sangat berpengaruh,” jelas Ayub.

“Sektor-sektor ekonomi sudah mulai bangkit. Sarana pembelajaran yang sebelumnya dilakukan secara daring sekarang sudah bisa tatap muka sehingga perputaran ekonomi mulai tumbuh. Termasuk sektor transportasi yang mulai hidup. Belum lagi UMKM kita yang juga mulai bangkit. Ini semua tentu memengaruhi penurunan persentase penduduk miskin,” sambungnya.

Baca Juga  Dinas Kesehatan Sulsel Bergerak Cepat Kirim Bantuan untuk Korban Tanah Longsor di Tana Toraja

Ayub menyebutkan bahwa di pengujung 2022 ini, selain persentase penduduk miskin, indikator makro sosial ekonomi Luwu Utara lainnya yang dirilis pihak BPS adalah Indeks Pembangunan Manusia (IPM), dan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT). Sementara indikator pertumbuhan ekonomi 2022 baru akan dirilis pada Februari 2023 mendatang.

Untuk Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Luwu Utara mengalami peningkatan dari 70,02% di tahun 2021, meningkat menjadi 70,51% di tahun 2022. Sementara Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT), mengalami penurunan dari 3,91% di tahun 2021, menjadi 2,81%. (LH)

Penulis : LH

 Komentar

Berita Terbaru
Politik25 Oktober 2026 11:59
Eks Wakil Bupati Sidrap Mahmud Yusuf Perkuat Golkar Sulsel, Emban Misi Kemanusiaan
8 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO MAKASSAR, Trotoar.id — Partai Golkar Sulawesi Selatan memperkuat barisan kepengurusannya dengan menghad...
Metro24 Oktober 2026 21:57
Fatmawati Rusdi: Sulsel Siap Jadi Simpul Produksi dan Distribusi Pangan Sulampua
11 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO MAKASSAR, Trotoar.id — Sulawesi Selatan memperkuat posisinya sebagai salah satu sentra produksi sekali...
Metro24 Oktober 2026 17:52
Sulsel Fest 2026 Hadirkan 60 UMKM, Sediakan 40 Stan Gratis
12 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO MAKASSAR, Trotoar.id — Festival Koperasi dan UMKM Sulawesi Selatan 2026 (Sulsel Fest) menghadirkan pel...
Metro24 Oktober 2026 16:46
Aliyah Mustika Ilham Resmikan Identitas Baru MOMTOMOMS, Dorong Perempuan Saling Menguatkan
9 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO MAKASSAR, Trotoar.id — Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, mengapresiasi peran komunitas pe...