Lembaga Jurnalist IWO dan PJI Desak Camat Tamalate Beberkan Oknum Wartawan “Nakal”

Suriadi
Suriadi

Kamis, 24 Mei 2018 03:09

Lembaga Jurnalist IWO dan PJI Desak Camat Tamalate Beberkan Oknum Wartawan “Nakal”
TROTOAR.ID, MAKASSAR  – Ikatan Wartawan Online (IWO) dan Perhimpunan Jurnalis Indonesia (PJI) Sulsel mendesak Camat Tamalate, Hasan Sulaiman membeberkan nama-nama wartawan online yang disebut mendapat keuntungan dari hasil wawancara Camat terkait kasus dugaan penjualan lahan negara 6 hektar di Keluruhan Barombong, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar.

Ketua IWO Sulsel, Zulkifli Tahir yang dikonfirmasi meminta ketegasan Camat Tamalate membeberkan 10 nama oknum wartawan tersebut guna menghindari fitnah di kalangan wartawan.

“Kita desak Pak Camat Tamalate Beberkan nama-nama mereka. Jangan sampai pernyataan itu sumir dan hanya menimbulkan fitnah di kalangan jurnalis,” tegas Zulkifli Tahir, Rabu (23/5/2018).

Baca Juga  Hakim PN Makassar Vonis Penyelundup 75 Kg Shabu-Sabu Hukuman Mati

Seanda dengan IWO, Sekretaris PJI Sulsel, Syafril Rahmat juga meminta Camat Tamalate untuk memberikan informasi sejalas-jelasnya terkait nama dan media 10 wartawan online yang diduga menerima keuntungan dari kasus tersebut.

“Kita minta agar Camat Tamalate sebut saja nama oknum wartawan itu. Jangan sampai pernyataan itu menimbulkan asumsi negatif di masyarakat. Karena kami masih yakin tidak semua jurnalis melakukan perbuatan yang memalukan itu. Jangan sampai digeneralisasir profesi jurnalis itu,” kata Ariel, sapaan akrabnya.

Baca Juga  Kuasa Hukum Camat Bilang Video Editan, SYL: Videonya Untuk Internal Jokowi-Ma'ruf

Sekedar diketahui, Camat Tamalate, Hasan Sulaiman dalam wawancaranya ke sejumlah media membenarkan jika dirinya berstatus Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) untuk lahan yang diduga telah dijual oleh seorang warga ke pihak GMTD tersebut.

“Mariam kan ahli waris dari Paturungi jadi jelas kepemilikan lokasi itu adalah Mariam berdasarkan rincik dan sporadik yang diwariskan dari Almarhum Paturungi, untuk lebih jelas kita ke kantor saya pak saya punya data lengkap,” kata Hasan.

Baca Juga  Peraturan Menteri Desa PDTT Wajibkan 20 Persen Dana Desa untuk Tanaman Pangan, Pj Gubernur Buka Ruang Dialog

Disingung soal dugaan gratifikasi senilai Rp2 miliar dan 1 unit mobil Innova baru yang baru saja di keluarkan, Hasan menampik dan mengatakan itu tidak benar.

“Tidak benar adanya gratifikasi, bulan puasa ini pak tidak baik memfitnah tanpa bukti. Silakan saja muat, saya telanjur kecewa juga. Padahal kami sudah kasih makan 10 wartawan media online, jadi jangan main tuduh, lebih jelasnya datang ke kantor besok pagi ada data saya,” bantahnya. (*)

 Komentar

Berita Terbaru
Metro29 Oktober 2026 16:27
Jalan Samping Tol Sutami Rusak Parah, Gubernur Sulsel: Balai Jalan Segera Kerjakan Perbaikan
MAKASSAR, Trotoar.id — Kerusakan jalan di sepanjang sisi Tol Ir. Sutami, Makassar, kembali menjadi persoalan yang dikeluhkan masyarakat. Aspal dan b...
Politik29 Oktober 2026 15:36
Usman Marham Turun Kawal Musda Golkar Pinrang dan Enrekang, Pastikan Konsolidasi Sesuai Juklak
MAKASSAR, Trotoar.id — Menjelang pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar di Kabupaten Pinrang dan Enrekang yang dijadwalkan berlangsung ...
Metro29 Oktober 2026 15:23
Appi Benahi Sampah Makassar dari Hulu ke Hilir, TPA Ditata hingga Bank Sampah Didorong Jadi Sumber Ekonomi
MAKASSAR, Trotoar.id — Persoalan sampah di Kota Makassar tak cukup diselesaikan dengan mengangkut tumpukan sampah dari jalanan dan permukiman. Tanpa...
Metro29 Oktober 2026 13:13
Respons Aspirasi Warga, Pemkot Makassar Benahi Jalan dan Drainase Pongtiku, U-Ditch Segera Dipasang
MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) terus menindaklanjuti aspirasi masyarakat dengan membenahi infrast...