Nurdin Abdullah Resmi Buka Porda 2018 di Pinrang

Suriadi
Suriadi

Senin, 24 September 2018 00:09

Nurdin Abdullah Resmi Buka Porda 2018 di Pinrang
TROTOAR.ID, MAKASSAR — Gubernur Sulawesi Selatan Prof Nurdin Abdullah (NA), secara resmi membuka Pekan Olahraga Daerah (Porda) XVI Sulawesi-Selatan di Kabupaten Pinrang, Minggu (23/9). Nurdin Hadir didampingi Ketua PKK Sulsel Liestiaty F Nurdin.

Pembukaan secara simbolis dilakukan Prof Nurdin dengan menekan tombol sirene, yang dikuti dengan pelepasan merpati dan balon ke udara. Obor api Porda dinyalakan oleh atlit takraw asal Pinrang yang berhasil meraih medali pada Asian Games 2018, Muhammad Ardiansyah.

Acara pembukaan yang dilangsungkan di Stadion Bau Massepe, Kecamatan Palleteang, dihadiri anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sulawesi-Selatan dan para bupati-wali kota serta ketua DPRD se-Sulsel. Hadir juga mantan Gubernur Sulsel Amin Syam dan istri.

Pekan olahraga empat tahun ini dibuka dengan 500 pelajar se Pinrang mempersembahkan tari Assiddingetta, sebagai ungkapan selamat datang.

Di usianya yang ke-60, Porda ini diselenggarakan hingga 30 September mendatang. Sebanyak 28 cabang olahraga dipertandingkan dan diikuti oleh 3.786 orang atlit.

Defile kontingen yang tampil di Stadion Baumassepe secara berurutan, yakni, Bantaeng, Barru, Bone, Bulukumba, Enrekang, Gowa, Jeneponto, Luwu, Luwu Timur, Luwu Utara, Makassar, Maros, Palopo, Pangkep, Parepare, Selayar, Sidrap, Sinjai, Soppeng, Takalar, Tanah Toraja, Toraja Utara, Wajo, Pinrang, dan Defile Wasit.

Baca Juga  Rekomendasi KASN di Cuekin, Gubernur Sulsel, Tunjuk Aslam Patonangi Plt Kepala Inspektorat

Defile kabupaten-kota mempersembahkan berbagai atraksi, seperti olahraga andalan, seni, budaya atau ciri khas mereka.

“Izinkan saya atas nama pemerintah dan masyarakat Provinsi Sulsel memohon ridho pada Allah SWT, dengan mengucapkan bismillahirrahmanirrahim, pada hari ini minggu 23 September 2018 Pekan Olahraga Daerah ke-16 tahun 2018, secara resmi saya nyatakan dibuka, sekian terima kasih selamat bertanding,” kata Prof Nurdin.

Ia menyampaikan apresiasi atas kerja keras Bupati Pinrang dan jajaran telah mempersiapkan Porda dengan baik.

“Kita baru saja menyaksikan pembukaan dengan tari kolosal, rasanya mengingatkan kita pada pembukaan Asian Games, ini luar biasa, ini adalah kesan yang ditinggalkan oleh Bupati Pinrang diakhir masa jabatan beliau,” sebutnya.

Mantan Bupati Bantaeng ini menyebutkan, ada manfaat lain, terutama dari sisi perekonomian, karena selain atlet juga banyak masyarakat Sulsel yang akan tumpah ke objek wisata, restoran dan pusat aktivitas ekonomi lainnya. Pada event Porda juga diharapkan akan lahir bibit atlet untuk dipersiapkan pada ajang Pekan Olahraga Nasioanal (PON).

Baca Juga  Perayaan Hari Jadi Kota Belopa ke-18: Capaian Kepemimpinan Basmin Terungkap

“Jadikan ini sebagai ajang memupuk atlet-atlet berprestasi kita,” paparnya.

