Nurdin Abdullah Harap Perguruan Tinggi Berperan Dalam Pemberantasan Korupsi

Suriadi
Suriadi

Selasa, 23 Oktober 2018 23:42

Nurdin Abdullah Harap Perguruan Tinggi Berperan Dalam Pemberantasan Korupsi
TROTOAR.ID, MAKASSAR — Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah (NA) hadir pada acara Anti Corruption Summit 2018 di Four Points Hotel, Makassar, Selasa (23/10).

Acara ini berlangsung dari 23-24 Oktober 2018 dan merupakan kegiatan yang ketiga kalinya dilaksanakan. Mengangkat tema “Kolaborasi Perguruan Tinggi dan Masyarakat Sipil dalam Pemberantasan Korupsi”.

Hadir tokoh nasional Mahfud MD dan Wakil Ketua KPK Laode Muhammad Syarif serta sejumlah rektor. Kegiatan ini dilaksanakan oleh KPK dan Universitas Hasanuddin.

NA menyebutkan, kegiatan sangat mulia untuk menuju Indonesia yang lebih bermartabat dan berintegritas. Pengambil kebijakan juga semakin memberikan pemandangan-pemandangan lebih sejuk ditengah-tengah masyarakat.

“Kita akan mencoba mendorong pemerintahan yang betul-betul yang berintegritas,” kata Nurdin Abdullah.

Baca Juga  Gubernur Konsisten Dorong Kemudahan Pelayanan di Sulsel

Ia berharap dengan pengawalan KPK akan mengefektikan penggunaan anggaran Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan. Serta, peran lerguruan tinggi dalam pemberantasan korupsi.

“Kami juga sudah minta tolong KPK untuk membantu membenahi aset-aset kita, aset kita ini sangat besar, bahkan banyak aset kita sudah berpindah tangan ini yang juga coba kita benahi,” sebutnya.

Imbuhnya, Ia optimis pemberantasan korupsi dapat dilakukan dengan keteladanan dari pimpinan.

Sementara itu, Laode M Syarif, menyampaikan, menyampaikan dukungan besar dari berbagai elemen masyarakat kepada KPK untuk pemberantasan korupsi.

Termasuk pemberantasan korupsi dapat dilakukan melalui kajian-kajian yang lahir dari dunia pendidikan, dari dunia kampus.

Baca Juga  Ditanya Soal Isu KKN, NA: Lillahi Ta'ala Tidak Ada Yang Begitu

“Kita bisa melakukan kajian memberantas korupsi dan menularkan pendidikan kita dan lebih berintegritas. Oleh karena itu, KPK sadar betul tidak bisa dipikul sama sekali hanya KPK. Tetapi harus dipikul oleh seluruh bangsa,” ujarnya.

Pendidikan anti korupsi dari dunia kampus juga diharpakan juga dari dunai kampus.

Sedangkan, Mahfud MD sebagai keynote speaker, menyampaikan, saat ini jumlahnya semakin menggila dan besar-besaran.

“Lingkupnya dari pusat sampai daerah, dari tengah ke samping, dulu jarang sekali ada korupsi di daerah-daerah,” paparnya.

Imbuhnya, saat ini, sekarang di pusat dan daerah, jika dirata ratakan, maka akan ada tiap minggu ditangkap KPK itu.

Ia juga menyampaikan terkait korupsi politik, korupsi ini dengan menggunakan jabatan politik baik dengan korupsi langsung maupun menggunakan pengaruh.

Baca Juga  Gubernur Sulsel Kumpulkan Kepala Daerah dari Basowa di Lejja

KPK juga harus melakukan pemberantasan korupsi pada korupsi politik. Karena kerugian negara

“Seorang pejabat tinggi ditangkap oleh KPK, berapa tangkapannya, cuma Rp100 juta, orang ribut, kenapa menangkap ecek-ecek. padahal dibalik seratus juta itu, ada dana ratusan miliar bisa mengalir ke dia,” ucapnya.

Mahfud, menyebutkan jika pengaruhnya berhasil digunakan. Maka akan menimbulkan dampak kerugian negara yang lebih besar.

“Sehingga saya berani mengatakan, anda jangan menuding KPK hanya berani menangkap bupati (dengan korupsi) hanya 60 juta di Klaten,” ujarnya.

Usai Mahfud memberikan sambutan, dilanjutkan dengan diskusi panel.(*)

 Komentar

Berita Terbaru
Politik05 November 2026 19:13
PKB Desak Kasus Dugaan Penyadapan Diusut Tuntas, Syamsul Rizal Dorong Forensik Digital
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mendesak aparat terkait mengusut tuntas dugaan penyadapan yang disebut menyasar sejumlah toko...
Parlemen05 November 2026 18:33
Syamsul Rizal Bedah Sosialisme Islam di Makassar, Prof Tahir Kasnawi Sebut Sejalan dengan Pancasila
MAKASSAR, Trotoar.id — Keadilan ekonomi, ketimpangan sosial, dan keberpihakan terhadap masyarakat kecil menjadi sorotan dalam kegiatan sosialisasi d...
Metro05 November 2026 17:24
Makassar Raih Terbaik I Nasional Program KB 2026, Enam Inovasi DPPKB Jadi Penentu
JAKARTA, TROTOAR.ID — Pemerintah Kota Makassar kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Di bawah kepemimpinan Wali Kota Munafri Arifuddin, M...
Metro05 November 2026 16:21
Penyintas Kanker Berbagi Pengalaman, TP PKK Makassar Perkuat Edukasi Deteksi Dini Penyakit
MAKASSAR, Trotoar.id — Kesadaran menjaga kesehatan tidak cukup hanya dibangun ketika tubuh mulai merasakan sakit. Pemeriksaan sejak dini menjadi lan...