Luwu Utara, Trotoar.id — Puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 Kabupaten Luwu Utara akan berlangsung pada 20 Mei 2025 dan dipastikan akan digelar secara meriah.
Pemerintah Kabupaten Luwu Utara melalui panitia pelaksana tengah mematangkan berbagai persiapan untuk menyambut hari jadi daerah yang dikenal dengan semangat kearifan lokal ini.
Perayaan yang dipusatkan di Lapangan Taman Siswa Masamba mengusung tema “Unggul, Terkemuka, dan Akseleratif”. Ini menjadi momen spesial karena merupakan HUT pertama di bawah kepemimpinan Bupati Andi Abdullah Rahim dan Wakil Bupati Jumail Mappile.
Baca Juga :
Wakil Bupati Jumail Mappile menegaskan bahwa kehadiran Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam puncak peringatan merupakan bentuk tanggung jawab dan penghormatan terhadap momentum bersejarah ini.
Dalam Rapat Pemantapan HUT yang digelar pada Rabu (14/5/2025), ia meminta seluruh ASN hadir dan mengenakan pakaian adat.
“Kehadiran ASN sangat penting sebagai bentuk teladan kepada masyarakat. Untuk itu, saya menekankan agar seluruh ASN wajib hadir dan mengenakan pakaian adat daerah pada puncak peringatan nanti,” ujar Jumail.
Menurutnya, penggunaan pakaian adat tidak hanya menjadi simbol penghormatan terhadap budaya lokal, tetapi juga mencerminkan rasa cinta dan kebanggaan terhadap kekayaan budaya Indonesia.
“Partisipasi kita semua menjadi kunci suksesnya HUT ke-26 Luwu Utara. Saya berharap keterlibatan aktif seluruh elemen, khususnya ASN, dapat memberikan warna tersendiri pada perayaan tahun ini,” tambahnya.
Puncak perayaan HUT XXVI Luwu Utara dijadwalkan akan dihadiri Gubernur Sulawesi Selatan serta para kepala daerah se-Sulsel, sehingga diharapkan menjadi ajang yang memperkuat kolaborasi antardaerah di wilayah Sulawesi Selatan.
Turut hadir dalam rapat pemantapan tersebut para kepala perangkat daerah, kepala bagian, serta panitia pelaksana HUT Luwu Utara yang siap mendukung kelancaran agenda tahunan tersebut.
Dengan semangat kebersamaan dan nuansa budaya yang kental, peringatan HUT Luwu Utara tahun ini diharapkan menjadi momentum mempererat identitas daerah sekaligus meningkatkan semangat pembangunan di Bumi Lamaranginang. (*)




Komentar