Partai Golkar

Dijagokan NH dan IM, IAS Tersandera Aturan Internal Golkar

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Jumat, 14 November 2025 19:31

Bakal calon ketua Golkar, Ilham Arief Sirajuddin
Bakal calon ketua Golkar, Ilham Arief Sirajuddin

MAKASSAR, Trotoar.id — Meski namanya santer disebut sebagai salah satu kandidat kuat dalam bursa Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan, peluang Ilham Arief Sirajuddin untuk maju dalam Musyawarah Daerah (Musda) Golkar Sulsel dipastikan terhalang oleh aturan internal partai. 

Penyebabnya, yakni istrinya, Aliyah Mustika Ilham, saat ini menjabat sebagai Ketua DPC Partai Demokrat Kota Makassar.

Ilham sebelumnya masuk dalam daftar kandidat yang dijagokan sejumlah tokoh senior Golkar, termasuk Nurdin Halid dan mantan Sekjen Golkar Idrus Marham. 

Keduanya menyebut Ilham sebagai figur berpengalaman yang memiliki kemampuan politik dan rekam jejak kepemimpinan yang kuat untuk mengembalikan kejayaan Golkar di Sulawesi Selatan.

Baca Juga  Golkar Sulsel Pangkas Struktur, 197 Pengurus Disiapkan,

Namun, peluang tersebut terbentur regulasi internal Partai Golkar yang mengatur bahwa suami-istri tidak boleh berada pada dua partai politik berbeda, terutama ketika salah satu hendak menduduki posisi strategis di struktur partai.

Aliyah Mustika Ilham tercatat sebagai Pelaksana Tugas (PLT) Ketua DPC Partai Demokrat Kota Makassar. Penetapan itu berdasarkan SK Nomor: 11/SK/DPP.PD/DPC/VI/2025, dan juga tercantum dalam Sistem Informasi Partai Politik (Sipol) Komisi Pemilihan Umum. 

Baca Juga  Golkar Sulsel Menguningkan Makassar, Konsolidasi Politik dan Ujian Empati kepada Warga

Posisi tersebut secara otomatis membuat Ilham tidak memenuhi syarat untuk melaju dalam kontestasi Musda Golkar Sulsel.

Idrus Marham sebelumnya mengakui bahwa Ilham adalah salah satu kader yang layak memimpin Golkar Sulsel. Namun ia juga mengonfirmasi bahwa posisi Aliyah di Demokrat menjadi faktor penghalang yang sulit dihindari. 

“Nama Ilham memang muncul sebagai figur kuat, tetapi ada aturan internal partai yang tidak bisa diabaikan,” ujar Idrus.

Dengan tertutupnya jalan politik bagi Ilham, bursa calon Ketua Golkar Sulsel kini mengerucut pada figur-figur lain seperti Andi Ina Kartika Sari dan Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, dua tokoh muda yang disebut Idrus sebagai petarung dan memiliki peluang besar membawa Golkar kembali solid menjelang Pemilu mendatang.

Baca Juga  Muhiddin Ingatkan Anggota Fraksi Loyalitas ke Partai Kewajiban Utama

Situasi ini membuat dinamika internal Golkar Sulsel semakin menarik jelang pelaksanaan Musda. Meski banyak kader senior menginginkan figur sekelas Ilham untuk memimpin, aturan partai tetap menjadi penentu utama dalam proses penetapan calon ketua DPD I Golkar Sulsel.

Penulis : Upiq

 Komentar

Berita Terbaru
Metro02 November 2026 18:32
Pemprov Sulsel Dukung Penguatan Literasi Keuangan Syariah, PELITA Diluncurkan di Makassar
MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mendorong penguatan literasi dan inklusi keuangan syariah sebagai salah satu upaya mempe...
Metro02 November 2026 16:29
Sulsel Jadi Tuan Rumah IIFS 2026, Andi Sudirman Dorong Produk Daerah Tembus Pasar Global
MAKASSAR, Trotoar.id — Sulawesi Selatan mendapat momentum strategis untuk memperluas peran dalam industri halal global. Menjadi tuan rumah Indonesia...
Metro02 November 2026 16:25
Disperkim Makassar Targetkan 419 Rumah Rampung, Jadi Kado HUT ke-419 untuk Warga
MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Kota Makassar menyiapkan program bedah rumah sebagai salah satu bentuk kepedulian terhadap masyarakat berpenghasil...
Politik02 November 2026 16:01
Golkar Sulsel Bergerak hingga Akhir 2026, IAS Bidik 22 Kursi di DPRD Provinsi
MAKASSAR, Trotoar.id — Sebulan terakhir, perhatian publik politik di Sulawesi Selatan tertuju pada Partai Golkar.  Partai berlambang pohon beringin...