Pembunuhan Brigadi J

Terbukti Menembak Brigadi Yousa, Bharada E Dituntut 12 Tahun Penjara

Awal Febri
Awal Febri

Rabu, 18 Januari 2023 18:36

Jaksa Penuntut umum menuntut mantan ajudan Ferdy Sambo, Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu pidana 12 tahun penjara dalam kasus kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir N Yosua Hutabarat. 
Jaksa Penuntut umum menuntut mantan ajudan Ferdy Sambo, Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu pidana 12 tahun penjara dalam kasus kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir N Yosua Hutabarat. 

Trotoar.id, Makassar — Jaksa Penuntut umum menuntut mantan ajudan Ferdy Sambo, Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu pidana 12 tahun penjara dalam kasus kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir N Yosua Hutabarat. 

Tuntutan jaksa dibacakan JPU dalam sidang dengan agenda pembacaan tuntutan terhadap terdakwa Richard Eliezer. 

Jaksa Penuntut umum menilai jika Bahara E dengan sadar tanpa ragu melakukan penembakan kepada Yosua hingga mengakibatkan Ajudan Ferdy Sambo tersebut meninggal dunia

“Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa dengan pidana 12 tahun penjara,” imbuh jaksa.

Baca Juga  Meski di Hukum 1,5 Tahun Penjara, Sidang KKEP Bharada E Tetap Jadi Anggota Polri

JPU Juga meminta kepada majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan yang memeriksa dan mengadili perkara tersebut untuk menyatakan terdakwa Richard Eliezer Pudihang Lumiu terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah

Jakasa Penuntut umum meyakini Eliezer telah melanggar Pasal 340 KUHP juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP. Pengajuan tuntutan oleh jaksa bersandar pada pasal tersebut.

Bahkan hal yang memberatkan Bharada Eliezer, tindakannya yang dilakukan hingga menghilangkan nyawa Yosua dengan cara ditembak dilakukan dalam keadaan sadar.

Baca Juga  Komnas HAM Menduga Pembunuhan Brigadir J Dilatar Belakangi Kekerasan Seksual

Sementara itu hal yang meringankan adalah Eliezer sebagai saksi kejadian dan juga menyesali perbuatannya.

Bahkan Saat melakukan penembakan Eliezer di sebut dalam kondisi sadar dan tidak ragu saat menembak Yosua.

“Mereka yang melakukan, dan yang menyuruh melakukan, dan turut serta melakukan perbuatan, dengan sengaja dan dengan rencana terlebih dahulu merampas nyawa orang lain,” ucap jaksa saat membacakan surat dakwaan dalam persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel), Selasa (18/10/2022).

Baca Juga  KPK Kasasi, MA Perpanjang Pada Tahanan Romahurmuziy

Dalam kasus pembunuhan tersebut, lima Terdakwa telah dituntut hukuman berbeda oleh jaksa penuntut umum, tiga terdakwa, Kuat Ma’ruf, Ricky Rizal Putri Candrawathi dituntut 8 Tahun penjara, Sementara Ferdy Sambo dituntut seumur hidup dan  Richard Eliezer di tuntut 12 tahun penjara oleh Jaksa Penuntut umum 

Dapat di Baca di Googel News

 Komentar

Berita Terbaru
Parlemen08 November 2026 00:28
Ranperda APBD Sulsel 2027, Gubernur Sampaikan Jawaban atas Pandangan Umum Fraksi
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Provinsi Sulawesi Selatan Tahun Anggaran 2027 memasuki ta...
Politik07 November 2026 20:26
Target Rampung Sebelum 2027, Golkar Makassar Bentuk Panitia Musda, Ismail Ditunjuk Pimpin OC
MAKASSAR,, TROTOA.ID— DPD II Partai Golkar Kota Makassar mulai mempercepat persiapan Musyawarah Daerah (Musda) dengan membentuk struktur kepanitiaan...
Daerah07 November 2026 19:16
Lepas Kontingen Porprov XVIII, Bupati Sidrap Bidik 10 Besar dan Targetkan 10 Emas
SIDRAP, TROTOAR.ID — Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) memasang target ambisius pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVIII Sulawesi Selatan 202...
Metro07 November 2026 18:55
Gebyar HUT ke-419 Makassar, Dispora Hadirkan Padel, Golf, Memancing hingga Youth Move Lab
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-419 Kota Makassar tidak hanya menjadi momentum perayaan hari jadi kota, tetapi juga ruan...