Hadirkan Pemerintahan Bersih, Ini Komitmen Agus-Tanribali Berantas KKN

Suriadi
Suriadi

Kamis, 03 Mei 2018 19:32

Hadirkan Pemerintahan Bersih, Ini Komitmen Agus-Tanribali Berantas KKN
TROTOAR.ID, MAKASSAR – Punya latar belakang anti korupsi, bebas dari nepotisme, tak suka pencitraan apalagi komitmen pada kata-kata yang dilontarkannya. Hal itu sangat pantas dialamatkan bagi pasangan Agus-Arifin Nu’mamg-Tanribali Lamo (Agus-Tanribali).

Kandidat Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel nomor urut 2 itu, menegaskan komitmennya menghadirkan pemerintahan bersih dan transparan jika kelak terpilih untuk memimpin Sulsel lima tahun kedepan.

Praktik korupsi, kolusi dan nepotisme atau KKN dijaminnya akan hilang. Terlebih, pihaknya siap menerapkan e-Planning dan e-Budgeting yang merupakan perisai dari praktik kotor yang dapat merugikan uang negara.

Baca Juga  Bupati ASA Lantik Kades di Sinjai Timur, Begini Pesannya

Komitmen mengimplementasikan e-planning dan e-budgeting secara tegas disampaikan oleh Agus di depan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Laode M Syarif, pada program ‘Kupas Kandidat’ di TVRI, Rabu (2/5/2018) malam.

“Saya berkomiten untuk melaksanakan sistem e-planning dan e-budgeting, selama saya di legislatif dan wakil gubernur selama dua periode sudah kami lakukan. Sehingga ketika kami terpilih, kita harus transparan, mulai dari proses penganggaran di legislatif sudah harus transparan, sampai kepada proses tindak lanjutnnya,” kata Agus.

Baca Juga  Rayakan Ultah, Satu Tahun Menjabat, Anggota dan Pimpinan DPRD Sulsel Potong Tumpeng

Disisi lain, menurut Agus, yang paling perlu harus memperhatikan kesejahteraan ASN (Aparatur Sipil Negara). Bahkan, untuk mencegah terjadinya korupsi, perlu ada sentuhan pembinaan moralitas. Ia mencontohkan ketika menjabat sebagai Ketua DPRD Sulsel, yang diikutkan adalah anggota untuk mengikuti training ESQ.

Baca Juga  KPU: ASN Tidak Boleh Mendukung Paslon Perseorangan

“Legislatif dan eksekutif merupakan mitra sejajar, kami terbuka kepada masyarakat, sehingga bisa ikut mengawasi apa yang kami lakukan. Terkait pelelangan kami akan integrasikan, pelelangan juga harus terbuka, sehingga masyarakat bisa mengawasi, jangan ada celah untuk adanya KKN,” jelasnya. (*)

 Komentar

Berita Terbaru
Politik06 November 2026 16:39
IAS Minta Pengurus Golkar Sulsel Melek Media dan Digital, Jangan Gagap Zaman
JAKARTA, TROTOAR.ID — Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan, Ilham Arief Sirajuddin (IAS), meminta seluruh jajaran pengurus dan kader Golkar di...
Daerah06 November 2026 15:36
Langkah Sidrap Membangun Kesejahteraan Berbuah Anugerah Cita Negeri 2026
JAKARTA, TROTOAR.ID — Upaya Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, meningkatkan kualitas kesehatan, da...
Metro06 November 2026 15:18
TPA Tamangapa Disiapkan Jadi Hutan Kota, Munafri dan Kapolda Sulsel Tanam 100 Tabebuya
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Pemerintah Kota Makassar terus mempercepat upaya pemulihan lingkungan di kawasan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Tamangapa, Ant...
Metro06 November 2026 15:11
Ketua TP PKK Sulsel Dorong Pembentukan Day Care dan Kelompok Peduli Lansia di Soppeng
SOPPENG, TROTOAR.ID — Perhatian terhadap kesejahteraan lanjut usia (lansia) tidak cukup hanya melalui pelayanan kesehatan. Mereka juga membutuhkan r...