Prof Nurdin mengungkapkan, ada kelemahan pada sistem pembinaan atlet, yakni setelah ajang kompetisi selesai, mereka justru mencari pekerjaan atau fokus sebagai tenaga honorer, pegawai kontrak dan PNS. Ia berharap ada perlakuan khusus bagi mereka.

“Harusnya diberikan perlakuan khusus untuk terus berlatih dan melakukan exercise memberikan persiapan diri untuk ajang berikutnya,” terangnya.

Oleh karena itu, kedepan Provinsi Sulsel akan menghadirkan pelatih internasional. Menurut Prof Nurdin, Sulsel juga harus bersiap menjadi tuan rumah untuk ajang Pekan Olahraga Nasional (PON).

Sementara itu, Ketua KONI Sulsel Ellong Tjandra, menyebutkan, Porda ini sebagai moment penting bagi pengurus dan merupakan pintu masuk untuk menemukan atlet untuk dibina masuk dalam program Sulsel Prima dan pekan olahraga menjadi moment penting sebagai persiapan PON Papua 2020.

Dalam sambutan selamat datangnya, Bupati Pinrang Andi Aslam Patonangi, mengucapkan selamat datang di Kabupaten Pinrang kepada Gubernur Sulsel, bupati dan wali kota se Sulsel, para atlit dan official.

Baca Juga  Peringati Hari Sumpah Pemuda Bupati Lutra: Mari Jaga Kebersamaan

Sedangkan, Ketua Umum Porda, Islamuddin, menyampaikan, selain diikuti peserta sebanyak 3.786 orang atlit, juga wasit dan juri sebanyak 624 orang, panitia pelaksana 978 orang, panitia penyelanggara 200 orang dan panitia penyelenggara pemenang 50 orang.

Selain 28 cabang olah raga juga dipertandingkan lima olahraga eksibisi, memperebutkan 369 medali emas, 370 perak, 494 mendali perunggu.

Pada porda tahun 2014 lalu, Kota Makassar sebagai daerah peraih medali emas terbanyak, 58 medali, perak 48 dan perunggu 57 disusul Kabupaten Bantaeng 37 emas, 44 perak dan 54 emas.

Tuan rumah Porda tahun 2002 (Luwu), 2006 (Bone), 2010 (Pangkep), Bantaeng (2014), Pinrang (2018), Selanjutnya Kabupaten Sinjai pada tahun 2022.

Artis dangdut Evi Masamba hadir menghibur di acara pembukaan.

Porda di Bumi Lasinrang ini, mengangkat tema, “Menciptakan Atlit Berprestasi Nasional dan Internasional Melalui Porda Sulsel ke-16 Tahun 2018 di Bumi Lasinrang”.(*)

 Komentar

Berita Terbaru
Nasional04 November 2026 04:06
Geger Penyadapan Presiden Prabowo, Tiga Perwira Tinggi Polri Jadi Tersangka
JAKARTA, Trotoar.id — Kasus dugaan penyadapan ilegal yang menyeret sejumlah petinggi kepolisian mengguncang internal Mabes Polri. Tiga perwira tingg...
Politik03 November 2026 22:04
Hastang Mattanete Pimpin Golkar Pinrang, IAS Bidik Penambahan Kursi pada Pemilu 2029
PINRANG, Trotoar.id — Regenerasi kepemimpinan Partai Golkar Kabupaten Pinrang resmi memasuki babak baru. Hastang Mattanete ditetapkan sebagai Ketua ...
Politik03 November 2026 15:12
Musda Golkar Enrekang Ditunda, Calon Ketua Belum Kantongi Diskresi
MAKASSAR, Trotoar.id — Pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar Kabupaten Enrekang yang dijadwalkan berlangsung Selasa (3/11/2026) res...
News02 November 2026 23:15
Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif Berduka, Kehilangan Sahabat Lama Arifuddin Daeng Situju
SIDRAP, Trotoar.id — Kepergian wartawan senior Arifuddin Daeng Situju pada Senin (2/11/2026) malam menyisakan duka mendalam bagi Bupati Sidenreng Ra...