Bharada E

Jaksa Tak Ajukan Banding, Vonis Inkracht, Bharada E Bebas Akhir 2023

Suriadi
Suriadi

Kamis, 16 Februari 2023 16:32

Jaksa Penuntut umum menuntut mantan ajudan Ferdy Sambo, Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu pidana 12 tahun penjara dalam kasus kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir N Yosua Hutabarat. 
Jaksa Penuntut umum menuntut mantan ajudan Ferdy Sambo, Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu pidana 12 tahun penjara dalam kasus kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir N Yosua Hutabarat. 

Trotoar.id, Makassar — Vonis Majelis hakim terhadap Bharada Richard Elieser Pudihang Lumiu, kini berkekuatan hukum tetap alias inkracht, lantaran Kejaksaan Tidak mengajukan Banding akan putusan Hakim yang jauh di bawa tuntutan Jaksa 

Tidak bandingnya Jaksa atas keputusan Majelis Hakim yang dipimpin Wahyu Kamu Santoso tersebut, lantaran Kejaksaan Agung menilai putusan hakim telah memenuhi keadilan. 

Baca Juga  Kebakaran Hanguskan Gedung Arsip Kejagung

Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum (Jampidum) Fadil Zumhana dilansir detik.com menyatakan saudara Richard Eliezer yang telah berterus terang kooperatif dari awal, itu merupakan contoh bagi para pelaku penegak hukum yang mau membongkar suatu tindak pidana,

“Jadi bahan pertimbangan juga bagi Kejagung untuk tidak menyatakan banding, sehingga putusan ini saya dengar penasihat hukum daripada Richard Eliezer kami tidak menyatakan banding, dan kami tidak banding, inkrah lah putusan ini sehingga mempunyai kekuatan hukum tetap,” ujarnya

Baca Juga  Kejagung Sita Uang Rari Tangan Terpidana Korupsi Sebesar Rp 477 M

Lanjut Fadil, putusan hakim juga telah membuktikan bahwa tuntutan dan dakwaan jaksa itu benar.

Fadil menyebut putusan itu mempertimbangkan seluruh bukti dari jaksa, sehingga faktor keadilan sudah terwujud dan  keadilan yang dirasakan oleh korban maupun masyarakat melalui berbagai pemberitaan yang kami terima dan kami respons. 

Baca Juga  Seorang Pria Ditemukan Tewas Di Kolong Jembatan Fly Over Makassar

Lanjut Fadil faktor keadilan juga dapat dilihat  dari respons keluarga korban Brigadir N Yosua Hutabarat yang sudah memaafkan Eliezer.

“Kami mewakili korban dan negara dan masyarakat melihat perkembangan seperti itu, salah satu pertimbangannya adalah untuk tidak melakukan upaya hukum banding dalam perkara ini.” Pungkasnya 

Penulis : Upi

 Komentar

Berita Terbaru
Politik06 November 2026 22:26
Ribuan Massa Padati Harlah ke-15 NasDem di Sidrap, 212 Kader Penggerak Resmi Dilantik
SIDRAP, TROTOAR.ID — Peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-15 Partai NasDem di Sulawesi Selatan menjadi momentum konsolidasi kekuatan politik partai hin...
Metro06 November 2026 21:02
IPM Sulsel 2026 Tembus 76,66, Bone Catat Pertumbuhan Tertinggi
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Kualitas pembangunan manusia di Sulawesi Selatan menunjukkan tren positif. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Indeks Pemban...
Politik06 November 2026 16:39
IAS Minta Pengurus Golkar Sulsel Melek Media dan Digital, Jangan Gagap Zaman
JAKARTA, TROTOAR.ID — Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan, Ilham Arief Sirajuddin (IAS), meminta seluruh jajaran pengurus dan kader Golkar di...
Daerah06 November 2026 15:36
Langkah Sidrap Membangun Kesejahteraan Berbuah Anugerah Cita Negeri 2026
JAKARTA, TROTOAR.ID — Upaya Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, meningkatkan kualitas kesehatan, da...