Danny Pomanto

Danny Pomanto Menyampaikan Sikap Tunggu Hasil MK Sebelum Putuskan Maju Pilgub Sulsel

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Sabtu, 30 Maret 2024 23:00

Danny Pomanto yang juga Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Sulawesi Selatan menjamu Kaesang Pangarep makan siang di kediaman pribadinya  di Jalan Amirullah kecamatan Mamajang Kota Makassar 
Danny Pomanto yang juga Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Sulawesi Selatan menjamu Kaesang Pangarep makan siang di kediaman pribadinya  di Jalan Amirullah kecamatan Mamajang Kota Makassar 

Trotoar.id, Makassar – Calon potensial Gubernur Sulawesi Selatan, Danny Pomanto, menyatakan bahwa keputusannya untuk maju dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sulsel masih menunggu hasil dari Mahkamah Konstitusi (MK) terkait residu Pemilu sebelumnya, terutama terkait pemilu presiden dan legislatif.

“Saya akan menyatakan sikap saya untuk maju dalam Pilgub setelah residu dari pemilu sebelumnya hilang dan keputusan dari MK dikeluarkan,” kata Danny Pomanto.

Danny Pomanto juga menjelaskan bahwa ia telah aktif berkomunikasi dengan berbagai partai politik dalam rangka membangun dukungan untuk kampanye Pilgub Sulsel.

“Hampir semua partai politik kami telah komunikasikan, meskipun dalam tahap penjajakan yang lebih cenderung bersifat diam,” tambahnya.

Terkait nama-namanya masuk dalam survei beberapa lembaga, Danny Pomanto menyatakan bahwa meskipun hanya masuk 10 besar, ia bersyukur karena pengalamannya dalam politik telah memberinya pencapaian yang signifikan.

Baca Juga  Ingin Debat Berkualitas, Cakka Perbanyak Rileks

“Meskipun sebelumnya hanya mendapat 0,2 persen suara saat mencalonkan diri sebagai wali kota, saya bersyukur dengan pencapaian saya,” ungkapnya.

Danny Pomanto menekankan pentingnya perhitungan dan evaluasi yang baik dalam menentukan langkah politiknya, termasuk dalam menghadapi hasil survei.

“Salah satu modal penting dalam komunikasi dengan partai politik adalah survei, dan kami memiliki survei sendiri yang teruji,” tegasnya.

Mengenai konsolidasi tim, Danny Pomanto menyatakan bahwa ia belum mengumpulkan tim secara resmi. Namun, ia telah memasang baliho untuk menunjukkan konsepnya kepada teman-teman potensial.

“Konsolidasi tim masih dalam tahap persiapan. Kami belum mengumpulkan tim secara resmi,” jelasnya.

Danny Pomanto juga menjelaskan bahwa ia selalu menjaga komunikasi baik dengan kepala daerah dan ketua partai politik, meskipun belum ada pembicaraan langsung terkait Pilgub.

Baca Juga  Tepis Makassar Kota Intoleran, Pendeta Sediakan Danny Buka Puasa

“Tentang Pilgub, kami belum membahas secara spesifik, namun komunikasi terus berlangsung,” kata Danny Pomanto.

Danny Pomanto juga menegaskan bahwa meskipun ia ingin membangun jejaring independen, ia tetap berharap mendapat dukungan dari partai politik seperti sebelumnya.

“Tentang maju independen, kami berpikir untuk membangun jejaring, namun kami tetap berharap mendapat dukungan dari partai politik seperti sebelumnya,” katanya.

Menanggapi pertanyaan tentang pasangan calon potensial yang akan berkompetisi di Pilgub Sulsel, Danny Pomanto menyatakan bahwa figur calon bisa berasal dari berbagai latar belakang dan perempuan memiliki potensi strategis yang kuat.

“Tentang pasangan yang cocok untuk melanjutkan kepemimpinan di Makassar, saya kira bisa dari berbagai latar belakang. Perempuan mewakili gender dan memiliki posisi politik yang sangat strategis,” ujarnya.

Baca Juga  Musda Golkar Sulsel Memanas, Sejumlah Nama Kuat Berebut Kursi Ketua

Danny Pomanto juga menanggapi isu tentang kemungkinan dukungan dari partai politik, menyatakan bahwa partai politik adalah infrastruktur demokrasi yang penting.

“Tentang dukungan partai politik, partai politik adalah pemilik infrastruktur demokrasi, jadi dukungan dari partai politik sangat penting,” jelasnya.

Danny Pomanto menutup pernyataannya dengan menyatakan bahwa semua orang memiliki peluang untuk maju dalam Pilgub Sulsel dan bahwa faktor latar belakang bukanlah hal mutlak.

“Semua orang memiliki peluang untuk maju dalam Pilgub Sulsel, dan faktor latar belakang bukanlah hal mutlak. Baik birokrat maupun politisi memiliki kesempatan,” tandasnya.

Penulis : Upiq

 Komentar

Berita Terbaru
Nasional04 November 2026 04:06
Geger Penyadapan Presiden Prabowo, Tiga Perwira Tinggi Polri Jadi Tersangka
JAKARTA, Trotoar.id — Kasus dugaan penyadapan ilegal yang menyeret sejumlah petinggi kepolisian mengguncang internal Mabes Polri. Tiga perwira tingg...
Politik03 November 2026 22:04
Hastang Mattanete Pimpin Golkar Pinrang, IAS Bidik Penambahan Kursi pada Pemilu 2029
PINRANG, Trotoar.id — Regenerasi kepemimpinan Partai Golkar Kabupaten Pinrang resmi memasuki babak baru. Hastang Mattanete ditetapkan sebagai Ketua ...
Politik03 November 2026 15:12
Musda Golkar Enrekang Ditunda, Calon Ketua Belum Kantongi Diskresi
MAKASSAR, Trotoar.id — Pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar Kabupaten Enrekang yang dijadwalkan berlangsung Selasa (3/11/2026) res...
News02 November 2026 23:15
Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif Berduka, Kehilangan Sahabat Lama Arifuddin Daeng Situju
SIDRAP, Trotoar.id — Kepergian wartawan senior Arifuddin Daeng Situju pada Senin (2/11/2026) malam menyisakan duka mendalam bagi Bupati Sidenreng Ra...