Pemprov Sulsel

Pj Gubernur Sulsel Prof Fadjry Djufry Dukung Penuh Program Menag untuk Kemaslahatan Umat

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Sabtu, 11 Januari 2025 16:39

Pj Gubernur Sulsel Prof Fadjry Djufry Dukung Penuh Program Menag untuk Kemaslahatan Umat

Makassar, Trotoar.id – Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Prof. Fadjry Djufry, menegaskan komitmennya untuk mendukung penuh program Menteri Agama (Menag) RI, Prof. KH Nasaruddin Umar, dalam upaya meningkatkan kemaslahatan umat.

Dukungan ini ia sampaikan saat menghadiri acara Temu Tokoh Agama dan Pembinaan ASN Kementerian Agama di Aula Arafah, Asrama Haji Sudiang Makassar, Jumat (10/1/2025).

Prof. Fadjry mengapresiasi peran tokoh agama dalam menjaga kedamaian dan ketentraman, khususnya selama pelaksanaan pesta demokrasi seperti Pilpres dan Pilkada Serentak.

Ia menyebut Sulsel, yang awalnya dikategorikan zona merah rawan konflik, berhasil menjadi provinsi kedua teraman berkat kontribusi tokoh lintas agama.

Baca Juga  Terharu, Pelajar Makassar Ini Senang Dapat Hadiah Motor 'Sulsel Anti Mager' Dari Gubernur Andi Sudirman

“Alhamdulillah, berkat kebersamaan kita, terutama peran tokoh lintas agama, Sulsel menjadi salah satu daerah paling aman saat pesta demokrasi. Inshaallah, saya akan terus mendorong program bersama demi kemaslahatan umat,” ujar Prof. Fadjry.

Selain itu, ia mengajak seluruh tokoh agama untuk mempererat kembali persaudaraan yang sempat terpecah akibat perbedaan pilihan politik.

“Saya berharap kita melupakan gesekan masa lalu. Pilihan boleh berbeda, warna boleh beragam, tapi kita semua bersaudara,” tegasnya.

Baca Juga  Pemprov Sulsel Dorong HKTI Buka Akses Petani ke Teknologi, Modal dan Pasar

Dalam kesempatan itu, Prof. Fadjry juga menyampaikan penghargaan kepada Menteri Agama atas kunjungannya ke Sulsel dan memastikan dukungannya terhadap program-program pemberdayaan umat yang diinisiasi Kementerian Agama.

Sementara itu, Menteri Agama RI, Prof. KH Nasaruddin Umar, menyoroti pentingnya menjaga kerukunan dalam membangun bangsa.

Menurutnya, Indonesia kini menjadi sorotan dunia internasional berkat nilai jual utamanya, yaitu kerukunan.

“Tidak ada prestasi tanpa kerukunan. Oleh karena itu, kerukunan ini harus terus dirawat dan dijaga,” ujar Imam Besar Masjid Istiqlal Jakarta tersebut.

Baca Juga  Sulsel Waspada Fenomena La Nina, BPBD Siaga!

Pada acara tersebut, Menag juga mencanangkan Kurikulum Cinta, sebuah pendekatan pembelajaran untuk menanamkan rasa cinta dan toleransi antarsesama sejak dini.

“Kurikulum cinta mengajarkan guru agama untuk menciptakan persamaan, bukan perbedaan. Jangan sampai ada konflik yang ditanamkan dalam diri anak didik. Kita harus mampu membangun Indonesia yang besar meskipun dalam keberagaman,” jelas Menag.

Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan pusat serta tokoh agama demi terciptanya masyarakat yang rukun dan damai di Sulawesi Selatan.

Penulis : Anti

 Komentar

Berita Terbaru
Nasional04 November 2026 04:06
Geger Penyadapan Presiden Prabowo, Tiga Perwira Tinggi Polri Jadi Tersangka
JAKARTA, Trotoar.id — Kasus dugaan penyadapan ilegal yang menyeret sejumlah petinggi kepolisian mengguncang internal Mabes Polri. Tiga perwira tingg...
Politik03 November 2026 22:04
Hastang Mattanete Pimpin Golkar Pinrang, IAS Bidik Penambahan Kursi pada Pemilu 2029
PINRANG, Trotoar.id — Regenerasi kepemimpinan Partai Golkar Kabupaten Pinrang resmi memasuki babak baru. Hastang Mattanete ditetapkan sebagai Ketua ...
Politik03 November 2026 15:12
Musda Golkar Enrekang Ditunda, Calon Ketua Belum Kantongi Diskresi
MAKASSAR, Trotoar.id — Pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar Kabupaten Enrekang yang dijadwalkan berlangsung Selasa (3/11/2026) res...
News02 November 2026 23:15
Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif Berduka, Kehilangan Sahabat Lama Arifuddin Daeng Situju
SIDRAP, Trotoar.id — Kepergian wartawan senior Arifuddin Daeng Situju pada Senin (2/11/2026) malam menyisakan duka mendalam bagi Bupati Sidenreng Ra...